Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Menikmati Kereta Api dari Varanasi ke Kolkata

Explore by Explore
28.02.2018
Reading Time: 17 mins read
0
ADVERTISEMENT
false EN-US

Kereta kami berangkat jam empat subuh menuju stasiun Howrah di Kolkata. Dengan tubuh yang kelelahan kami langsung ketiduran. Namun ruang tunggu yang begitu terbuka itu membuat saya khawatir sehingga tidak bisa tidur nyenyak. Maklum, jika ada yang berniat jahat, mudah sekali untuk melarikan barang-barang kami. Belum lagi soal kedatangan kereta yang tanpa pemberitahuan juga membuat saya khawatir ketiduran hingga ketinggalan kereta. Maklum saat itu kami semua dalam kondisi sangat kelelahan.
Menikmati Kereta Api dari Varanasi ke Kolkata
Akhirnya saya tidak bisa tidur semalaman karena khawatir dengan barang-barang kami. Iman yang tidur dalam posisi duduk mengapit ranselnya di antara kedua kakinya, sementara Alva menjadikan ransel besarnya sebagai sandaran. Walau sudah meletakkan barang-barangnya di posisi yang melekat di tubuh, namun jika dalam kondisi tidur tentu kita tidak sadar jika barang diangkut oleh orang yang berniat jahat.
Menjelang pukul tiga pagi, Iman terbangun. Niat awalnya ia ingin mencari minuman soda dingin namun setelah mencari hingga ke luar stasiun ia tidak juga menemukan penjual yang masih buka. Ada kios kecil namun tidak ada minuman dingin.  Akhirnya ia mengajak kami pindah dan menunggu di peron. Akhirnya saya menuruti untuk berpindah, dan untunglah di peron ada yang menjual minuman dingin bersoda di sana.
Pukul empat pagi lewat sedikit, kereta api tiba di peron di platform tempat kami menunggu. Karena masih lebih awal sekitar dua puluh menit dari jadwal keberangkatan di tiket, saya jadi bertanya-tanya apakah ini benar kereta yang kami tunggu. Soal waktu, saya sempat mengalami keterlambatan yang lumayan parah ketika hendak berangkat dari Stasiun Agra Fort menuju Tundla serta dari Tundla menuju Stasiun Mughalsarai. Jadi rasanya saya tidak akan heran kalau kereta di India terlambat lagi. Tapi kalau lebih awal dari jadwal ya saya tentu saja keheranan.
Bertanya kepada orang India juga jadi salah satu hal lain yang agak menjengkelkan. Entah karena bahasa Inggris saya yang kurang jelas, ataukah mereka yang kurang memahami bahasa Inggris, atau memang kebiasaan orang India suka nggak jelas kalau ditanya sesuatu, saya sering mendapat jawaban yang membingungkan tiap kali bertanya. Jadi saran saya, tanyakan hingga ke empat atau lima orang untuk meyakinkan sudah mendapat jawaban yang benar.
Setelah benar-benar yakin bahwa kereta tersebut adalah kereta yang benar, akhirnya kami langsung menuju ke kompartemen kami sebagaimana terdapat di tiket kami. Kali ini kami menggunakan kereta dengan kelas sleeper. Di India ada beberapa jenis kelas. AC dan Sleeper. Kelas AC terbagi lagi dalam beberapa tingkatan seperti First Class, AC 2 Tier, AC 3 Tier. Yang membedakannya adalah jumlah berth di masing-masing kompartemen serta disediakan makan malam ataupun makan siang. Sementara sleeper class adalah kelas terendah yang masih menyediakan berth atau tempat duduk yang bisa difungsikan pula sebagai tempat tidur. Sekilas sama dengan AC 3 Tier yang kami gunakan ketika berangkat dari Tundla menuju Mughalsarai, hanya saja alih-alih dilengkapi AC, hanya ada beberapa kipas angin di tiap kompartemen.
