KIRI
orang di zaman ini ada yang tak peduli makan dan minum dengan TANGAN KANAN ATAU
PUN TANGAN KIRI.Ā Ā Kita lihat contoh yang
sederhana.Ā Ketika sebagian orang makan
gorengan seperti tahu isi, biasanya menggunakan tangan kanan tetapi ketika
memakan cabe rawitnya mereka menggunakan tangan kiri. Contoh lain, ketika
seseorang minum air mineral dengan kemasan botol, biasanya botol dipegang
dengan tangan kiri dan tutup botolnya dibuka dengan tangan tangan. Lalu
langsung minum dengan tangan kiri.Ā Ā Ā
bahwa makan dengan tangan kiri berarti menyelisihi apa yang diajarkan
Rasulullah dan mengikuti cara makan dan minum syaithan. Hal iniĀ sebagaimana disebut dalam sabda beliau berdasarkan
hadits Ibnu Umar radhiallahuāanhuma :
ŲØŁŁ ŁŁŁŁŁ . ŁŲ„Ų°Ų§ Ų“Ų±ŁŲØŁ ŁŁŁŲ“Ų±ŲØŁ ŲØŁŁ ŁŁŁŁŁ . ŁŲ„ŁŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŁŲ·Ų§ŁŁ ŁŲ£ŁŁŁ ŲØŲ“Ł Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŲ“Ų±ŲØŁ
ŲØŲ“Ł Ų§ŁŁŁŁ
maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan
kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya. (H.R Imam Muslim)
makan dan minum dengan tangan kiri bukanlah perkara kecil sebagaimana dugaan
sebagian orang.Ā Sebuah haditsĀ yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menjelaskan
tentang bagaimana seseorang yang mendapat hukuman dari Allah Taāala tersebab
kesombongannya Menolak makan dengan tangan kiri. Dia tidak mau mengikuti apa
yang diajarkan Rasulullah yaitu makan dengan tangan kanan.
shallallahu āalaihi wa sallam dengan tangan kirinya. Lalu Rasulullah
shallallahu āalaihi wasallam bersabda : Makanlah dengan tangan kananmu !.
Dia malah menjawab :Ā Aku tidak bisa.
Beliau bersabda :Ā āBenarkah kamu
tidak bisa ?. (Dia menolaknya karena sombong). Setelah itu tangannya tidak bisa
sampai ke mulutnyaā (H.R Imam
Muslim)
di atas menunjukkan haramnya makan dengan tangan kiri. Syaikh āAbdurrahman bin
Nashir As Saādi rahimahullah berkata : Seandainya hukum makan dengan tangan
kanan tidaklah wajib, lantas mengapa yang melanggar demikian didoakan keburukan
?!. Doa dari Nabi shallallahu āalaihi
wa sallam dalam hadits di atas adalah hukuman. Hukuman seperti ini
tidaklah dikenakan kecuali pada perkara yang haram. (Syarah āUmdatil Ahkam)
Abdul Aziz as Sayyid Nada, berkata bahwa berdasarkan hadits yang shahih maka
makan dengan tangan kanan adalah wajib. Bahkan untuk orang yang kidal sekalipun
dia wajib makan dengan tangan kanannya. (Kitab Ensiklopedi Adab Islam, jilid 1)Ā
Muhammad bin Shalih al Utsaimin pernah ditanya tentang hukum makan dengan
tangan kiri. Alhamdulillah beliau menjelaskan : Makan (dan minum)Ā dengan tangan kiri karena ada udzur tidak
mengapa.
tangan kiri) adalah haram karena Nabi Salallahu āalaihi Wasallam telah
melarangnya, beliau bersabda :Ā āInnasy
syaithaana yaākulu bisyimalihi wa yasyrabu bisyimalihi.ā Ā Ā (H.R Imam Muslim).
Taāala berfirman :
Ų£ŁŁŁŁŁŁŲ§ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁŁŁ Ų¢Ł ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŲ§ ŲŖŁŲŖŁŁŲØŁŲ¹ŁŁŲ§ Ų®ŁŲ·ŁŁŁŲ§ŲŖŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŁŁŲ·ŁŲ§ŁŁ Ū ŁŁŁ ŁŁŁ
ŁŁŲŖŁŁŲØŁŲ¹Ł Ų®ŁŲ·ŁŁŁŲ§ŲŖŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŁŁŲ·ŁŲ§ŁŁ ŁŁŲ„ŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŁ ŁŲ±Ł ŲØŁŲ§ŁŁŁŁŲŁŲ“ŁŲ§Ų”Ł
ŁŁŲ§ŁŁŁ ŁŁŁŁŁŲ±Ł
Ū
Janganlah kamu mengikuti langkah langkah syaithan. Barangsiapa yang mengikuti
langkah langkah syaithan maka sesungguhnya syaithan itu menyuruh (kamu)
mengerjakan perbuatan yang keji dan Ā Ā mungkarā¦(Q.S an Nuur 21).Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā
Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā
Tergambar bagimu bahwa masalah ini
bukanlah permasalahan yang ringan. Jika engkau makan dengan tangan kiri maka
syaithan akan senang karena engkau telah sepakat dengannya. Dan engkau
menyelisihi siapa ?. Engkau telah menyelisihi Rasulullah salallahu āalaihi
wasallam dalam hal sabda dan perbuatan beliau sehinggaĀ masalah ini bukan masalah sepele.Ā
Ā Ā
wajib bagi penuntut ilmu untuk mengingatkan kaum awam dalam hal ini.Ā Selama diketahui bahwa hal itu adalah haram
maka tidak boleh dilakukan melainkan jika kondisi darurat.Ā (Al Fatawa al Muhimmah).
hendaklah berhati hati dan menjaga diri untuk selalu makan dan minum dengan
tangan kanan. Sungguh jika makan dan minum dengan tangan kanan, paling tidak
ada dua keutamaan yaitu : Mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasulullah
Salallahu āalaihi Wasallam. (2) Menyelisihi syaithan yaitu musuh bagi orang
orang beriman.Ā
semua. Wallahu Aālam. (1.621).





























