Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Tiga Pendaki Jepang Gapai Atapnya Jabar, Ini Buktinya

Explore by Explore
29.07.2022
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT

Ada pemandangan berbeda di puncak Gunung Ciremai, baru-baru ini. Di atap tertingginya Jawa Barat (Jabar) itu, terlihat tiga pendaki laki-laki asal Jepang.

Kehadiran ketiga pendaki pria dewasa dari negeri sakura itu, membuat atmosfer puncak berketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (Mdpl) jelang akhir Juli ini, terasa lebih berwarna dan bercerita.
Dibilang lebih berwarna karena keberadaan ketiga pendaki itu menambah panjang daftar asal domisili pendaki yang berhasil menggapai atapnya tatar (tanah) Sunda dari negara lain atau dengan kata lain pendaki asing atau mancanegara.ย 
Selama ini pendaki yang nanjak gunung berkawah luas dan dalam ini didominasi pendaki lokal atau dalam negeri yang datang dari berbagai daerah.
TravelPlus Indonesia mencatat pendaki WNI yang berada di puncak itu datang dari Jakarta, Bandung, Cimahi, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan Bengkulu usai bersilaturahmi (berkenalan mulai dari awal pendakian).
Dikatakan lebih bercerita karena kehadiran tiga pendaki dari negara berjuluk Matahari Terbit (Nippon atau Nihon) itu membuahkan catatan membanggakan tersendiri bagi Gunung Ciremai. Catatan itu adalah gunung berstatus taman nasional ini ternyata diminati pendaki mancanegara selain pendaki nusantara.
Awal cerita TravelPlus tahu kalau ketiga pendaki itu berasal dari Jepang, setelah melihat penampilan mereka, baik secara postur tubuh, bentuk wajah apalagi mata yang memang khas pria Jepang. Terlebih setelah mendengar mereka saling bicara dalam Bahasa Jepang.
Untuk lebih meyakinkan apakah ketiganyaย  benar-benar dari Jepang, TravelPlus sempat bertanya kepada salah satu porter yang mendampingi mereka saat berada di awal pendakian tepatnya di Basecamp Berod sebelum memulai pendakian menuju pos 1 (Arban). Dan menurut penuturan porter lokal dari Majalengka, ketiga pendaki pria itu memang benar berasal dari Jepang.
Sewaktu TravelPlus tiba di puncak gunung berjenisย stratovolcano atau gunung berapi kerucut ini, ketiga pendaki Jepang itu tengah bersantai sambil duduk-duduk di batu dekat dengan batas kawah.
Mereka tiba lebih cepat di puncak lantaran mulai summit attack dari pos 5, jauh sebelum masuk waktu subuh.ย ย 
Pos 5 atau disebut Sanghyang Rangkah yang berada di ketinggian sekitar 2.540 Mdplย  merupakan tempat nge-camp atau bermalam bagi para pendaki yang nanjak Ciremai via jalur pendakian (japen) Desa Apuy, Kabupaten Majalengka, Jabar.
Keesokan paginya, biasanya sebelum subuh, para pendaki melakukan summits attack menuju pos 6 (Goa Walet) sampai puncak.
Di pos 5 yang juga memiliki pondok rumah tak berdinding seperti di pos 1 itu, biasanya pendaki bermalam dengan mendirikan tenda pada sore hari, usai melakukan pendakian yang dilakukan mulai sekitar pukul 8 pagi dari basecamp Berod.ย 
Basecamp Berod juga merangkap pusat informasi dan registrasi bagi setiap pendaki yang ingin menggapai puncak Ciremai via Apuy.
Ahad pagi itu, setelah seluruh wajah puncak Ciremai nampak jelas diterangi cahaya matahari, sejumlah pendaki langsung mengabadikan kesuksesannya merengkuh puncak dengan berfoto narsis baik sendiri-sendiri, berdua ataupun bersama-sama dengan rekan sekomunitas.

