
Saya juga heran, kenapa namanya ‘cimplung’? Menurut penjelasan almarhum Mamah mertua, disebut cimplung karena membuatnya tinggal cemplang-cemplung saja. Plung kecimplung,gitu. Memasak cimplung tidak susah bin ribet alias gampang. Yuk, dicoba 🙂
Bahan:
- 1 sisir pisang uli (pisang kepok atau pisang jenis lain yang enak digoreng juga bisa)
- 500 gr tepung terigu
- 2 sdt gula pasir
- sedikit garam
- air matang secukupnya
- bubuk vanili secukupnya (tergantung selera)
- Potong-potong pisang menjadi beberapa bagian.
- Campur tepung terigu, gula pasir, garam, air, dan vanili bubuk dalam 1 mangkok ukuran besar. Aduk rata.
- Masukkan potongan pisang ke dalam adonan terigu. Goreng dalam minyak panas sesendok demi sesendok.

4. Sajikan cimplung hangat-hangat sebagai teman minum teh atau kopi di sore hari.
Selamat berkecimplung ^_^



























![[Lirik+Terjemahan] AKB48 – Wagamama na Nagareboshi (Berharap Pada Bintang Jatuh)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/Team_K_5th_stage%E9%80%86%E4%B8%8A%E3%81%8C%E3%82%8Astudio_recordings_%E3%82%B3%E3%83%AC%E3%82%AF%E3%82%B7%E3%83%A7%E3%83%B3.jpg?fit=400%2C338&ssl=1)
