Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Perang Dunia Ke 3 Sudah Mulai dan Sedang Terjadi

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (93):Bahasa Komering;Hulu Sungai Komering di Danau Ranau di Batas Lampung, Muara di Sungai Musi Palembang

Tempo Doelo by Tempo Doelo
22 Oktober 2023
Reading Time: 11 mins read
Donasi
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Suku
Kumoring atau Komering adalah salah satu suku bangsa pribumi Sumatera Selatan
yang mendiami sepanjang aliran sungai Komering. Suku Komering banyak dijumpai
di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Komering Ulu
Selatan. Suku Komering merupakan salah satu suku terbesar di Sumatera Selatan,
dimana suku ini merupakan salah satu rumpun suku Lampung yang sangat berbeda
dengan suku-suku di Sumatera Selatan pada umumnya yang kebanyakan rumpun suku
Melayu. Suku Komering berasal dari Kepaksian Sekala Brak kuno yang telah lama
bermigrasi ke dataran Sumatera Selatan pada sekitar sebelum abad ke-7 dan telah
menjadi beberapa kebuayan atau marga.


Bahasa
Komering adalah sebuah bahasa yang dituturkan oleh Suku Komering. Beberapa
linguis menyatakan bahwa bahasa Komering merupakan dialek dari bahasa Lampung. Sebagian
besar linguis menggolongkan bahasa Komering dan bahasa Lampung ke dalam rumpun
yang sama, yaitu kelompok keluarga dari Rumpun Bahasa Lampung atau Lampungik.
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Komering? Seperti
disebut di atas bahasa Komering dituturkan oleh orang Komering. Sungai
Komering, berhulu di danau Ranau batas Lampung, bermuara di sungai Musi,
Palembang. Sepanjang apakah sungai Komering masa ini dan seberapa panjang masa
lampau di zaman kuno. Sungai Komering sejajar garis pantai di timur. Mengapa? Lalu
bagaimana sejarah bahasa Komering? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa Komering; Sungai Komering, Berhulu di Danau
Ranau Batas Lampung, Muara di Sungai Musi Palembang

Bahasa Komering, orang Komering, sungai Komering dan
kabupaten Komering (Ulu dan Ilir). Sebelum mengenal sejarah bahasa Komering,
ada baiknya memahami terlebih dahulu wilayah Komering di daerah aliran sungai
Komering. Untuk menjadi penanda navigasi sungai Komering adalah sungai yang
berhulu di danau Ranau di pegunungan dan bermuara di sungai Musi di Palembang.


Tiga sungai besar di wilayah Sumatra bagian selatan adalah sungai Musi,
sungai Ogan dan sungai Komering. Ketiga sungai ini bertemu di wilayah kota
Palembang. Sungai-sungai ini di daerah hilir mengikuti garis (pembentukan) pantai.
Tiga sungai di daerah hulu memiliki arah yang sama (mengikuti posisi tegak
lurus pegunungan Bukit Barisan). Lantas mengapa berbelok di daerah hilir? Tiga
sungai di daerah hilir samma-sama mengikuti garis pantai. Bagaimana dengan
sungai Mesuji dan sungai Tulang Bawang? Satu yang membedakan diantara tiga
sungai tersebut, sungai Komering berhulu di suatu danau pegunungan (danau
Ranau). Dalam konteks inilah kita membicarakan sejarah bahasa Komering.

Secara geografis kelompok-kelompok populasi di
wilayah (residentie) Palembang berada di antara daerah aliran sungai Musi di
utara dan daerah aliran sungai Ogan di selatan. Sementara daerah aliran sungai
Komering yang berhulu di danau Ranau dan bermuara di Palembang (sungai Musi)
seakan memisahkan kelompok-kelompok populasi di wilayah Palembang dengan
kelompok-kelompok populasi di wilayah (residentie) Lampoeng.


Ada sejumlah sungai yang dapat dikatakan berada di sisi dataran rendah kea
rah pantai dari sungai Komering. Dua sungai terbesar adalah sungai Mesuji di
utara dan sungai Tulang Bawang di selatan. Diantara dua sungai ini membertuk
wilayah basah/berawa dimana terbentuk kelompok populasi Tulang Bawang atau
Menggala. Sudah barang tentu secara geografis cukup dekat berinteraksi antara
kelompok populasi Tulang Bawang dengan kelompok populasi Komering. Mengapa?

Seperti disebut di atas sungai Komering begitu
panjang, lantas apakah kelompok populasi Komering terdapat di daerah aliran
sungai Komering dari danau Ranau hingga kota Palembang? Sebagaimana dikutip di
atas, Suku Kumoring atau Komering mendiami sepanjang aliran sungai Komering.
Suku Komering banyak dijumpai di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Suku
Komering merupakan salah satu suku rumpun suku Lampung yang sangat berbeda
dengan suku-suku di Sumatera Selatan pada umumnya yang kebanyakan rumpun suku
Melayu. Suku Komering berasal dari Kepaksian Sekala Brak kuno yang telah lama
bermigrasi ke dataran Sumatera Selatan pada sekitar sebelum abad ke-7 dan telah
menjadi beberapa ke’buay’an atau marga.

