
Martabak favorit saya kalau lagi di Bandung ada di jalan Burangrang. Hmmm
… Mungkin Sahabat KeNai akan menebak Martabak San Fransisco, ya?
Ya,
San Fransisco termasuk martabak legendaris yang terkenal. Cabangnya juga
udah ada di beberapa lokasi, termasuk Jakarta. Tapi, bukan ini yang saya
maksud. Favorit saya sekeluarga namanya Martabak Pak Salim.
Martabak Manis Konvensional dengan Rasa Konsisten Sejak Dulu

tinggi langsing. Padahal biasanya pak Salim, bapak bertubuh gemoy dan selalu
memakai peci, yang membuat martabak.
Salim dan papah saya cukup berdekatan waktunya. Pantesan aja kami baru tau.
Karena sejak papah wafat, kami sekian tahun gak ke Bandung. Padahal
sebelumnya setahun bisa beberapa kali ke Bandung.

rasanya masih tetap konsisten. Paling agak sedikit beda diwarna. Buatan
anaknya kayak lebih kuning. Tapi, rasanya tetap sama-sama enak.

banyak pilihan topping seperti martabak kekinian. Kalau di sini paling cuma
meses, kacang, dan keju. Porsi toppingnya banyak dan pas. Gak sampe yang
luber-luber gitu. Kami kurang suka topping yang terlalu banyak sampai
luber.

adonan martabaknya. Sahabat KeNai pernah gak makan martabak manis, tapi
masih berasa kayak tepung, hambar, terlalu berminyak, atau lainnya?

pun udah pas. Jadi saling melengkapi. Bahkan sering juga saya makan
toppingnya dulu baru kulit martabaknya. Ya, meskipun dipisah toppingnya,
bakal tetap terasa enak kalau adonan kulitnya pas.
Isian dagingnya pun ga pelit. Favorit semua deh martabak yang manis dan
gurihnya.
Lokasi Martabak Pak Salim Bandung

Burangrang Bandung. Persis di seberang rumah makan Baso Enggal Malam. Dekat
banget sama SMA BPI.
Gak susah sih cari lokasinya. Tapi, memang terkadang suka agak susah parkir.
Apalagi kalau Sahabat KeNai bawa mobil pribadi. Karena di sepanjang jalan
Burangrang banyak resto juga. Seringkali parkirnya sampai di pinggir jalan
kalau sedang ramai.

Martabak Indonesia Pak Salim
Jl. Burangrang No.23
Jam Buka: 16.30 s/d 23.00
WIB







































