Memang budidaya tanam pohon karet bisa di bilang sangat menguntungkan sekali,dan anda pasti ber tanya-tanya bagai mana cara budidaya tanam pohon karet bukan??.nah di sini saya akan membahas dari cara menanam sampai ahkirr.
- Suhu udara yang minimal mencapai 240-280.
- Kepadatan curah hujan mencapai 1.500-2.000 pada setiap tahun
- Mempunyai penyinaran sinar matahari kurang lebih 5-8 jam pada setiap hari
- Struktur keadaan lahan tanahnya harus yang subur,untuk dapat meneruskan air dan tidak berpadas
- Kondisi tanah yang mempunyai PH 5-6{ini maksimal batas 3-8}
Tips Budidaya Tanam Pohon Karet
Bibit yang harus di tanam harus di pilih terlebih dahulu bibit yang bagus.guna untuk bisa tumbuh dengan baik dan hasilnya pun bagus
Bibit yang sudah di pilih langsung di rendam sama obat poc nassa selama 3-6 jam,bibit yang sudah siap tanam langsung di semaikan larutan poc nassa setengah tutup liter air
Dalam menanam pohon karet jarak tanam sebaiknya 1-2cm
Untuk tanah yang ringan maksimal 45x45x30.cm dan untuk tanah yang berat 60x60x40.cm
Setelah itu Siramkan POC NASA yang sudah dicampur air secara merata (1 tutup/lt air satu per satu pohon. Hasil bisa akan lebih bagus jika di tambahkan SUPER NASA.
Perawatan Budidaya Tanam Karet
Bibit pohon yang baru ditanam harus diperiksa setiap 2 minggu sekali selama 3 bulan awal penanaman Tanaman yang mati segera diganti. Klon tanaman untuk penyulaman harus sama, Penyulaman dilakukan sampai unsur 2 tahun.
Penyulaman setelah itu dapat berkurang atau terlambat pertumbuhannya.Bibit yang mati harus segera diganti atau disulam dengan bibit yang baru agar populasi tanaman dapat dipertahankan dan seragam.
Pemupukan Budidaya Tanam Karet
Pemupukan dilakukan 6 bulan sekali setahun yaitu menjelang musim hujan dan akhir musim kemarau, sebelumnya tanaman di berikan pupuk, tanaman dibersihkan dulu dari rerumputan dengan cangkul dan di berikan larikan melingkar � 10 Cm. Pemupukan pertama kurang lebih 10 Cm dari pohon dan semakin besar disesuaikan dengan lingkaran tajuk.terus sampai merata
Hama
Hama adalah perusak tanamam yang berupa hewan seperti serangga, tungga, mamalia dan nematoda. Beberapa jenis yang cukup merugikan yaitu:
Kutu Lak (Laccifer Ciri-ciri :
Menyerang tanaman karet dibawah 6 tahun.Kutu berwarna jingga kemerahan dan terbungkus lapisan lak,Mengeluarkan cairan madu, membuat jelaga hitam dan bercak pada tempat serangan.
Bagian yang diserang ranting dan daun lalu cairannya mengisap hingga bagian tanaman dari pucuk batang dan daun muda. Bagian tanaman yang diisap menjadi kuning dan kering.Penyebaran kutu lak dibantu semut gramang.
Pengendalian Lakukan pengawasan sedini mungkin.Bila serangan ringan lakukan pengendalian secara mekanais, Fisik dan Biologis
Bila serangan berat, dengan Insektisida Albocinium 2% dan formalin 0,15% ditambah Surfaktan Citrowet 0,025%, penyemprotan interval 3 mg.
Penyakit
Penyakit yang sering di serang adalah bagian akar,batang daun Cendawa oidium have,menyebabkan menyerap daun muda ,hewanya yang berbentuk berbintik putih dan merangas
Akar putih (Jamur Rigidoporus lignosus), Akar merah (Jamur Ganoderma pseudoferrum), Jamur upas (Jamur Corticium salmonicolor),Cortisium salmonicolor Tajuk pada dahan cabang akan layu sehingga tanaman lemah mengakibatkan produksi turun.
Kanker garis (Jamur Phytophthora palmivora), Mouldy rot (Jamur Ceratocystis fimbriata)Bidang sadapan terdapat garis vertikal berwarna hitam dan bisa masuk sampai kebagian kayu dan kulit membusuk
Penyakit ini banyak timbul dimusim penghujan dan kebun yang terlampau lembab Makin rendah irisan, kemungkinan infeksi makin besar.









