ROMAJI:Wakarikitteta kotae ni somuite
Gomakashiteita hazu no kizu ni dakareteru
Shigami tsuiteta kotae ni tazunete mo
Kikikaeshiteta kotoba wa mou…
Nando mo kurikaeshite iru
Onaji tokoro onaji kokoro wo
Nankai datte natsu ga koko ni koyou to mo
Watashi onaji kisetsu ni iru nda
Aa dou sureba kono karada kara
Anata wo kakusu koto ga dekiru no ka
Nee dou sureba nee dou shitara
Waratte kinou wo utatterareru no deshou ka
Ori hajimeta dasei no ame ga
Kakushi kirenai kotoba wo gomakashiteru
Nijinde kita suisei no hibi ga
Kawaki kitta yume e to shimitsuite
Nando mo furikaetteru
Onaji basho wo onaji kokoro wo
Nankai datte haru ga koko ni koyou to mo
Watashi hitori iezu ni iru nda
Aa dou sureba kono karada kara
Anata wo kakusu koto ga dekiru no ka
Nee dou sureba nee dou shitara
Waratte kinou wo utatterareru no deshou ka
Haru ni natte sakura ga sai te
Itsuka ga mienaku natte
“Mou ii kai?”
Kurikaeshi nando mo koboshite shimau
Nanbenmo nanbenmo nanbenmo nansentoori
Hibi wo kaite ita noni
Asu ni naranai
Dou sureba kono karada kara
“Kokoro” wo kakusu koto ga dekiru no ka
Nee dou sureba ii?
Nee dou shitara ii no?
Waratte kinou wo mata mukaerareru ni wa
Aa dou sureba kono karada kara
Anata wo kakusu koto ga dekiru no ka
Nee dou sureba ii nee dou shitara
Waratte kinou wo utatterareru no deshou ka
Konna watashi wo shikatte kureru no deshou ka
INDONESIA:Aku menyangkal jawaban yang sudah kuketahui
Aku dipeluk oleh luka yang seolah membohongiku
Meski aku terus berusaha mencari jawaban itu
Kata-kata yang sering kudengar itu sudah hilang…
Aku mengulanginya entah berapa kali
Di tempat yang sama, hati yang sama
Meski musim panas datang ke sini berapa kali
Aku masih berada di musim yang sama
Ah, aku harus bagaimana? Dari tubuhku ini
Apakah aku bisa menyembunyikan segala tentangmu?
Aku harus bagaimana? Aku harus berbuat apa?
Tersenyumlah! Dapatkah aku menyanyikan hari kemarin?
Hujan yang dingin mulai membasahi tubuhku
Aku dibohongi oleh kata-kata yang tak bisa disembunyikan
Keseharian yang seperti air menjadi buram
Meresap dengan dalam ke mimpi yang sudah kering
Aku menoleh ke belakang berapa kali
Di tempat yang sama, hati yang sama
Meski musim semi datang ke sini berapa kali
Aku tetap seorang diri di sini
Ah, aku harus bagaimana? Dari tubuhku ini
Apakah aku bisa menyembunyikan segala tentangmu?
Aku harus bagaimana? Aku harus berbuat apa?
Tersenyumlah! Dapatkah aku menyanyikan hari kemarin?
Di musim semi bunga sakura itu pun mekar
Namun suatu saat takkan terlihat lagi
“Apakah tak apa-apa?”
Diulang berapa kali pun akan tetap kembali ke awal
Berulang kali, berulang kali, berulang kali hingga ribuan kali
Meski pun aku melukiskan hari ini
Itu takkan menjadi hari esok
Aku harus bagaimana? Dari tubuhku ini
Apakah aku bisa menyembunyikan “perasaanku” ini?
Sebaiknya aku harus bagaimana?
Sebaiknya aku harus berbuat apa?
Tersenyumlah! Mari menyambut hari kemarin lagi
Ah, aku harus bagaimana? Dari tubuhku ini
Apakah aku bisa menyembunyikan segala tentangmu?
Aku harus bagaimana? Aku harus berbuat apa?
Tersenyumlah! Dapatkah aku menyanyikan hari kemarin?
Apakah kau akan marah dengan diriku yang seperti ini?