ADVERTISEMENT

Ketika menerima buku Cash in a
Flash dari penerbit Ufuk Publishing House yang secara rutin mengirimkan
buku-buku terbaiknya ke rumah, saya langsung senyum-senyum sendiri.
Betapa tidak, buku karya dua penulis laris,Mark Victor Hansen dan Robert G
Allen, dengan tagline Menjadi Kaya Se-cepat Kilat seakan menyindir. Kenapa
menjadi merasa tersindir? Terus terang keinginan menjadi kaya bagi orang
seperti saya, rasanya hanya sebuah impian.Apalagi, bisa diwujudkan secepat
sambaran kilat.Kecuali,kita mendapat lotere sebesar USD1 juta atau 1 juta
poundsterling, pasti dijamin kaya secepat kilat. Kebetulan, dalam waktu yang
bersamaan, dalam kotak surat elektronik (e-mail) saya kebanjiran scam (surat
bermaksud penipuan) dengan iming-iming menawarkan hadiah 1 juta poundsterling.
Tapi, bukan kebetulan, jika dalam buku setebal 518 halaman ini menawarkan
strategi cara mendapatkan uang sebesar USD1 juta dalam waktu 90 hari atau 3
bulan. Jadi semakin membuat saya semakin tersenyum- senyum sendiri ketika
memulai membacanya. Namun, saya sadar buku ini bukan sekadar menawarkan mimpi,
apalagi hendak menipu kita.
Apalagi latar belakang kedia dua penulis buku ini meyakinkan dan dikenal
sebagai pengusaha sukses serta masing-masing telah mencetak buku
megabestseller, The One Minute Millionaire dan Chicken Soup For The Soul.
Sebaliknya, buku ini menawarkan solusi yang membumi, konkret, dan masuk akal,
untuk mencapai kekayaan yang diimpikan semua orang. Kedua penulis menegaskan
bahwa semua orang bisa kaya dengan kemampuan yang dimiliki.
Semua itu bisa diwujudkan dengan cara-cara yang rasional dan strategi yang
tertata dengan baik.Penulis pun menunjukkan kendala yang sering membuat orang
tidak pernah bisa mencapai kekayaan yang diimpikan. Karena itu saya merasa
tidak cukup membacanya hanya satu kali.
Buku ini cukup tebal, namun dengan susunan materi yang terstruktur dan bahasa
yang bertutur, membuat Anda membacanya mudah dan menyerapnya dengan baik.
Bagian pertama berisi cara mengubah sikap mental untuk menjadi kaya, sebab
masalah utama yang menghambat orang menjadi kaya adalah mental yang
terbelenggu.
Misalnya, kita sering mengeluh, ah masa depan saya suram,saya hanya karyawan,
dan sebagainya. Padahal, penulis mengibaratkan dalam lorong kehidupan seseorang
pasti ada cahaya di ujungnya, bahkan ketika orang itu tidak tahu sekalipun. Tak
heran masalah ini dibahas tutas dalam sembilan bab pertama buku ini. Bagian
kedua membuat pola pikir (mindset) dan hati (heart) menjadi dalam sebuah
getaran yang satu frekuensi untuk mencapai kekayaan. Dengan mengembangkan pola
pikir, kita diajak mengenali potensi yang dimiliki dan mau mengikuti kata hati
yang positif untuk mewujudkan kekayaan.
Bagian terakhir, berisi sejumlah strategi untuk menjabarkan kemampuan,
keyakinan, dengan cara-cara yang bisa dilakukan dalam mewujudkan kekayaan. Kata
kunci untuk bisa mewujudkan kekayaan adalah menjual. Hanya dengan menjual
segenap kemampuan dan menawarkan dengan strategi yang tepat, kita bisa kaya.
Penulis menjelaskan sedikitnya ada tiga hal yang bisa kita jual, yaitu membuat
produk, memberikan pelayanan, dan menyediakan informasi penting. Dengan berjualan
kita bisa memperbesar laba yang diperoleh secara rasional. Serta
memperhitungkan jangka waktu untuk mencapai target yang kita tetapkan.
Satu hal penting yang disampaikan dalam buku ini, untuk menjadi kaya tidak bisa
dilakukan seorang diri. Dibutuhkan sebuah tim yang mampu merumuskan tujuan
secara tempat untuk mempercepat meraih kekayaan. Penulis mengambil contoh dari
cara Muhammad Yunus, peraih nobel karena mengangkat nasib rakyat miskin dengan
memberi mikrokredit. Dia tak hanya memberikan modal, namun membantu membentuk
tim yang terdiri dari lima orang agar mudah mengendalikan pencapaian target
kesejahteraan.
Buku ini semakin menarik karena dilengkapi kisah yang penuh inspirasi dari
tokoh bernama Michelle bersama empat rekannya untuk mewujudkan kekayaan.Melalui
sekuel dari The One Minute Milionaire, kita bisa menyerap lebih mudah penerapan
tiga bagian utama buku ini untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dijelaskan bagaimana mereka mengubah ide menjadi uang, masalah menjadi solusi
yang menguntungkan, dan memecah belenggu mental agar bisa menjadi kaya. Selamat
mewujudkan mimpi Anda untuk menjadi kaya.
