Aopok – #Como Hancurkan #Lens #9-1 di #Liga Champions 2026/2027, #Douvikas Cetak Hat-trick – Como berhasil meraih kemenangan luar biasa setelah mengalahkan Lens dengan skor telak 9-1 dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Penampilan impresif Anastasios Douvikas yang mencetak hat-trick menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan tersebut.
Como mencatatkan hasil gemilang saat menghadapi Lens pada lanjutan fase liga Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stade Bollaert-Delelis, Prancis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, klub asal Italia tersebut sukses mempermalukan tuan rumah dengan kemenangan telak 9-1.
Baca Juga: Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Terungkap, Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka
Sejak awal pertandingan, Como tampil agresif dan mampu menguasai jalannya permainan. Tim besutan Cesc Fabregas tersebut memperlihatkan efektivitas serangan yang luar biasa, sementara Lens kesulitan mengimbangi intensitas permainan tim tamu.
Kemenangan ini juga menjadi pencapaian istimewa bagi Como karena berhasil mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan Liga Champions.

Como Unggul Tiga Gol pada Babak Pertama
Como langsung menunjukkan dominasinya sejak pertandingan dimulai. Gol pembuka berhasil dicetak Anastasios Douvikas pada menit ke-7 setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Keunggulan Como bertambah pada menit ke-32. Douvikas kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan silang Alex Valle dengan baik.
Menjelang akhir babak pertama, Nico Paz berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-40. Gol tersebut tercipta setelah ia memanfaatkan umpan dari Douvikas.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, Lens belum mampu memberikan perlawanan berarti dan harus tertinggal tiga gol.
Baca Juga: Peluang Usaha Membuat Kotak Seserahan Pernikahan dengan Modal Terjangkau
Pesta Gol Como Berlanjut pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan. Lucas Da Cunha langsung mencetak gol keempat pada menit ke-47 melalui kombinasi serangan bersama Nico Paz.
Enam menit berselang, Marc-Oliver Kempf menambah keunggulan Como menjadi 5-0 melalui sundulan setelah menerima umpan silang Luis Milla.
Douvikas kemudian melengkapi catatan hat-trick pada menit ke-57. Penyerang tersebut berhasil memanfaatkan umpan terobosan Nico Paz sebelum menaklukkan penjaga gawang Lens.
Dominasi Como semakin terlihat setelah Mattia Liberali mencetak gol ketujuh pada menit ke-62.
Lens akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 7-1 melalui gol Ruben Aguilar pada menit ke-65. Namun, gol tersebut tidak banyak mengubah jalannya pertandingan.
Como kembali menambah keunggulan melalui Martin Baturina pada menit ke-69. Sementara itu, Matteo Papaccioli menutup pesta gol tim tamu dengan gol kesembilan pada menit ke-90+1.
Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan telak Como 9-1 atas Lens.
Baca Juga: Anak Sering Memasukkan Benda ke Mulut, Apakah Normal? Ini Penjelasan DSA dan Cara Mengatasinya
Douvikas Jadi Bintang Kemenangan Como
Anastasios Douvikas menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Penyerang asal Yunani tersebut berhasil mencetak tiga gol sekaligus membawa Como tampil semakin percaya diri sepanjang pertandingan.
Selain Douvikas, Nico Paz juga memberikan kontribusi penting melalui satu gol dan sejumlah keterlibatan dalam proses terciptanya gol Como.
Hasil ini memperlihatkan ketajaman lini serang Como sekaligus menunjukkan kemampuan tim dalam memanfaatkan peluang yang tersedia.
Kemenangan Bersejarah bagi Como
Kemenangan 9-1 atas Lens menjadi hasil yang sangat berarti bagi Como dalam perjalanan mereka di Liga Champions 2026/2027.
Hasil tersebut menyamai rekor selisih kemenangan terbesar dalam sejarah kompetisi Liga Champions, yakni delapan gol. Como juga mencatatkan pencapaian istimewa sebagai tim tamu yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan kompetisi tersebut.
Tambahan tiga poin semakin memperkuat posisi Como dalam persaingan fase liga. Sebaliknya, Lens harus segera melakukan evaluasi setelah mengalami kekalahan besar di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti perkembangan Como di kompetisi Eropa. Di bawah arahan Cesc Fabregas, mereka menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan pada musim 2026/2027.



























