ROMAJI:Kimi wa ningen da kimi wa ningen da
Ningen tte na nda ningen tte na nda
Ore wa ningen da ore wa ningen da
Ore wa ningen da sou iya ningen nan desu
Takusan no inochi ga aru kara (iroiro aru)
Takusan no kotoba ga aru kara (sukoshi damaru)
Takusan no kurashi ga aru kara (iroiro aru)
Takusan no jikan ga aru
Dakedo isshou wa sugu ni owaru
Kimi wa ningen da kimi wa ningen da
Ningen tte na nda ningen tte na nda
Ore wa ningen da ore wa ningen da
Ore wa ningen da sou iya ningen nan desu
Sayonara mata ashita mo
Ningen nara ii na ii no ka na
Mou nidoto aenai kimi no kotoba omoidasu
“Ningen iya ni natte mo mada yamenaide ne.”
0 konma 1 byou sono shunkan
Ukanda kimi e tsutaetai kotoba
Gara demo nai kara nomikonde
Itsumo doori warai au
Warai au warai atteta
Deai ga aru kara wakare ga aru
Wakare ga aru kara kanashiku naru
Otona ni naru kara dakyou ga aru
Demo osanai hi no kioku ga aru
Ima mo omoidasu nioi ga aru
Ima mo omoidasu itami ga aru
Ima mo omoidasu keshiki ga aru
Ima mo omoidasu egao ga aru kara
Sayonara mata ashita mo
Ningen nara ii na ii no ka na
Mou nidoto aenai kimi no kotoba omoidasu
“Ningen iya ni natte mo mada yamenaide ne.”
Zankoku na sekai no subete wo
Hana de waraeru hodo
Tsuyokunarenai
Mama eien ni nidoto aenai kimi no kotoba omoidasu
“Ningen chotto shindoi kedo,
ningen chotto dasaikedo,
ningen iya ni natte mo mada yamenaide ne.”
Kimi wa ningen da kimi wa ningen da kimi wa ningen da
Kimi wa kimi wa tashika ni ningen datta
INDONESIA:Kau adalah manusia, kau adalah manusia
Manusia itu apa? Manusia itu apa?
Aku adalah manusia, aku adalah manusia
Aku adalah manusia, itulah yang dikatakan manusia
Ada begitu banyak kehidupan (berbagai macam)
Ada begitu banyak kata-kata (diamlah sebentar)
Ada begitu banyak cara hidup (berbagai macam)
Meski ada begitu banyak waktu
Tapi hidup berakhir dengan cepat
Kau adalah manusia, kau adalah manusia
Manusia itu apa? Manusia itu apa?
Aku adalah manusia, aku adalah manusia
Aku adalah manusia, itulah yang dikatakan manusia
Selamat tinggal, sampai jumpa lagi
Apakah tak apa jika aku tetap menjadi manusia?
Meski tak dapat bertemu lagi, aku mengingat kata-katamu
“Meski menjadi manusia itu menyebalkan, jangan berhenti menjadi manusia”
Tiba-tiba terbayang di saat 0,1 detik
Ada kata-kata yang ingin kuungkapkan
Namun tak bisa kulakukan, hanya kupendam
Aku pun tertawa seperti biasanya
Aku tertawa, hanya bisa tertawa
Karena ada pertemuan maka ada perpisahan
Karena ada perpisahan maka ada kesedihan
Karena menjadi dewasa maka ada kompromi
Tapi aku memiliki kenangan sewaktu kecil
Ada aroma yang masih kuingat hingga sekarang
Ada rasa sakit yang masih kuingat hingga sekarang
Ada pemandangan yang masih kuingat hingga sekarang
Karena ada senyuman yang masih kuingat hingga sekarang
Selamat tinggal, sampai jumpa lagi
Apakah tak apa jika aku tetap menjadi manusia?
Meski tak dapat bertemu lagi, aku mengingat kata-katamu
“Meski menjadi manusia itu menyebalkan, jangan berhenti menjadi manusia”
Segala kekejaman di dunia ini
Meski aku menertawakannya
Aku tak dapat menjadi kuat
Meski tak dapat bertemu denganmu selamanya, aku mengingat kata-katamu
“Meski menjadi manusia itu melelahkan
Meski menjadi manusia itu membosankan
Meski menjadi manusia itu menyebalkan, jangan berhenti menjadi manusia”
Kau adalah manusia, kau adalah manusia, kau adalah manusia
Kau adalah, kau adalah manusia, tak salah lagi