Sungai Komering sudah diketahui sejak lama keberadaannya. Suatu sungai
yang berhulu di danau Ranau, dan sungai yang bermuara di kota Palembang di
sungai Musi dikenal sebagai sungai Komering. Namun pemahaman sungai Komering
antara kelompok populasi di hulu dan di hilir berbeda. Sungai Komering di
bagian tengah tidak dikenal kedua kelompok populasi. Mengapa? Besar dugaan
sungai Komering di masa lampau ke arah hilir dari waktu ke waktu semakin
memanjang hingga ke kota Palembang. Dua dusun yang berada di daerah aliran
sungai Komering adalah dusun Pedamaran, dusun terjauh dari Palembang dan dusun
Boemiagoeng, dusun terjauh dari Martapura dan juga dari Tulang Bawang. Baru
pada pertengahan abad ke-18 seorang pangeran dari Komering mampu melintatasi
wilayah yang tidak dikenal tersebut dengan menyusuri sungai Komering dari Boemiagoeng
ke Padamaran. Wilayah diantara dua dusun ini terdapat kawasan berawa yang
sangat luas dan sulit dinavigasi. Lantas mengapa daerah Boemiagoeng dan
Padamaran berawa?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Sungai Komering, Berhulu di Danau Ranau Batas Lampung,
Muara di Sungai Musi Palembang: Palembanhg vs Lampung

Sejak kapan nama Komering dikenal? Sudah barang tentu
nama Komering sudah dikenal sejak lama sebagai nama sungai yang dijadikan
sebagai nama wilayah. Pasca kesultanan Palembang dilikuidasi 1826, diangkat
sejumlah pemimpin local antara lain di district Komering Ilir (lihat Almanak 1833).
Pemerintah local yang diangkat tersebut berada di wilayah Komering bagian hilir
(dekat kota Palembang).


Nama Komering Oeloe sebagai suatu district sudah
disebut tahun 1843 (lihat Tijdschrift voor Neerland’s Indie. 1843). Pada tahun
1849 di wilayah hulu (daerah aliran sungai Komering) terjadi pemberontakan di district
Komering Oeloe (lihat Nieuwe Rotterdamsche courant: staats-, handels-, nieuws-
en advertentieblad, 21-01-1850). Nama Komerin Oeloe sebagai suatu district juga
ditulis dengan Koemering Hoeloe (lihat Javasche courant, 27-04-1850). Disebutkan
diterima kabar di Palembang bahwa Pangeran Djiinat, pemimpin pemberontakan marga
Adjie, district Koemering Hoeloe (residentie Palembang), telah menyerah.
Pejabat pribumi yang menjadi panitia, Kranga Soela Nandita Adriet, yang antara
lain diterima pesannya oleh Resident Palembang, telah tiba di Moeara Doea pada
tanggal 31 Maret bersama Pangeran Djimat. Dari Martapoera dapat ditempuh ke
Moera Doea melalui sungai sekitar satu hari (lihat Nieuwe Rotterdamsche courant:
staats-, handels-, nieuws- en advertentieblad, 02-11-1849).

Pasca pemberontakan di wilayah hulu Komering, pada
tahun1852 Residentie Palembang dibagi ke dalam empat afdeeling. Afdeeling
pertama terdiri dari (a) Kota Pelembang; (b) Hiran en Banjoeasing, (c) Komering
Ilir. (d) Ogan Ilir, (e) Moesi Ilir, (f) Lematang Ilir; Afdeeling kedua
(Afdeeling Tebing Tinggi) terdiri dari Tebing Tinggi, Ampat Lawang. Lematang
Oeloe, Moesi Oeloe dan Kikim ditambah dua landschap Redjang dan Pasoemah;
Afdeeling ketiga (Afdeeling Ogan Oeloe, Koemering Oeloe en Enim) terdiri dari
Ogan Oeloe, Komering Oeloe dan Enim ditambah tiga landschap Semendo, Kisam dan
Makakan; Afdeeling keempat adalah wilayah aliran sungai Rawas.


Kota utama di wilayah district Komering Oeloe adalah Moeara Doea, suatu
kampong besar yang dilalui sungai Martapura yang berhulu di danau Ranau. Wilayah
ini dijadikan pemerintah sebagai pusat pemerintahan local. Mengapa? Sebab saat
itu militer Pemerintah Hindia Belanda untuk mencapai district Komering Oeloe
diakses dari pantai barat Sumatra (Kroei). Pemukiman besar lainnya adalah Batoeradja.
Pasca pemberontakan tersebut detasement militer ditempatkan di Moera Doea dan
di Batoeradja. Pasukan militer di Batoeradja ini dihubungkan dengan garis
pergerakan militer di Lahat dan Tebingtinggi.

