
Melenyapkan rasa emosional
Keep repeating self hating phrases
Terus mengulangi sikap membenci diri
I have heard enough of these voices
Aku sudah muak dengan suara-suara ini
Almost like I have no choice
Hampir seperti aku tak punya pilihan
This is biological stasis
Inilah stasis biologikalku
My mood’s shifting too many places
Suasana hatiku berubah begitu cepat
Wish I laughed to kept the good friendships
Berharap aku tertawa untuk mempertahankan pertemanan yang baik
Wish I feel like go again
Berharap bahwa aku mendapat gairah lagi
Crawling, come to see me crawling
Merayap, datanglah merayap padaku
Aku tidak bisa melihatku menangis tersedu-sedu lagi
Crawling, come see me crawling
Merayap, datang merayap untuk melihatku
Come to see me crawling, this is the end (ooh)
Datang merayap untukku, ini adalah akhir
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me, Pop a 911
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me ever since day one
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri bahkan sejak hari pertama
Pop a 911 and pop another one
bermunculan angka 911 dan bermunculan yang satunya lagi
Menyimpan boneka-bonekaku dalam kotak berlian
Save it ‘til I know I’m gonna drop this front
Menyimpannya hingga aku tau aku akan menjatuhkan font ini
I’ve built around me oasis
Aku telah membuat oasis disekitarku
Paradise is in my hands
Surga ada ditanganku
Holding on so tight to this status
Berpegang erat dengan status ini
It’s not real but I’ll try to grab it
Itu tak nyata namun aku berupaya menggenggamnya
Keep myself in beautiful places
Menaruh diriku ditempat-tempat yang indah
Paradise is in my hands
Surga ada ditanganku
I can’t see me cry out loud again (ooh)
Aku tidak bisa melihatku menangis tersedu-sedu lagi
Come to see me cry out loud again (ooh)
Datanglah untuk melihatku menangis tersedu-sedu lagi
I can’t see me cry out loud again (ooh)
Aku tidak bisa melihatku menangis tersedu-sedu lagi
Come to see me crawling, this is the end (ooh)
Datang merayap untukku, ini adalah akhir
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me, Pop a 911
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me ever since day one
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri bahkan sejak hari pertama
Pop a 911 and pop another one
Bermunculan angka 911 dan bermunculan yang satunya lagi
Pop, pop another one (Ooh)
Aku tidak bisa melihatku menangis tersedu-sedu lagi
Come to see me cry out loud again (ooh)
Datanglah untuk melihatku menangis tersedu-sedu lagi
I can’t see me cry out loud again (ooh)
Aku tidak bisa melihatku menangis tersedu-sedu lagi
Come to see me crawling, this is the end (ooh)
Datang merayap untukku, ini adalah akhir
My biggest enemy is me, Pop a 911
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me, Pop a 911
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri, bermunculan angka 911
My biggest enemy is me ever since day one
Musuh terbesarku adalah diriku sendiri bahkan sejak hari pertama
Pop a 911 and pop another one
Bermunculan angka 911 dan bermunculan yang satunya lagi
Please patch the line, please patch the line
Butuh 911, bisakah kau menekan nomornya?
911 adalah nomor panggilan darurat di Amerika Serikat serta opsi di sejumlah negara lain (Kanada, Brasil, Chili, Arab Saudi, dll.). Dengan wawancara sebelumnya mengontekstualisasikan “911” tentang dia yang mengambil obat antipsikotik, “911” mewakili pil yang berfungsi sebagai reset darurat untuknya.






























