dua prinsip utama dalam beribadah, yang wajib dipegang oleh
setiap muslim yaitu :
saja. Allah berfirman : “Waqadha rabbuka allaa ta’budhu illaa iyyahu. Dan
Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. (Q.S al
Isra’ 23).
liya’budullaha mukhlishiina lahuddiin. Padahal mereka hanya diperintah
untuk menyembah Allah dengan ikhlas mantaatiNya semata mata karena
(menjalankan) agama. (Q.S al Baiyinah 5).
Allah syari’atkan di dalam kitab-Nya dan yang telah disyari’atkan dalam Sunnah
Rasul-Nya. Allah berfirman : “Wamaa aataakumur rasuulu fakhudzuuhu wamaa
nahaakum ‘anhu fantahuu, wattaqullaaha, innallaaha syadiidul ‘iqaab. Dan
apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya
bagimu maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
amat keras hukumanNya. (Q.S al Hasyr 7).
laisa minhu fahuwa raddun.” Barang siapa yang mengada ada dalam urusan
(agama) kami ini, sesuatu yang bukan bagian darinya, maka amalannya tertolak.
(H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
berkaitan dengan penyelisihan terhadap sunnah atau petunjuk Rasulullah,
dikeluarkan antara lain oleh Ad Darimi, al Baihaqi dan di shahihkan oleh Syaikh
al Albani, yaitu :
menunaikan shalat sunat fajr lebih dari dua raka’at. Ia memanjangkan rukuk dan
sujudnya. Maka Sa’id bin Musayyib pun melarangnya. Orang itu bertanya : Wahai
Abu Muhammad, apakah Allah akan menyiksaku dengan sebab aku shalat. Beliau
menjawab : Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena engkau menyelisihi Sunnah.
terhadap atsar ini dalam kitab Irwa’ul Ghalil. : Ini adalah jawaban Sa’id bin
Musayyib yang sangat indah. Dan merupakan bantahan terhadap orang orang yang
menganggap baik sesuatu yang diada akan dengan alasan dzikir dan shalat.
Kemudian menuduh ahlus sunnah mengingkari dzikir dan shalat. Padahal sebenarnya
yang mereka ingkari adalah penyelisihan terhadap tuntunan Rasulullah dalam
dzikir, shalat dan yang lainnya.
sehingga amal ibadah kita betul betul memenuhi syarat yaitu: Ikhlas
karena Allah dan ittiba’ yaitu tidak menyelisihi apa
yang di ajarkan oleh Rasulullah Sallahu ‘alaihi wasallam.




































