Dan, harapan itu semakin mendekati kenyataan. Pasalnya para imuwan menemukan fakta baru bahwa cacing tanah dapat berkembang biak di tanah Mars.
Dilansir dari Kompas, para peneliti NASA menggunakan simulasi tanah Mars untuk mengembangkan cacing tanah. Ditambahkan tanaman rucola (dikenal sebagai roket atau arugula), pupuk kandang, dan cacing tanah pada simulasi tanah Mars.

Yang luar biasa, tidak hanya bisa hidup layaknya di tanah Bumi, cacing tanah itu ternyata juga dapat berkembang biak. Cacing tanah menghasilakan keturunan pertama mereka.
Para peneliti melihat bahwa cacing tanah berkembang secara aktif di tanah simulasi Mars. Dan, pupuk kandang dipercaya dapat merangsang pertumbuhan cacing tersebut.
Tanah simulasi Mars menjadi salah satu alat yang sangat penting untuk meneliti misi Mars. Penelitian tersebut telah dikembangkan NASA berdasarkan data yang diperoleh dari pesawat yang mengorbit di Mars.