Hingga tahun 1852 jalan darat yang dibangun dari
Palembang (Lorok) ke Lahat dan terus ke Tebingtinggi. Seperti kita lihat nanti,
rute jalan baru dirintis yang menghubungkan Tebingtinggi di utara melelaui
Lahat terus ke Batoeradja. Sesuai reorganisasi pemerintahan di residentie
Palembang district-district hulu disatukan menjadi satu afdeeling (afdeeling
ketiga). Afdeeling ketiga ini disebut Afdeeling Ogan Oeloe, Koemering Oeloe en
Enim yang terdiri dari Ogan Oeloe, Komering Oeloe dan Enim ditambah tiga
landschap Semendo, Kisam dan Makakan. Ibu kota afdeeling ditetapkan di
Batoeradja.


Sejak adanya pemberontakan nama district Komering
Oeloe mulai dikenal. Selama ini yang dikenal hanya district Komering Ilir. Ini
berarti seluruh daerah aliran sungai Komering mulai dari Palembang (sungai
Musi) hingga hulunya di danau Ranau sudah dijadikan dua wilayah district (Ilir
dan Oeloe). Oleh karena nama afdeeling di hulu diberi nama Afdeeling Ogan
Oeloe, Koemering Oeloe en Enim maka dua daerah aliran sungai di hulu ini
disatukan (hulu sungai Ogan dan hulu sungai Komering). Ibu kota afdeeling ditetapkan
di Batoeradja (daerah aliran sungai Ogan). Nama Moeara Doea (daerah aliran
sungai Komering) hanya dijadikan (tetap) sebagai ibu kota district (onderafdeeling)
Komering Oeloe (untuk onderafdeeling Ogan Oeloe en Kikim ibu kota di
Batoeradja). Di dua kota tersebut ditempatkan masing-masing pejabat setingkat
Controleur. Bagaimana dengan kota Martapoera di daerah aliran sungai Komering?
Kita lihat nanti (pada masa ini ibu kota kabupaten Ogan Kmering Ulu Timur).

Bagaimana dengan bahasa Komering? Tentu saja sudah ada
yang menginformasikan. Yang jelas orang Komering di daerah hulu (pedalaman)
bertetangga dengan orangh Ogan dan orang Kisam. Wilayah pedalaman ini semasa
Inggris (di Bengkoeloe) orang Eropa yang berkunjung ke pedalaman baru sampau di
Pasemah (dari Manna). Lalu pada tahun 1846 Zollinger melakukan kunjungan ke
wilayah Lampong (di Terbanggi). Zollinger sudah menyebut kelompok populasi
Komering.


Tijdschrift voor Neerland’s Indie, 1846: ‘…Karakter orang Komering
khususnya Komering Oeloe lebih mandiri; bahasa mereka khas, aksara mereka
sangat mirip huruf dan bunyinya dengan aksara masyarakat Batak, kepercayaan mereka
umumnya paganisme; para penyembah patung, mereka sangat percaya pada
perpindahan jiwa setelah kematian. Orang-orang ini pada dasarnya pemberani.
Jarang sekali salah satu anak atau bahkan keluarga mereka diserang oleh orang
jahat, mereka tahu bagaimana mempertahankan nyawa dan harta bendanya dengan
gagah berani. Orang Komering pada dasarnya lebih rajin; dari wilayah inilah
sebagian besar lada dipasarkan. Mereka menjunjung tinggi adat istiadat lama
mereka, djoedjoer dijunjung tinggi…’.

Seperti disebut di atas, bahasa Komering disebut khas,
artinya bahasa mereka dapat dibedakan dengan kelompok populasi lainnya (Ogan
dan Aboeng). Satu hal yang juga penting bahwa orang Komering memiliki aksara sendiri,
suatu aksara yang sangat mirip huruf dan bunyinya dengan aksara Batak. Disebutkan
lebih lanjut wilayah orang Komering disebut district Komering Ranauw
penduduknya sedikit sekitar
3.000 jiwa, yang membentang di sekitar kampong besar (Moeara Doewa) sebanyak sebelas
kampung hingga ke danau Ranauw yang indah.

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999).
Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar
rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog
hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang
tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11 Juli 2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10 Juli 2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

9 Juli 2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

8 Juli 2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

7 Juli 2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

6 Juli 2024
Next Post

Sejarah Bahasa (94): Bahasa Menggala di Tulang Bawang di Timur Laut Lampung; Sungai Mesuji dan Sungai Tulang Bawang

Saluran Air Romawi Dari Abad 19 SM Ini Tersembunyi di Department Store Italia

Zikir Perlindungan dari Kejelekan dari Segala Arah

Iklan

Recommended Stories

Download Beberapa Kitab Bermanfaat (B. Arab)

11 Februari 2013

Usaha Kreatif : Jualan Ayam Goreng Kentucky Di Pinggir Jalan & Di Depan Toko

7 Januari 2017

Resep Ayam Bakar Madu Tabur Wijen

6 Agustus 2016

Popular Stories

  • The Uncut

    Sejarah Bahasa (227): Bahasa Boano Pulau Boano di Kepulauan Maluku; Bahasa Boano dan Orang Boano di Pantai Barat Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • How to Instantly Get Updated & Get Inspired: My 10 Favorite TED Talks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral “Cukur Kumis” Ramai Dicari Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

7 Maret 2026
Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

7 Maret 2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Entertainment
      • Lifestyle
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?