Pugur – #Video yang #memperlihatkan seorang #siswi #SMP diduga menjadi #korban #perundungan atau #bullying di dalam ruang kelas #viral di #media #sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di #wilayah #Cibungbulang, #Kabupaten #Bogor, #Jawa Barat, pada Jumat, 18 #September 2026.
Video tersebut memperlihatkan seorang siswi berada di tengah sejumlah teman sekelasnya. Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang siswi lain berada di belakang korban dan memegangi bagian kepala korban.
Korban terlihat berusaha melepaskan tangan tersebut. Sementara itu, beberapa siswa dan siswi lain yang berada di dalam ruangan tampak berada di sekitar korban ketika kejadian berlangsung.

Baca: Link Video โA Day in My Lifeโ Ramai Dicari, Ternyata Polisi Temukan 20 Konten
Setelah berhasil melepaskan diri, korban terlihat menangis. Rekaman tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan perhatian publik terhadap dugaan aksi perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Video Bullying Siswi SMP di Bogor Viral di Media Sosial
Berdasarkan narasi yang menyertai video, korban disebut sempat mendapatkan perlakuan fisik dari siswi lainnya, termasuk dugaan ditampar.
Namun, informasi mengenai dugaan tamparan tersebut masih merupakan bagian dari narasi yang beredar. Kepolisian hingga saat ini melakukan pengecekan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan fakta kejadian.
Peristiwa tersebut disebut membuat korban mengalami trauma. Korban bahkan dikabarkan sempat enggan kembali masuk sekolah setelah kejadian.
Kasus ini pun menjadi perhatian karena aksi perundungan tersebut disebut terjadi di dalam ruang kelas dan disaksikan oleh sejumlah siswa lainnya.
Polisi Cek Lokasi Kejadian
Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi membenarkan bahwa pihak kepolisian mengetahui informasi mengenai kejadian yang viral tersebut.
Meski demikian, hingga Sabtu, 19 September 2026, belum ada laporan polisi atau LP yang dibuat di Polsek Cibungbulang.
Polisi memastikan akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian sekaligus menyelidiki informasi yang beredar.
“Belum buat LP (laporan polisi) ke Polsek, namun akan dicek ke TKP (tempat kejadian perkara). Iya (akan diselidiki),” kata Iwan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Korban Disebut Mengalami Trauma
Baca: Apa Itu Etomidate? Zat dalam Vape yang Bikin Selebgram Jule Ditangkap Polisi
Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga menyatakan akan memberikan pendampingan kepada korban.
Langkah tersebut dilakukan karena korban disebut mengalami trauma setelah peristiwa yang diduga merupakan tindakan perundungan tersebut.
“Akan diberikan pendampingan (kepada korban),” ujar Iwan.
Pendampingan terhadap korban menjadi salah satu hal penting dalam penanganan kasus perundungan terhadap anak dan remaja. Kondisi korban tidak hanya perlu dilihat dari sisi kejadian fisik, tetapi juga dampak psikologis setelah mengalami peristiwa tersebut.
Polisi Masih Selidiki Kronologi Lengkap
Sampai informasi ini diberitakan, polisi masih melakukan pengecekan terhadap kejadian tersebut. Karena proses penyelidikan masih berjalan, kronologi lengkap termasuk latar belakang terjadinya peristiwa belum dapat dipastikan secara menyeluruh.
Video yang viral di media sosial juga sebaiknya tidak langsung dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan seluruh kejadian. Polisi perlu memeriksa korban, saksi, pihak sekolah, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
Baca: Bom Bunuh Diri di Masjid Kohat Pakistan Tewaskan Puluhan Orang Saat Salat Jumat
Publik juga diimbau untuk tidak menyebarkan identitas pribadi anak yang terlibat secara berlebihan. Hal ini penting untuk menjaga privasi dan menghindari dampak lanjutan terhadap korban maupun anak-anak lainnya.
Kasus viral siswi SMP di Bogor ini kini menjadi perhatian setelah video dugaan bullying di ruang kelas beredar luas di media sosial. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memastikan korban mendapatkan pendampingan setelah disebut mengalami trauma akibat kejadian tersebut.























