
Sambil membawa sebuah sapu saya pun sibuk memukul-mukulkan benda tersebut diseputar area rak piring, namun hasilnya nihil. Terus terang jika si tikus muncul pun saya tidak akan berani menghadapinya, saya terlalu pengecut untuk berhadapan dengan tikus atau cicak. Apesnya tikus dengan telinga bulat lebar dan ekor panjang seperti ini terkenal betah berdiam diri dipersembunyiannya, bahkan ketika digebah dengan suara heboh sekalipun. Akhirnya saya menjadi capek sendiri dan untuk sementara si tikus saya berikan kesempatan hidup beberapa hari lagi sebelum final eksekusi dilancarkan. ^_^

Klik untuk baca selanjutnya…














