Aopok.com – Bawang putih (Allium sativum) dikenal luas sebagai bumbu dapur yang punya reputasi “ajaib” dalam dunia kesehatan. Banyak orang percaya bawang putih bisa mengatasi flu dan pilek. Namun, apakah klaim ini benar secara ilmiah atau hanya mitos? Artikel ini membahas fakta, studi ilmiah, serta cara penggunaan yang aman dan efektif.

Apa Itu Bawang Putih dan Senyawa Utamanya?
Bawang putih mengandung senyawa aktif seperti alliin dan allicin. Saat bawang putih dihaluskan atau dihancurkan, alliin berubah menjadi allicin — zat yang memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Senyawa inilah yang sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan bawang putih.
Apakah Bawang Putih Bisa Mengatasi Flu dan Pilek?
1. Bukti Tradisional vs Ilmiah
Baca juga: 15 Cara Efektif Menghilangkan Pegal Leher di Rumah: Panduan Lengkap untuk Weekend yang Lebih Nyaman
Secara tradisional, bawang putih dianggap membantu melawan gejala flu dan pilek. Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan efek positifnya, tetapi bukti ilmiah masih terbatas. Misalnya, satu uji klinis menunjukkan konsumsi bawang putih rutin dapat menurunkan frekuensi flu dibanding placebo.
Namun, review Cochrane menyimpulkan bahwa jumlah penelitian berkualitas masih terlalu sedikit untuk memastikan efektivitas bawang putih sebagai pengobatan utama flu atau pilek.
Bagaimana Bawang Putih Mempengaruhi Sistem Imun?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih dapat meningkatkan fungsi sel imun seperti natural killer cells (NK cells) dan sel T tertentu, yang dapat membantu tubuh merespon infeksi lebih cepat. Subjek yang mengonsumsi ekstrak bawang putih mengalami gejala flu yang lebih ringan dan durasi sakit lebih pendek dibanding kelompok kontrol.
Bawang Putih: Mitos atau Fakta?
Fakta:
✔ Bawang putih memiliki senyawa bioaktif seperti allicin yang mendukung sistem imun.
✔ Studi menunjukkan konsumsi bawang putih dapat mengurangi keparahan gejala dan durasi sakit pada beberapa kasus.
Mitos:
❌ Bawang putih tidak mampu menyembuhkan flu dan pilek secara pasti seperti obat medis. Bukti klinis masih belum kuat.
❌ Air rebusan bawang putih bukan obat ajaib yang bisa menggantikan tindakan medis atau vaksin flu.
Cara Mengonsumsi Bawang Putih yang Tepat
Jika ingin memanfaatkan bawang putih untuk kesehatan saat flu atau pilek, Anda bisa mempertimbangkan:
✅ Menambahkan bawang putih dalam masakan harian.
✅ Mengonsumsi bawang putih mentah (misalnya dicincang dan dicampur salad).
✅ Menggunakan suplemen bawang putih yang diformulasikan dengan benar, tetapi konsultasikan dulu dengan dokter — terutama jika sedang minum obat lain seperti pengencer darah.
Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan
⚠ Beberapa efek samping bawang putih meliputi bau mulut/badan, iritasi lambung, atau kemungkinan interaksi obat (misalnya antikoagulan).
⚠ Jangan mengikuti tren berbahaya seperti memasukkan bawang putih ke hidung — ini justru dapat mengiritasi jaringan dan memperburuk gejala.
Baca juga; Erika Carlina Hamil 9 Bulan, Siapa Ayahnya?
Bawang putih memiliki potensi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan mungkin membantu mengurangi keparahan gejala flu dan pilek, tetapi belum terbukti secara ilmiah sebagai obat utama. Cara terbaik adalah memasukkannya sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai pengganti perawatan medis.












Pingback: Mengapa Ramalan Tarot Populer di Kalangan Gen Z? - Aopok
Pingback: Strategi Komunikasi Publik yang Humanis - Aopok