
Ngemil, kegiatan yang paling sulit saya hindari di sela jam makan berat berikutnya tiba. Entah kenapa, tidak afdol rasanya jika bekerja di belakang meja dan laptop tanpa disertai dengan kunyahan di mulut. Apapun itu yang dikunyah. Dasarnya orang Indonesia, camilan yang paling disukai pasti yang berbentuk kering, garing, renyah dan menimbulkan suara kriuk yang meriah kala bersentuhan dengan gigi. Kerupuk, keripik, kacang garing, rempeyek atau makanan kecil lain yang gurih dan banyak, banyak mengandung MSG. Hmm, sebenarnya ini tidak baik tapi sulit merubah kebiasaan sejak lahir, upppsss maksud saya sejak tumbuh gigi. ^_^
Cara menanggulangi kebiasaan ngemil
paling mudah adalah dengan jangan menyediakan makanan kecil apapun di
rumah termasuk mie instan. Karena pengalaman sebagai anak kos, mie
instan bisa berubah menjadi camilan juga. Mie kering dalam bungkusnya
tinggal di hancurkan dan bumbu pun ditaburkan ke dalamnya. Trala, jadilah snack
teman nonton tivi yang pas. Taktik lainnya adalah dengan hanya
menyediakan bahan mentah di rumah sehingga memerlukan perjuangan untuk
mengubahnya menjadi makanan layak kudap. Tapi olala dasarnya memang bawaan ngemil,
bahkan kentang yang diam manis tergolek di bawah meja dapur pun bisa
menjadi camilan dalam sekejap. Tinggal kupas, potong dan rendam di air
garam, goreng sebentar dan dalam waktu 10 menit saya telah memiliki
semangkuk kentang goreng yang yummy untuk dicocol dengan saus. Mengerikan memang! ^_^


Klik untuk baca selanjutnya…