Ada sekurangnya 2 spot foto yang paling diincar pendaki di puncak Ciremai. Pertama, spot tiang kayu berbendera Merah Putih dengan papan kayu berwarna oranye bertuliskan MT. Ciremai 3078 Mdpl. Spot itu berlatar pemandangan lautan awan putih pagi itu.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Berikutnya spot tiang kayu dengan papan segi empat berwarna oranye dengan tulisan “Top Ciremai Jalur Pendakian Apuy” berwarna putih. Spot tersebut berlatar kawah Ciremai yang masih aktif dan mengeluarkan asap berbau belerang.
Ketiga pendaki Jepang juga terlihat berfoto di kedua spot tersebut. “Terimakasih”, ucap ketiganya setelah diabadikan oleh porter lokal.ย 
Beberapa pendaki nusantara yang baru tahu kalau ada tiga pendaki Jepang di puncak Ciremai, tak lupa meminta foto bareng dengan ketiganya, salah satunya Catur pendaki lawas asal Kota Cimahi yang melakukan solo hiking ke Ciremai.
TravelPlus sempat mengabadikan (memotret dan merekam) ketika tiga pendaki Jepang itu berfoto di salah satu spot tersebut.
Pendaki Mancanegara
Melihat pendaki Jepang di puncak Ciremai, seketika TravelPlus teringat dengan 4 pendakian lawas yakni ke puncak Gunung Kelimutu di Flores, NTT naik turun lewat Desa Moni dan ke puncak Gunung Merapi, Jawa Tengah naik turun lewat japen Selo. Kedua pendakian itu TravelPlus lakukan sekitar tahun 90-an.ย 
Dua lagi, pendakian ke Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, tepatnya di perairan yang masuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Lampungย  dan ke puncak Gunung Gede, Jawa Barat lewat japen Gunung Putri turun Cibodas atau dengan kata lain melintas. Keduanya TravelPlus lakukan pada tahun 2000-an awal.
Sewaktu mendaki sendirian (solo hiking) ke Gunung Kelimutu yang dari puncaknya dapat melihat Danau Tiga Warna, TravelPlus bertemu dengan seorang pria petualang sekaligus pendaki dari Jepang. Waktu itu sempat meminta tolong sama pendaki itu untuk mengabadikan TravelPlus dengan Nikon FM2 salah satu jenis kamera konvensional (manual) buatan Jepang yang masih menggunakan rol film.ย 
Ketika mendaki Gunung Merapi juga sendirian, TravelPlus berjumpa dengan dua pendaki laki dan perempuan asal Eropa (lupa asal negaranya).ย ย 
Begitupun saat ke Gunung Anak Krakatau, bertemu dengan seorang pendaki pria dewasa asal Eropa bersama seorang putranya yang masih remaja. Sedangkan sewaktu ke Gunung Gede, TravelPlus melakukan pendakian bersama para pendaki dari 6 negara antara lain Indonesia, Australia, dan Inggris.

Mendaki gunung di Tanah Air bertemu dengan pendaki asing, rasanya ada kesenangan tersendiri.ย 

Senangnya karena ternyata ada banyak gunung di Indonesia yang juga diminati pendaki mancanegara selain Puncak Jayaย  (Gunung Puncak Carstenz Pyramid) di Papua yang merupakan gunung tertinggi di Indonesia, Gunung Leuser di Aceh, Gunung Agung dan Batur di Bali, Gunung Rinjani di Lombok NTB, serta Gunung Bromo dan Semeru di Jawa Timur.
Lewat tulisan ini, TravelPlus berharap ketiga pendaki Jepang yang sukses mendaki puncak Ciremai via Apuy itu mendapat pengalaman yang menyenangkan serta kesan yang positif, kemudian mereka mau mengabarkan semua kenangan baiknya itu kepada pendaki-pendaki gunung lain atau peminat wisata minat khusus bermuatan petualangan di negaranya sehingga semakin banyak pendaki Jepang yang tertarik datang menggapai atapnya Jabar.
Naskah & foto: Adji TravelPlus @adjitropis & @travelplusindonesia


ADVERTISEMENT
Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Alamat Lengkap & Nomor Telepon Kantor Avrist Assurance di Kupang

Alamat Lengkap & Nomor Telepon Kantor Avrist Assurance di Kupang

Alamat Lengkap & Nomor Telepon Kantor Avrist Assurance di Gorontalo

Alamat Lengkap & Nomor Telepon Kantor Avrist Assurance di Gorontalo

Iklan

Recommended Stories

PERINTAH BERSEGERA DAN BERLOMBA UNTUK URUSAN AKHIRAT

20.03.2020
Adab dan Cara Berburu dengan Anjing

Accor Berkomitmen Menghilangkan Plastik Sekali Pakai Secara global

29.02.2020
BRI Merauke

BRI Merauke

07.05.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?