Aopok – #Pendaftaran CPNS 2026 Direncanakan Dibuka #November, Pemerintah Siapkan Rekrutmen #ASN – Kabar mengenai penerimaan #Calon Pegawai Negeri Sipil (#CPNS) 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah berencana membuka proses pendaftaran CPNS pada #November 2026. Rekrutmen tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan aparatur negara, terutama menggantikan pegawai yang memasuki masa pensiun serta mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah mengikuti rapat koordinasi antara pemerintah dan DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (6/11/2026).
Baca Juga: Como Hancurkan Lens 9-1 di Liga Champions 2026/2027, Douvikas Cetak Hat-trick
Prasetyo menyampaikan bahwa proses pendaftaran direncanakan mulai berlangsung pada November 2026. Sementara itu, pelaksanaan rekrutmen akan dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya para lulusan baru atau fresh graduate, agar mulai mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi CPNS tahun ini.

Pemerintah Siapkan Rekrutmen untuk Memenuhi Kebutuhan ASN
Pembukaan seleksi CPNS 2026 menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan sumber daya manusia di lingkungan instansi pemerintahan.
Menurut Prasetyo Hadi, kebutuhan pegawai baru muncul karena setiap tahunnya terdapat sejumlah PNS yang memasuki masa pensiun. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu melakukan pengisian kembali terhadap posisi yang ditinggalkan agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.
Selain menggantikan pegawai yang pensiun, perekrutan ASN juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dalam menjalankan berbagai program prioritas pemerintah.
Meski demikian, pemerintah belum mengumumkan secara terperinci mengenai jumlah formasi yang akan tersedia, daftar instansi yang membuka lowongan, maupun tanggal pasti dimulainya pendaftaran.
Oleh karena itu, masyarakat masih perlu menunggu informasi lanjutan dari Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Berapa Jumlah Formasi CPNS 2026?
Salah satu informasi yang paling banyak dicari calon pelamar adalah jumlah formasi yang akan dibuka dalam seleksi CPNS 2026.
Hingga 7 November 2026, pemerintah belum merinci jumlah keseluruhan formasi CPNS reguler untuk setiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
Namun, pemerintah sebelumnya telah menyiapkan sebanyak 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan tahun 2026.
Berdasarkan informasi Kementerian PANRB, kebutuhan tersebut tersebar di sembilan instansi, yaitu:
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
- Kementerian Perhubungan.
- Politeknik Keuangan Negara STAN.
- Politeknik Siber dan Sandi Negara.
- Politeknik Statistika STIS.
- Politeknik Pengayoman Indonesia.
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara.
Perlu diketahui bahwa 4.770 formasi tersebut merupakan kebutuhan melalui jalur sekolah kedinasan dan tidak dapat disamakan dengan jumlah keseluruhan formasi CPNS reguler 2026.
Persyaratan Umum Pendaftaran CPNS 2026
Sambil menunggu pengumuman resmi, calon pelamar dapat mulai mempelajari persyaratan umum berdasarkan ketentuan seleksi CPNS sebelumnya.
Mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024, beberapa persyaratan umum yang perlu diperhatikan antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun ketika melamar, dengan pengecualian untuk jabatan tertentu sesuai ketentuan.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan yang dilamar.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan.
- Tidak pernah dipidana penjara selama dua tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat politik praktis.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau negara lain sesuai ketentuan instansi.
Persyaratan tersebut merupakan gambaran berdasarkan regulasi sebelumnya. Calon peserta tetap harus memperhatikan ketentuan terbaru yang nantinya diumumkan oleh masing-masing instansi.
Baca Juga: Manchester United Comeback Dramatis, Taklukkan AS Roma dengan Skor 3-2
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan Calon Pelamar
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi untuk mengikuti proses pendaftaran.
Beberapa dokumen yang umumnya diperlukan dalam seleksi CPNS antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Kartu Keluarga (KK).
- Ijazah sesuai kualifikasi pendidikan.
- Transkrip nilai.
- Pasfoto terbaru.
- Swafoto untuk keperluan verifikasi akun.
- Surat lamaran sesuai ketentuan instansi.
- Dokumen pendukung lainnya apabila dipersyaratkan.
Seluruh dokumen sebaiknya dipersiapkan dalam bentuk digital dengan kualitas gambar yang jelas dan mudah dibaca. Format serta ukuran berkas nantinya harus disesuaikan dengan ketentuan pendaftaran yang berlaku.
Cara Mendaftar CPNS 2026 Melalui Portal SSCASN
Pendaftaran CPNS dilaksanakan secara daring melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN.
Apabila pendaftaran resmi telah dibuka, calon pelamar dapat mengikuti tahapan pendaftaran dengan langkah-langkah berikut:
- Mengakses situs resmi https://sscasn.bkn.go.id/.
- Membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data kependudukan yang diperlukan.
- Melengkapi informasi pribadi sesuai petunjuk sistem.
- Login menggunakan akun yang telah dibuat.
- Memilih instansi dan formasi yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
- Mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan.
- Memeriksa kembali seluruh data dan dokumen sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Setelah proses pendaftaran selesai, peserta perlu mengikuti tahapan seleksi yang ditetapkan pemerintah, mulai dari seleksi administrasi hingga ujian kompetensi.
Waspadai Informasi Palsu Mengenai Pembukaan CPNS
Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap seleksi CPNS 2026, calon pelamar juga diminta berhati-hati terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sebelumnya, BKN melalui pemberitaan ANTARA News pada 5 Agustus 2026 mengingatkan masyarakat mengenai beredarnya informasi palsu terkait jadwal pembukaan CPNS. Beberapa informasi bahkan mencantumkan tautan pendaftaran yang tidak berasal dari situs resmi pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang maupun menawarkan jasa pendaftaran melalui jalur tidak resmi.
Selain itu, calon pelamar sebaiknya tidak memberikan informasi pribadi seperti NIK, nomor KK, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya.
Untuk mendapatkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat disarankan memantau pengumuman melalui portal SSCASN, situs resmi BKN, serta Kementerian PANRB.
Baca Juga: Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Terungkap, Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka
Calon Pelamar Diminta Mulai Mempersiapkan Diri
Rencana pembukaan pendaftaran CPNS pada November 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Meskipun demikian, calon peserta tidak sebaiknya hanya menunggu pengumuman pendaftaran. Persiapan dokumen administrasi dan latihan soal seleksi perlu dilakukan sejak awal agar lebih siap ketika tahapan seleksi dimulai.
Calon pelamar juga perlu memahami bahwa persaingan dalam penerimaan CPNS cukup ketat. Oleh sebab itu, pemilihan formasi harus disesuaikan dengan latar belakang pendidikan, kemampuan, serta persyaratan yang ditetapkan oleh instansi.
Dengan adanya rencana rekrutmen tersebut, masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi resmi agar tidak melewatkan tahapan penting dalam seleksi CPNS 2026.


























