Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Catur di Indonesia (1): Asal Mula Permainan Catur di Indonesia; Pemain Catur di Indonesia Sejak Era Hindia Belanda

Tempo Doelo by Tempo Doelo
30.10.2023
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Catur dalam blog ini Klik Disini

Permainan
dan pertandingan cartur di Indonesia. Apakah sejarah catur di Indonesia sudah
ada yang menulis? FKN Harahap menulis sejarah catur di Indonesia dengan judul:
Sejarah Catur Indonesia. Buku ini diterbitkan pertama kali 1986 oleh Penerbit
Angkasa Bandung. Apakah ada yang pernah membacanya? Jika belum, mari kita
pelajari sejarah catur di Indonesia. Artikel pertama adalah Asal Mula Permainan
Catur di Indonesia.  


Catur
(Sanskerta: caturaṅga) adalah permainan papan strategi dua orang pada sebuah
papan kotak-kotak terdiri dari 64 kotak, yang disusun dalam petak 8×8, yang
terbagi sama rata (masing-masing 32 kotak) dalam kelompok warna putih dan
hitam. Permainan ini dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Catur
diyakini berasal dari permainan India, chaturanga (yang menjadi asal nama
catur), sekitar abad ke-7. Chaturanga juga diperkirakan merupakan nenek moyang
dari permainan strategi serupa yang berasal dari Dunia Timur, seperti xiangqi
(catur Cina), janggi (catur Korea), dan shogi (catur Jepang). Catur mencapai
Eropa pada abad ke-9, saat terjadi penaklukan Hispania oleh Umayyah. Buah-buah
catur tersebut diperkirakan mendapat bentuknya yang dikenal saat ini pada akhir
abad ke-15 di Spanyol, sedangkan aturan catur modern distandardisasi pada abad
ke-19. Pada mulanya, setiap pemain memiliki 16 buah catur: satu raja (king),
satu menteri (dalam bahasa Inggris disebut queen atau ratu), dua benteng
(rook), dua kuda (dalam bahasa Inggris disebut knight atau kesatria), dua gajah
(dalam bahasa Inggris disebut bishop atau uskup), dan delapan bidak atau pion.
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah asal mula permainan catur
di Indonesia? Seperti disebut di atas nama catur bermula di India. Bagaimana
bisa? Itu satu hal. Hal lainnya adalah pemain catur di Indonesia sejak era
Hindia Belanda. Lalu bagaimana sejarah asal mula permainan catur di Indonesia? Seperti
kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Asal Mula Permainan Catur di Indonesia; Pemain Catur
di Indonesia Sejak Era Hindia Belanda

Bagaimana asal mula catur dan permainan catur
dikenal di Indonesia? Tidak diketahui secara pasti kapan itu bermula, Tentang
permainan catur sendrii paling tidak sudah terinformasikan pada tahun 1860
(lihat Bataviaasch handelsblad, 29-08-1860). Disebutkan para serdadu
Eropa/Belanda di Batavia memiliki beberapa permainan di sore hari seperti untuk
bermain catur, domino dan sejenisnya untuk mengiisi waktu untuk menghilangkan kebosanan.


Inti catur dan permainan catur ada pada papan catur. Seperangkat
permainan catur ini mudah dibawa tanpa memerlukan bagasi yang besar. Oleh
karenanya bisa dibawa kemana saja, bahkan dari Eropa hingga sejauh Hindia
Belanda. Permainan catur tidak memerlukan ruang besar, dapat dilakukan di kapal
selama pelayaran atau di barak-barak militer. Tentu saja juga mudah dijadikan
sebagai bagian dari permainan di rumah, di club social. Yang lebih penting dari
penyebaran permainan catur yang terletak pada papan catur dan buah catur dapat
dibuat sendiri atau dikerjakan oleh tukang kayu.  

Pada tahun 1862 di Soerabaja sudah ada toko yang
menjual perangkat permainan catur (lihat Bataviaasch handelsblad, 23-07-1862).
Nama tako tersebut adalah Gebr. Giber gen Co. Dari nama pengusaha toko tersebut
berasal dari Jerman. Sejak itu semakin kerap toko di beberapa kota mengiklankan
yang di dalam daftar dagangan termasuk catur (schaak dan damborden) dan halma.


Schaak (buah catur) dan damborden (papan catur) tampaknya dijual secara
terpisah. Boleh jadi papan catur yang sama dapat memilih jenis produk buah
catur; atau sebaliknya (tentu saja berbeda dengan masa kini, satu paket). Dalam
suatu pameran industri yang dilakukan badan industry Hindia Belanda di Batavia
dipertunjukkan berbagai produk industry dari Eropa/Belanda dan buatan sendiri
di Hindia Belanda termasuk catur (schaak) dan papan catur (dambord) (lihat Bataviaasch
handelsblad, 21-10-1865).

Hingga sejauh ini belum ada permainan sepak bola di
Hindia Belanda. Permainan di luar ruangan yang sudah berkembangan adalah balapan/pasuan
kuda dan berburu. Permainan di dalam ruangan yang sudah ada dan umum terjadi
adalah catur, domino dan halma serta biliar. Hal serupa ini, permainan di dalam
ruangan di Eropa adalah catur, dimino, biliar dan bowling (lihat Bataviaasch
handelsblad, 18-09-1867). Tampaknya permainan bowling di Hindia Belanda dalam
hal ini di ibu kota Batavia beleum terdeksi adanya permainan bowling. Seperti biasanya,
permainan yang dimainkan oleh orang-orang Eropa/Belanda di Hindia merujuk pada
gaya hidup sejaman dengan bentuk-bentuk permainan di Eropa. Yang jelas, seperti
disebut di atas, permaian catur dengan cepat merambah di Hindia Belanda.


Tampaknya catur yang telah diperjualbelikan, baru sekdar permainan catur
untuk mengisi waktu, apakah di rumah, di barak, atau di klub (societeit). Permainan
catur belum menjadi bagian dari hiburan atau permainan yang dipertandingkan.
Permianan catur baru sekadar cara atau gaya hidup, gaya hidup yang mudah
diterapkan semua orang yang menginginkannya.

Lantas sejak kapan permainan catur dipertandingkan?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Pemain Catur di Indonesia Sejak Era Hindia Belanda:
Orang Eropa/Belanda dan Orang Indonesia

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999).
Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar
rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog
hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang
tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Bahasa (109): Bahasa Dayak Ngaju, Daerah Aliran Sungai Kahayan dan Kapuas; Dialek Bahasa Dayak di Kalimantan Tengah

Hotel Puspa Indah Yogyakarta: Penginapan Nyaman di Jantung Yogyakarta

Iklan

Recommended Stories

MENIKMATI KEINDAHAN PANTAI GEGER DI PULAU BALI

Meriam si Jagur di tahun 1909

02.05.2014
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Klaten

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Klaten

07.03.2023

Kisah Nabi Isa (1)

27.05.2012

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?