
Sebenarnya dalam budidaya kangkung ada dua jenis tanaman kangkung yang di budidayakan diantaranya yaitu kangkung darat dan kangkung air, pada dasarnya dalam merawat tanaman kangkung tidaklah sulit, dan proses pengerjaan lahan kangkung ini juga sangat mudah, seperti yang sudah kami terangkan sebelumnya tentang budidaya kangkung darat, dan pada kesempatan kali ini,berkat rahmat dan dengan ridho allah S.W.T yang telah memberi nafas sampai detik ini.Bismillah kami akan menjelaskan tentang cara budidaya kangkung air,semoga bisa berkah dan bermanfaat buat semua Amiinnn.
Ciri-ciri Kangkung Air
Dalam budidaya kangkung air bisa di tanam di sepanjang tahun, mau itu dataran tinggi ataupun dataran rendah dan habitat asli tanaman kangkung air adalah di tempat-tempat yang mempunyai genangan air seperti di Sawah,rawa-rawa,di sungaipun juga bisa kita temukan tanaman kangkung pada dasarnya bisa tumbuh sepanjang tahun yang mempunyai curah hujan 500-5000 mm/tahun
Pembibitan
Teman-teman dapat memilih bibit kangkung di toko-toko penjual bibit tanaman atau bisa langsung membelinya dari petani. jadi dalam membudidayakan kangkung air biasanya para petani melakukanya dengan cara stek atau bila teman-teman ingin membeli di toko-toko pada saat memilih bibit kangkung air pilihlah yang berkualitas, bibit yang berkualitas itu bibit yang sudah mempunyai panjang dengan 20-30 cm.
Persiapan Lahan
Penanaman
Penanaman bisa dilakukan saat pagi pkl 06:30 atau sore pkl 16:00 tidak. cara penanaman cukup mudah tinggal di tancapkan saja batang bibit dengan jarak 1,5 x 1,5 cm.
Perawatan dan Pemupukan
Sebenarnya pemupukan awal sudah cukup untuk memberikan nutrisi pada tanaman hingga siap panen. Namun hal ini sangat tergantung pada kondisi kesuburan tanah masing-masing untuk pupuk tambahan, teman-teman dapat menambahkan pupuk urea dua minggu setelah tanam.
Perawatan cukup membersihkan gulma/rumput liar yang ada di sekitar tanaman kangkung hal ini perlu di kerjakan supaya tanaman kangkung air bisa tumbuh dengan maksimal
Pemanenan
Masa panenan kangkung air dapat dimulai setelah sudah mencapai umur 1,5 minggu atau 11 hari setelah tanam. pada saat pemetikan sebaiknya sisakan 2-3 cm dari jarak batang dan akarnya, agar tanaman kangkung air bisa tumbuh dan bisa di panen kembali. Dalam budidaya kangkung air di lahan 1 hektar hasil panen biasa�nya mencapai 10-12 ton.
Sebaiknya kangkung yang telah petik dibersihkan terlebih dahulu. cara pencucian dilakukan dengan air yang mengalir atau air bersih agar terhindar dari kontaminan. Kontaminan adalah zat yang hadir dalam tanaman yang dapat membahayakan kesehatan tubuh maka dari itu perlu di bersihkan terlebih dahulu sebelum di pasarkan, karena di indonesia banyak yang menyukai kangkung jadi banyak orang yang kreatif membuat masakan yang terbuat dari sayuran kangkung,seperti resep masakan kangkung saus tiram











