#Aopok.com – Perbincangan mengenai video #viral bertema botol #Teh #Pucuk Harum kembali memanas di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan Google. Setelah sebelumnya beredar video berdurasi sekitar 1 menit 50 detik, kini muncul klaim adanya “video viral Teh Pucuk 17 menit” yang memicu rasa penasaran warganet. Namun, di balik perburuan tautan video tersebut, para ahli keamanan digital mengingatkan adanya ancaman serius dari tautan palsu yang beredar.
Baca juga: Diduga Lakukan Penipuan Jual Beli iPhone, Satria Mahathir: Gak Tau Lagi Cara Buat Survive
Pencarian dengan kata kunci “video viral Teh Pucuk 17 menit” dilaporkan meningkat signifikan di Google Trends, menunjukkan tingginya minat publik terhadap konten tersebut. fenomena ini juga merambah TikTok, di mana akun-akun anonim secara masif menyebarkan potongan gambar buram, cuplikan pendek, atau foto botol Teh Pucuk dengan narasi provokatif seperti “Link full video 17 menit di bio!” atau “Yang belum nonton versi panjang, cek komentar.”

Video yang diduga berdurasi 17 menit tersebut dikabarkan menampilkan aksi dewasa antara seorang perempuan dan seorang lelaki. Dalam deskripsi yang beredar, keduanya terlihat duduk bersandar tembok di atas kasur.
Si lelaki menyodorkan minuman yang dituangkan ke dalam gelas sloki dari sebuah botol yang diduga kuat adalah botol Teh Pucuk. Setelah perempuan tersebut menenggak minuman, lelaki itu kembali menuangkan air dari botol yang sama ke dalam sloki dan meminumnya sendiri. Adegan yang dijelaskan berhenti sampai di titik tersebut.
Baca: Pacar Berharap Ammar Zoni Tak Dipindah ke Nusakambangan: Dia Bukan Bandar Narkoba
Meskipun narasi mengenai keberadaan video berdurasi 17 menit ini santer terdengar, hingga saat ini belum ada bukti valid yang menunjukkan wujud fisik dari rekaman tersebut. Sebaliknya, situasi ini justru dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan digital. Mereka menjadikan riuhnya perbincangan sebagai ladang empuk untuk melancarkan aksinya dengan menyebarkan tautan palsu.
Tautan-tautan palsu yang disebarkan dengan judul bombastis seperti “Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit” tidak mengarahkan pengguna ke video yang dimaksud. Pengguna yang penasaran dan mengeklik tautan tersebut justru akan diarahkan ke situs berbahaya.
Beberapa di antaranya adalah situs phishing yang meniru halaman login media sosial untuk mencuri data pribadi, laman yang mengandung malware yang berpotensi merusak perangkat atau mencuri data, hingga situs judi online atau iklan agresif yang hanya menguntungkan penyebar tautan.
Baca: Pesulap Merah Ngamuk, Istri Kedua Dituduh Pelakor
Para ahli keamanan digital mengingatkan publik untuk selalu waspada. Mereka menegaskan bahwa platform berbagi video yang sah, seperti videy.co yang sempat digunakan untuk video viral sebelumnya, tidak akan pernah meminta pengguna untuk melakukan login atau mengklik tautan yang berlebihan. Ciri khas tautan palsu umumnya meliputi penggunaan domain yang aneh, dipenuhi iklan pop-up yang mengganggu, atau meminta verifikasi yang tidak wajar.




























