Aopok – #Viral di #media #sosial, #seorang #perwira #Polda #Sumatera #Utara #berinisial #AKBP HS #menjadi #sorotan #publik #usai #diduga #terekam #tengah berjoget bersama seorang wanita di salah satu tempat hiburan malam (THM). Video yang beredar luas itu memicu reaksi publik dan langsung menyeret nama institusi kepolisian ke tengah perhatian warganet. Menyusul viralnya rekaman tersebut, AKBP HS kini resmi diperiksa oleh Bidpropam Polda Sumut untuk mendalami dugaan pelanggaran etik maupun disiplin.
Baca juga: Baru! Video โBandar Membaraโ Berdurasi 45 Menit Tersebar, Warganet Berburu Link Asli

AKBP HS diketahui merupakan perwira yang bertugas di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut. Tak hanya dirinya, seorang personel lain berinisial Brigadir NPL juga turut diamankan dan menjalani pemeriksaan internal. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat Polda Sumut terhadap video viral yang dinilai dapat mencoreng citra institusi di mata masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah AKBP HS. Ia menyatakan keduanya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Propam. Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa status keduanya saat ini masih dalam tahap pemeriksaan dan belum dikenakan penempatan khusus (patsus). Polda Sumut memilih fokus pada pendalaman fakta sebelum mengambil langkah lanjutan.
Baca: Viral! Video 11 Menit Dua Sejoli Bermesraan di Taman Hebohkan Warganet
Dalam pemeriksaan awal, AKBP HS mengaku keberadaannya di lokasi bukan untuk bersenang-senang, melainkan sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam tersebut. Pengakuan ini menjadi salah satu poin penting yang kini sedang didalami Bidpropam Polda Sumut. Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan bahwa alasan tersebut tetap akan diuji secara objektif agar publik mendapatkan kejelasan atas konteks video yang beredar.
Menurut hasil pemeriksaan sementara, peristiwa dalam video viral itu disebut terjadi di salah satu THM di Kota Medan dan bukan merupakan kejadian baru, melainkan berlangsung pada tahun lalu. Fakta ini menambah dimensi baru dalam kasus tersebut, sebab video lama yang kembali mencuat tetap memicu pertanyaan besar publik soal profesionalisme aparat di lapangan.
Polda Sumut menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada anggota yang terbukti melanggar aturan. Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran etik, disiplin, atau penyalahgunaan wewenang, maka AKBP HS dan personel terkait dipastikan akan menerima sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa institusi kepolisian berupaya menjaga integritas di tengah sorotan masyarakat.
Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena menyangkut kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Di tengah maraknya pengawasan masyarakat melalui media sosial, setiap tindakan aparat kini lebih mudah menjadi konsumsi publik dan dinilai secara terbuka. Karena itu, hasil pemeriksaan Propam terhadap AKBP HS akan menjadi penentu penting, bukan hanya bagi yang bersangkutan, tetapi juga bagi citra Polda Sumut secara keseluruhan.
Baca: Viral! Video Live Sepasang Kekasih Durasi 10 Menit Hebohkan Media Sosial
Publik kini menanti hasil akhir pemeriksaan Bidpropam Polda Sumut, termasuk apakah pengakuan soal penyelidikan narkoba dapat dibuktikan secara valid atau justru membuka temuan baru. Apa pun hasilnya, kasus viral AKBP HS ini menjadi pengingat bahwa akuntabilitas aparat kini bukan lagi sekadar urusan internal, melainkan juga sorotan langsung dari masyarakat luas.


































