Industri di Kokoon Hotels Surabaya
II Belajar ”Entrepreneurship” di Kokoon Hotels

12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Gelombang II praktik Entrepreneurship (Kewirausahaan) sesuai
Standar Industri Perhotelan di Kokoon
Hotels Jl. Slompretan No. 26 Surabaya, Selasa (23/07/2018) petang bersama Agus Sudarsono M.Par., Dosen Entrepreneurship Akpar Majapahit yang berkampus di Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

bagi mahasiswa Akpar Majapahit itu selain untuk memberikan pemahaman yang sama
saat mereka belajar Entrepreneurship
di kelas dengan realitas di lapangan khususnya di industri perhotelan, juga
melihat dari dekat mekanisme kerja di industri.
dosen pembimbingnya itu menumpang dua mobil Multipurpose
Vehicle (MPV) berangkat dari Kampus
Akpar Majapahit Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya menuju hotel yang
beroperasi di Jl Slompretan No. 26 (Kawasan Kembang Jepun, Surabaya Utara) tersebut
sekitar pukul 16.00. Perjalanan sejauh 30-an kilometer sore itu ditempuh 60
menitan dan rombongan sampai di tujuan sekitar pukul 17.00 WIB.
mahasiswa pada Selasa (24/07/2018) malam itu adalah Kaprodi D3 Perhotelan Akpar
Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par., dan Dosen Entrepreneurship, Agus
Sudarsono M.Par.
Akpar Majapahit bersama dosen pembimbingnya itu disambut oleh General
Manager (GM) Kokoon Hotels Surabaya Hassanudin, Senior Sales & Marketing Manager Budi Setiono, Asst. Front Office Manager (AFOM) M.
Taufik, Sous Chef Arif Dwi Romana, Restaurant Manager Ade Rizky Fajar, Head of Barista Ade Kikyo Rizky
dan Human
Resource (HR) Manager Jalesveva Devi di lobi hotel bintang tiga
tersebut.
di lobi hotel, rombongan mahasiswa diajak oleh Restaurant Manager Ade Rizky
Fajar menuju area Kokoon Restaurant untuk diberi pengarahan dan praktik Entrepreneurship sesuai run down yang telah disusun pihak hotel.
sebanyak peserta Gelombang I, maka 12 mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit itu
langsung diajak praktik masak di kitchen
hotel (sesuai order dinner buffet di papan tulis) dengan
disupervisi oleh Sous Chef Aril Dwi
Romana.
Aril, sapaan akrabnya, dibantu dua asistennya, Danis Firmansyah (Cook 2) dan Firman Ardianto (Cook Helper) untuk memasak aneka menu
masakan dinner buffet bersama
mahasiswa Akpar Majapahit.
Steamed Rice, Sausage Garlic Fried Rice, Bihun
Seafood, Chicken Kremes, Flushed Broccoli with Corn Garlic, Beef Black Pepper, Chicken Cream Soup, membuat Es
Manado, Orange Juice, Guava Juice, Apple Tea Ice, Infused Water dan
menyiapkan Slice Fruits. Durasi
masaknya pun harus cepat sesuai standar kerja di kitchen hotel.
untuk praktik langsung di kitchen
hotel, mahasiswa juga kami tugasi untuk menaruh hasil masakan mereka di atas
pemanas makanan yang telah disiapkan sebelumnya oleh tim dari Kokoon Restaurant.
Hasil masakan mereka itu untuk persiapan acara Dinner Buffet,” kata Chef
Aril Dwi Romana kepada kru www.culinarynews.info,
kemarin malam.
Manager) Ade Rizky Fajar yang memberi supervisi langsung kepada mahasiswa
meminta kepada 12 peserta praktik Entrepreneurship
itu untuk menaruh makanan yang telah selesai dimasak di atas kompor pemanas (induction cook) makanan plus label nama
masakan sesuai urutan mulai dari Sausage Garlic
Fried Rice hingga Chicken Cream Soup.
aneka sambal, wadah krupuk berikut isi di tempat yang biasanya. Begitu juga
dengan slice fruits, es Manado, aneka
juice (orange & guava juice), apple
tea ice dan infused water pun
ditata rapi di meja Dinner Buffet.
dapur beres, giliran selanjutnya Head of
Barista Ade Kikyo Rizky mengajari mahasiswa untuk meracik kopi ala Latte Art di Kokoon Restaurant. Sebelum
membuat Latte Art, mahasiswa
dikenalkan peralatan utama meracik kopi lengkap dengan bahan-bahannya.
kopi yang biasa ditemukan di café-café modern, seperti grander coffee (penghancur biji kopi matang menjadi bubuk halus), coffee maker (mesin pembuat kopi), teko,
thermometer cairan, juga tersedia di
Kokoon Restaurant.
praktik mahasiswa adalah coffee maker
portable yang praktis dibawa ke
mana-mana. Dengan alat itu, mahasiswa bisa mempraktikkan secara langsung teknik
membuat Latte Art sesuai arahan dosen
pembimbing, tapi bahannya bukan bubuk kopi melainkan bubuk cokelat
dan fresh milk.
yang digunakan bukan bubuk cokelat tetapi biji kopi yang sudah matang atau
bubuk kopi, fresh milk (krim), simple syrup, es batu dan air hangat,”
terang Kikyo di hadapan 12 peserta praktik Entrepreneur
Gelombang II.
belajar menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), Selling Price, Revenue, Profit, Tax & Service Charge hingga Cost
Control agar dalam berbisnis tidak sampai menderita kerugian. Oleh karena
itu, seorang entrepreneur sejatinya
juga harus rajin melakukan survei harga pasar (tradisional maupun modern)
minimal sebulan satu kali untuk cek harga.
Rizky Fajar, ada tiga komponen utama terkait dengan cost (biaya), yakni harga
bahan baku, ingredient (komposisi
bahan masakan) dan profit (besaran
keuntungan maksimum dipatok hingga 70 persen) karena memperhitungkan biasa
operasi termasuk listrik (PLN), air bersih (PDAM), gas (PGN), ongkos tenaga
kerja dan pajak (tax).
didiknya belajar Entrepreneurship di
Kokoon Hotels Surabaya, Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W.
Soetrisno M.Par kembali menekankan bahwa pembelajaran Entrepreneurship sesuai standar industri perhotelan bagi mahasiswa
ini merupakan tindak lanjut dari penjelasan dosen selama belajar materi
perkuliahan tersebut di ruang kelas.
didik kami punya pemahaman sama dalam menyikapi mata kuliah Entrepreneurship yang dipelajari selama
kuliah, sehingga mereka kelak bisa mengaplikasikannya saat bekerja di industri,”
terang Paulus di Kokoon Hotels Surabaya, Selasa (24/07/2018) malam.
tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin
menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl
Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)









