Flash dari penerbit Ufuk Publishing House yang secara rutin mengirimkan
buku-buku terbaiknya ke rumah, saya langsung senyum-senyum sendiri.
Betapa tidak, buku karya dua penulis laris,Mark Victor Hansen dan Robert G
Allen, dengan tagline Menjadi Kaya Se-cepat Kilat seakan menyindir. Kenapa
menjadi merasa tersindir? Terus terang keinginan menjadi kaya bagi orang
seperti saya, rasanya hanya sebuah impian.Apalagi, bisa diwujudkan secepat
sambaran kilat.Kecuali,kita mendapat lotere sebesar USD1 juta atau 1 juta
poundsterling, pasti dijamin kaya secepat kilat. Kebetulan, dalam waktu yang
bersamaan, dalam kotak surat elektronik (e-mail) saya kebanjiran scam (surat
bermaksud penipuan) dengan iming-iming menawarkan hadiah 1 juta poundsterling.
Tapi, bukan kebetulan, jika dalam buku setebal 518 halaman ini menawarkan
strategi cara mendapatkan uang sebesar USD1 juta dalam waktu 90 hari atau 3
bulan. Jadi semakin membuat saya semakin tersenyum- senyum sendiri ketika
memulai membacanya. Namun, saya sadar buku ini bukan sekadar menawarkan mimpi,
apalagi hendak menipu kita.
Apalagi latar belakang kedia dua penulis buku ini meyakinkan dan dikenal
sebagai pengusaha sukses serta masing-masing telah mencetak buku
megabestseller, The One Minute Millionaire dan Chicken Soup For The Soul.
Sebaliknya, buku ini menawarkan solusi yang membumi, konkret, dan masuk akal,
untuk mencapai kekayaan yang diimpikan semua orang. Kedua penulis menegaskan
bahwa semua orang bisa kaya dengan kemampuan yang dimiliki.
Semua itu bisa diwujudkan dengan cara-cara yang rasional dan strategi yang
tertata dengan baik.Penulis pun menunjukkan kendala yang sering membuat orang
tidak pernah bisa mencapai kekayaan yang diimpikan. Karena itu saya merasa
tidak cukup membacanya hanya satu kali.
Buku ini cukup tebal, namun dengan susunan materi yang terstruktur dan bahasa
yang bertutur, membuat Anda membacanya mudah dan menyerapnya dengan baik.
Bagian pertama berisi cara mengubah sikap mental untuk menjadi kaya, sebab
masalah utama yang menghambat orang menjadi kaya adalah mental yang
terbelenggu.
Misalnya, kita sering mengeluh, ah masa depan saya suram,saya hanya karyawan,
dan sebagainya. Padahal, penulis mengibaratkan dalam lorong kehidupan seseorang
pasti ada cahaya di ujungnya, bahkan ketika orang itu tidak tahu sekalipun. Tak
heran masalah ini dibahas tutas dalam sembilan bab pertama buku ini. Bagian
kedua membuat pola pikir (mindset) dan hati (heart) menjadi dalam sebuah
getaran yang satu frekuensi untuk mencapai kekayaan. Dengan mengembangkan pola
pikir, kita diajak mengenali potensi yang dimiliki dan mau mengikuti kata hati
yang positif untuk mewujudkan kekayaan.
Bagian terakhir, berisi sejumlah strategi untuk menjabarkan kemampuan,
keyakinan, dengan cara-cara yang bisa dilakukan dalam mewujudkan kekayaan. Kata
kunci untuk bisa mewujudkan kekayaan adalah menjual. Hanya dengan menjual
segenap kemampuan dan menawarkan dengan strategi yang tepat, kita bisa kaya.
Penulis menjelaskan sedikitnya ada tiga hal yang bisa kita jual, yaitu membuat
produk, memberikan pelayanan, dan menyediakan informasi penting. Dengan berjualan
kita bisa memperbesar laba yang diperoleh secara rasional. Serta
memperhitungkan jangka waktu untuk mencapai target yang kita tetapkan.
Satu hal penting yang disampaikan dalam buku ini, untuk menjadi kaya tidak bisa
dilakukan seorang diri. Dibutuhkan sebuah tim yang mampu merumuskan tujuan
secara tempat untuk mempercepat meraih kekayaan. Penulis mengambil contoh dari
cara Muhammad Yunus, peraih nobel karena mengangkat nasib rakyat miskin dengan
memberi mikrokredit. Dia tak hanya memberikan modal, namun membantu membentuk
tim yang terdiri dari lima orang agar mudah mengendalikan pencapaian target
kesejahteraan.
Buku ini semakin menarik karena dilengkapi kisah yang penuh inspirasi dari
tokoh bernama Michelle bersama empat rekannya untuk mewujudkan kekayaan.Melalui
sekuel dari The One Minute Milionaire, kita bisa menyerap lebih mudah penerapan
tiga bagian utama buku ini untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dijelaskan bagaimana mereka mengubah ide menjadi uang, masalah menjadi solusi
yang menguntungkan, dan memecah belenggu mental agar bisa menjadi kaya. Selamat
mewujudkan mimpi Anda untuk menjadi kaya.
By : Wasis Wibowo
Sumber : okezone.com









