Pugur – #Pancaroba merupakan masa ketika #kondisi #cuaca dapat #berubah-ubah dan tubuh perlu #beradaptasi dengan perubahan #lingkungan. Pada kondisi seperti ini, sebagian orang merasa #tubuh lebih #mudah #lelah atau #kurang #fit.
Kementerian Kesehatan RI mengingatkan bahwa perubahan kondisi cuaca dapat berkaitan dengan munculnya sejumlah gangguan kesehatan, seperti flu, batuk, influenza, diare hingga penyakit yang ditularkan melalui vektor. Karena itu, menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral, serta menjaga kebersihan menjadi bagian penting untuk dilakukan.
Salah satu cara sederhana untuk menambah asupan buah dan sayuran adalah mengolahnya menjadi jus atau smoothie. Buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin, mineral, serat, air, serta senyawa tumbuhan yang dibutuhkan tubuh.

Namun, jus bukan obat untuk flu maupun infeksi. Minuman ini sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang dan bukan pengganti makanan utama.
Baca: Berapa Banyak Buah yang Sebaiknya Dimakan Setiap Hari? Ini Porsi dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Berikut lima kombinasi jus dan smoothie yang dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama musim pancaroba.
1. Jus Apel Hijau, Wortel, dan Jeruk
Kombinasi apel hijau, wortel, dan jeruk menghasilkan minuman dengan perpaduan rasa manis dan sedikit asam.
Jeruk dan apel dapat memberikan vitamin C, sedangkan wortel merupakan sumber beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A memiliki peran dalam menjaga fungsi normal sistem kekebalan tubuh.
Wortel juga mengandung vitamin B6 yang diperlukan dalam berbagai proses metabolisme tubuh, termasuk yang berkaitan dengan fungsi sistem imun.
Kombinasi ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menikmati jus buah dan sayuran sekaligus.
Cara membuat
Gunakan apel hijau, wortel, dan jeruk yang masih segar. Cuci bahan dengan bersih, potong sesuai kebutuhan, kemudian blender atau proses menggunakan juicer. Sebaiknya hindari penggunaan gula tambahan secara berlebihan.
2. Jus Bit, Wortel, Jahe, dan Apel
Pilihan berikutnya adalah kombinasi bit, wortel, jahe, dan apel.
Jus ini mempunyai rasa yang lebih kompleks. Bit dan wortel menyediakan berbagai vitamin serta mineral, sedangkan apel memberikan rasa manis alami.
Jahe juga sering digunakan sebagai bahan minuman karena memiliki berbagai senyawa bioaktif yang telah banyak diteliti, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan proses peradangan.
Kombinasi tersebut dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari ketika tubuh membutuhkan tambahan asupan buah dan sayuran.
Tips penyajian
Gunakan jahe secukupnya karena rasanya cukup kuat. Apel dapat digunakan untuk memberikan rasa manis alami sehingga Anda tidak perlu menambahkan banyak gula.
3. Jus Tomat
Tomat tidak hanya dapat digunakan sebagai bahan masakan, tetapi juga dapat diolah menjadi jus.
Tomat mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin B6, folat, kalium dan sejumlah mineral lainnya. Buah ini juga memiliki berbagai senyawa tumbuhan yang berperan sebagai antioksidan.
Membuat jus tomat sendiri juga memungkinkan Anda mengontrol bahan tambahan, termasuk jumlah gula atau garam yang digunakan.
Untuk mendapatkan pilihan yang lebih sehat, sebaiknya gunakan tomat segar dan hindari tambahan gula secara berlebihan.
4. Smoothie Stroberi dan Kiwi
Stroberi dan kiwi merupakan kombinasi buah yang kaya vitamin C. Keduanya dapat dibuat menjadi jus atau smoothie yang menyegarkan.
Vitamin C berperan sebagai antioksidan dan membantu menjaga fungsi normal tubuh, termasuk sistem kekebalan. Kementerian Kesehatan juga mencantumkan stroberi sebagai salah satu sumber vitamin C.
Jika dibuat sebagai smoothie, buah dapat dikonsumsi bersama lebih banyak bagian buah dibandingkan jus yang disaring. Dengan demikian, kandungan seratnya dapat lebih terjaga.
Anda juga dapat menambahkan yoghurt ke dalam smoothie. Selain membuat teksturnya lebih lembut, yoghurt dengan kultur hidup dapat menjadi sumber probiotik.
Pilihan untuk sarapan
Smoothie stroberi dan kiwi dapat dikombinasikan dengan yoghurt tanpa gula. Namun, smoothie tetap sebaiknya menjadi bagian dari pola makan lengkap dan bukan satu-satunya sumber nutrisi dalam sehari.
Baca: Sering Lemas dan Mudah Memar? Kenali Tanda Kanker Darah yang Perlu Diwaspadai
5. Smoothie Stroberi dan Mangga
Kombinasi stroberi dan mangga menghasilkan smoothie dengan rasa manis dan sedikit asam.
