![]() |
| Ilustrasi Pixabay |
Perempuan adalah makhluk yang unik.Ini dikarenakan kodratnya,ia mengalami mentruasi,juga melahirkan ,hingga menopouse.Itulah sebabnya pula,perempuan punya kebutuhan khusus dibanding laki-laki.Kebutuhan untuk memelihara kesehatan reproduksi dengan lebih baik dan sehat.Jangan sampai kesehatan reproduksi terganggu,yang ujung-ujungnya,justru bisa merampas nyawa. Fakta tentang kesehatan perempuan sungguh ironis dan merisaukan.Setiap 1 menit ada satu perempuan yang meninggal,karena reproduksinya terganggu.Itulah yang harus kita atasi bersama adalah kematian ibu yang masih tinggi.Di Asia Indonesia termasuk tinggi jumlah kematian ibu cukup besar.Berdasarkan survei Demografi dan kesehatan Indonesia ,sekitar 307 ibu meninggal per 100 ribu kelahiran hidup.Itu artinya tiap 4 jam ,seorang ibu meninggal karena hamil,melahirkan dan nifas. Masalah kesehatan reproduksi perempuan makin menumpuk dengan hadirnya ancaman baru yang berasal dari pergeseran pola hidup dan lingkungan .Misalnya saja kanker serviks ,yang merenggut nyawa perempuan setiap 4 jam di Indonesia.Belum lagi kematian perempuan akibat kanker payudara dan kanker indung telur.Dengan demikian ,wanita diancam kematian karena gangguan kesehatan reproduksi.Dari hamil,lahir,nifas , maupun diluar itu. Dilain gangguan organ reproduksi yang lain saja amat sangat menyiksa,bagaiman bila muncul lebih besar atau lebih berat dari itu,misalnya kanker atau keganasannya. WHO organisasi kesehatan dunia menggarisbawahi bahwa aspek kesehatan reproduksi meliputi proses reproduksi ,fungsi dan sistem yang sehat di semua tahap kehidupan.Termasuk didalamnya adalah reproduksi dan menikmati kehidupan seksual serta melakukan reproduksi. International Conference on Population and Development[ICDP] telah merumuskan dua kebijakan terkait kesehatan reproduksi .Pertama ,mengurangi kematian ibu.Kedua akses terhadap layanan kesehatan reproduksi dan seksual. Begitu beratnya ancaman terhadap kaum hawa ,terkait kesehatan reproduksi.Oleh karena itu ,kesehatan reproduksi harus dijaga untuk menghindari penderitaan dan kematian.Kenalilah Ancamannya Ada begitu banyak ancaman yang mengintai kesehatan reproduksi wanita,misalnya gangguan mentruasi,hingga berat misalnya kanker serviks.Meskipun tampak sepele ,gangguan mentruasi justru tidak bisa diabaikan .Banyak yang tidak menyadari kalau masalah mentruasi cukup berat untuk perempuan zaman sekarang,apalagi mulai puber hingga monopouse [sekitar umur 52tahun ]perempuan mengalami haid selama 5,5 tahun.Maka mentruasi harus dikelola dengan baik.Bila tidak , banyak masalah yang harus dihadapi. Jenis gangguan mentruasi itu diantaranya nyeri hebat saat mentruasi ,darah mentruasi terlalu banyak,terlalu sedikit ,mentruasi tidak teratur ,terlalu lama ,atau singkat. Disamping mentruasi endometriosis juga jadi momok perempuan .Bukannya apa-apa .Sebab endometriosis selama ini dicap sebagai salah satu pemicu tidak kesuburan perempuan.Bagi perempuan normal pasti punyai keinginan mempunyai anak sebagai penerus,karena ciri sebagai makhluk hidup adalah berkembangbiak,bila tidak subur merupakan petaka bagi seorang wanita. Disamping pendarahan mentruasi abnormal,gangguan reproduksi bisa beruap massa di pelvis simtom vulvovagina.Massa pelvis bentuknya bermacam -macam misalnya kista,mioma,tumor.Pemicunya pun bervariasi ,misalnya merokok ,kemoterapi ,atau pemakaian kontrasepsi.Untuk mencegah gangguan di organ reproduksi bisa menerapkan empat pola yakni hidup sehat tidak merokok,minum alkohol ,olahraga teratur ,cukup tidur dalam arti teratur dan terukur ,kelola stres dengan baik ,yakni dengan fokus melakukan hal terbaik tanpa menimbulkan penyakit ,serta menghindari gaya makan tinggi lemak ,karena bakal meningkatkan risiko gangguan organ reproduksi terutama endometriosis.
ADVERTISEMENT




























