ALLAH
butuhnya kepada penjagaan dari-Nya. Kenapa ?, karena ketika Allah Ta’ala telah
memberikan penjagaan maka tak ada yang akan bisa mencelakakannya. Dengan
demikian akan diraih kebaikan dan keselamatan di dunia dan di akhrat.
hadits yang cukup panjang yaitu hadits
dari Ibnu Abbas, disebutkan satu perintah singkat tapi padat makna dari
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam, yaitu :
اللَّهَ يَحْفَظْكَ، ….
Imam Ahmad dan at Tirmidzi).
mendapatkan penjagaan Allah Ta’ala yaitu
: JAGALAH ALLAH.
hadits ini. Perkara ini antara lain dijelaskan oleh Syaikh Abdul Muhsin al
‘Abbad al Badr, yaitu :
menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
dari-Nya)
Dia syariatkan. Bukan dengan hawa nafsu maupun bid’ah (dengan mengada ada).
ALLAH AKAN MENJAGAMU) yaitu dalam perkara AGAMA DAN DUNIA sebagai balasan
yang sesuai. Jadi, maknanya adalah bahwa balasan itu sesuai dengan jenis amal.
AMALNYA ADALAH PENJAGAAN MAKA BALASANNYA PUN PENJAGAAN. (Syarh Arba’in an
Nawawiyah)
al Hambali berkata : Jagalah Allah yakni jagalah batas batas hukum (yang
ditetapkan-Nya), hak hak-Nya, perintah perintah dan larangan larangan-Nya.
bahwa maknanya adalah : (1) Apabila berupa perintah perintah maka
dengan melaksanakannya. (2) Apabila berupa larangan larangan maka dengan
menjauhinya. (3) Apabila berupa batasan batasan hukum, maka dengan tidak
melewati apa yang diperintahkan dan dizinkan-Nya hingga batas apa yang Dia
larang.
berada dalam kebaikan DAN DALAM PENJAGAAN ALLAH TA’ALA dengan mengamalkan pesan
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam
dalam sabda beliau yaitu ketika keluar
rumah hendaklah membaca :
لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
wala quwwata illa billah (Dengan nama Allah aku berserah diri kepada-Nya, dan
tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya) maka Malaikat
akan berkata kepadanya, (Sungguh) engkau telah diberi petunjuk (oleh
Allah), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) DAN DIJAGA (dari semua keburukan)
sehingga syaithan pun tidak bisa mendekatinya.
: Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan) seorang yang telah diberi
petunjuk, dicukupkan DAN DIJAGA (oleh Allah). H.R at
Tirmidzi dan Abu Daud, dishahihkan oleh Syaikh al Albani
Wallahu A’lam. (1.914)







