Stroberi mengandung vitamin C dan folat, sedangkan mangga menyediakan vitamin A, vitamin B6 dan vitamin C. Berbagai kandungan tersebut membuat kombinasi buah ini menarik sebagai salah satu cara untuk menambah variasi asupan buah.
Anda dapat menggunakan buah segar maupun buah beku tanpa tambahan gula. Untuk memperoleh tekstur lebih creamy, smoothie dapat dicampur dengan susu atau minuman berbasis nabati sesuai kebutuhan.
Mengapa Buah Penting Saat Musim Pancaroba?
Mengonsumsi buah bukan berarti seseorang otomatis terhindar dari penyakit. Namun, buah merupakan salah satu sumber berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa buah-buahan umumnya mengandung serat, vitamin C, vitamin A, folat dan kalium. Kandungan tersebut mempunyai berbagai fungsi dalam menjaga kesehatan tubuh.
Vitamin C, misalnya, berperan sebagai antioksidan dan mendukung fungsi normal sistem imun. Beberapa sumber vitamin C antara lain jeruk, stroberi, nanas, pepaya dan jambu biji.
Selain vitamin, kandungan air pada sejumlah buah juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Jus Tidak Boleh Menggantikan Pola Makan Seimbang
Meski praktis dan menyegarkan, jus sebaiknya tidak dianggap sebagai minuman yang dapat menggantikan seluruh kebutuhan nutrisi harian.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan bahwa jus bukan pengganti makanan. Tubuh tetap membutuhkan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari berbagai jenis makanan.
Karena itu, konsumsi jus sebaiknya dilengkapi dengan makanan bergizi lainnya seperti sayuran, sumber protein, biji-bijian, kacang-kacangan dan sumber karbohidrat.
Cara Membuat Jus agar Lebih Sehat
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat jus di rumah.
1. Gunakan buah dan sayuran segar
Pilih bahan yang masih segar dan cuci sampai bersih sebelum diolah.
2. Batasi gula tambahan
Buah sudah memiliki rasa manis alami. Karena itu, penambahan gula sebaiknya dibatasi agar minuman tidak berubah menjadi sumber gula tambahan yang berlebihan.
3. Jangan terlalu sering menyaring ampas
Jika memungkinkan, buat smoothie sehingga lebih banyak bagian buah tetap dikonsumsi. Hal ini dapat membantu mempertahankan serat.
4. Sebaiknya segera diminum
Kementerian Kesehatan menyarankan jus yang sudah dibuat sebaiknya segera dikonsumsi. Penyimpanan terlalu lama dapat memengaruhi kualitas nutrisi tertentu.
5. Jangan hanya mengandalkan satu jenis buah
Variasikan bahan jus agar asupan vitamin dan mineral yang diperoleh juga lebih beragam.
Selain Jus, Ini Cara Menjaga Tubuh Saat Pancaroba
Menjaga kesehatan selama pancaroba tidak cukup hanya dengan mengonsumsi jus.
Kementerian Kesehatan merekomendasikan beberapa kebiasaan sehat, antara lain memenuhi kebutuhan vitamin C, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan tangan dan tubuh, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Istirahat yang cukup dan mencukupi kebutuhan cairan juga penting. Pola makan yang baik sebaiknya tetap menjadi dasar untuk menjaga kondisi tubuh.
Dengan kata lain, jus dapat menjadi salah satu cara praktis untuk menambah asupan buah dan sayuran, tetapi bukan satu-satunya cara menjaga daya tahan tubuh.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Jika mengalami keluhan seperti demam tinggi, sesak napas, lemas berat, dehidrasi, atau gejala yang tidak kunjung membaik, sebaiknya jangan hanya mengandalkan makanan maupun minuman.
Segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
Baca: Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Makan Ini Ternyata Bisa Merusak Ginjal
Kesimpulan
Musim pancaroba membuat kondisi cuaca lebih mudah berubah sehingga menjaga kesehatan menjadi semakin penting. Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan adalah memperbanyak konsumsi buah dan sayuran sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Lima pilihan yang dapat dicoba adalah jus apel hijau, wortel dan jeruk; jus bit, wortel, jahe dan apel; jus tomat; smoothie stroberi dan kiwi; serta smoothie stroberi dan mangga.
Kandungan vitamin, mineral, serat dan senyawa alami dalam buah dan sayuran dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Namun, perlu ditegaskan bahwa jus bukan obat dan tidak dapat menjamin seseorang terhindar dari flu atau penyakit lainnya.
Menjaga kesehatan saat pancaroba tetap membutuhkan kombinasi pola makan bergizi, cukup minum, tidur yang cukup, aktivitas fisik, serta menjaga kebersihan diri.