Idealnya saya ingin membeli tiket kelas AC untuk perjalanan ini, terlebih lagi jarak menuju Kolkata sangat jauh, hampir dua belas jam perjalanan. Namun apa daya, semua tiket benar-benar habis. Selain karena sedang musim libur dalam rangka festival Holi, Varanasipun termasuk kota kunjungan turis, sehingga tiket kereta dari dan menuju Varanasi selalu ramai. Akibatnya saya hanya berhasil memperoleh tiket kelas Sleeper. Itu jauh lebih baik ketimbang saya harus menunda keberangkatan.
Saya sudah menyiapkan mental untuk merasakan bagaimana rasanya menaiki kereta kelas sleeper. Saya teringat pengalaman saya menuju Tundla ketika harus menjadi penumpang gelap dan tersesat di gerbong kelas sleeper. Begitu ramai orang di sana. Beberapa penumpang terpaksa berbagi berth dengan penumpang lainnya. Penumpang yang tidak dapat tempat duduk, berdiri di sepanjang koridor.
Namun nyatanya pikiran negatif itu tidak mejadi kenyataan. Memang ketika saya tiba di kursi kami, ada orang yang sudah menempatinya. Namun ketika saya menunjukkan tiket, orang tersebut langsung berpindah. Beberapa berth lain juga tampak ada yang berbagi berth dengan penumpang lain, namun nampaknya mereka saling kenal. Tidak ada pula penumpang yang berdiri seperti halnya yang saya temui ketika menaiki kereta api menuju Tundla. Syukurlah, setidaknya saya jadi bisa tidur dengan tenang.
Teman satu kompartemen kami kali ini adalah sekelompok pemuda asal Bangladesh. Mereka berkerja di India dan sekarang hendak pulang ke negeri asal mereka yang berada di sebelah timur India. Ngobrol dan berkenalan dengan satu teman kompartemen adalah hal yang saya rasa harus dilakukan jika kita menaiki kereta dalam waktu yang panjang di India. Selain karena tidak ada yang bisa kita lakukan selama berjam-jam di dalam kereta, kita juga akan menemukan banyak kisah menarik dari mereka.
Selain menemukan banyak obrolan seru di dalam kereta, saya juga menemukan banyak pemandangan indah yang dilalui oleh kereta. Sesekali muncul hamparan indah sawah-sawah dengan padi dan gandum yang menguning. Di tengah-tengah persawahan saya sering melihat cerbong-cerbong asap yang entah apa kegunaannya. Pertanian menjadi salah satu sektor yang sangat diperhatikan di India. Dengan jumlah satu miliar manusia yang harus diberi makan, ketersediaan pangan yang stabil menjadi sebuah keharusan. Sesekali, kereta juga melewati desa-desa kecil. Terkadang pemandangan indah yang mempesona, terkadang kita bisa juga melihat sisi lain dari India yang miskin dan kumuh.
Perjalanan menuju Kolkata hanya di isi dengan obrolan dan kembali tidur. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan. Pukul empat sore, kereta melambat. Para penumpang tampak berkemas hendak turun. Sebentar lagi kereta tiba di stasiun Howrah, Kolkata. Tidak perlu terburu-buru sebenarnya karena stasiun itu adalah perhentian terakhir kereta. Tapi saya sudah tidak sabar untuk melihat Kolkata.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
EBOOK PDF Terjemah Ushulus Sunnah Imam Ahmad bin Hanbal

Salah seorang bangsawan wanita warga keraton Hamengku Buwono VII, 1885

ADAB BEKERJA MENCARI RIZKI YANG HALAL

Iklan

Recommended Stories

Keteladanan Rasulullah SAW Sebagai Suami

22.06.2011
Hukum Mencukur Jenggot Karena Pekerjaan

Hukum Mencukur Jenggot Karena Pekerjaan

25.02.2019
7 Perbuatan Jika Ada Pada Diri Anda, Berarti Termasuk Sombong

Kota Sungai Tabuk

15.10.2014

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?