Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Menerawang Padang Tempo Dulu dari Janjang 500 Batang Arau

Explore by Explore
22.01.2021
Reading Time: 6 mins read
0
Menerawang Padang Tempo Dulu dari Janjang 500 Batang Arau
ADVERTISEMENT
Janjang 500 Padang

Apenberg atau Bukit Monyet yang menghadap langsung ke Kota Tua Padang itu menyajikan panorama cityscape yang memikat.  kesohornya sudah sejak zaman kolonial. Dalam catatan lama orang Belanda, Apenberg ini masuk salah satu tujuan destinasi wisata bila para bangsawan dan pedagang asing itu datang ke West Sumatra Weskust’s.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Ditarik lagi ke zaman sekarang, Apenherg ini merupakan kawasan Bukit Gado-Gado, di sana masuk juga Objek Wisata Gunuang Padang. Namun, ada satu tempat asik yang bisa ditelusuri untuk bernostagia menerawang suasana Padang tempo dulu. Ialah Janjang 500. 
Janjang ini berada di Jalan Kampung Batu Kelurahan Batang Arau dan Keluarahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat. Akses yang paling mudah dari kota lewat Kampung Batu ini dekat dengan pusat kota.
Tidak ada papan informasi soal keberadaan Janjang 500 ini. Dulu pernah terpasang spantuk di pintu jalan masuknya tapi sekarang sudah tidak ada lagi.
Janjang 500 Padang

Bagi masyarakat sekitar keberadaan Janjang 500 ini sebagai jalan utama untuk menuju dan keluar dari hunian mereka masing-masing. Memang nama janjang 500 ini tidak begitu familiar seperti Janjang Koto Gadang, Janjang Seribu atau Janjang Sejuta. Namun, sebagian masyarakat yang hobi tracking dan jogging pasti mengenal tempat ini.
Sesuai namanya, janjang dalam bahasa Minangkabau ini memiliki makna tangga. Untuk angkanya diperkirakan berasal dari jumlah anak tangganya yang mencapai 500. Anak tangganya dimulai dari pemukiman hingga masuk ke dalam ladang masyarakat di atas bukit.
Tinggal Berdampingan dengan Kuburan

Janjang 500 Padang

Langkah pertama langsung menanjak, namanya juga mendaki perbukitan. Rumah penduduk cukup rapat di sisi kiri dan kanannya. Akses jalannya sebagian sudah ada yang dibeton mulus sebagian lagi sisa-sisa zaman dulu dengan lebarnya tidak lebih dari 1 m.
Sesekali akan berjumpa dengan masyarakat yang hendak naik atau turun. Dengan napas yang cukup sesak sambil tersenyum dan menyapa masyarakat yang dijumpai. Bagi yang jarang olahraga akan terasa berat haha
Janjang 500 Padang
Janjang 500 Padang


Masyarakat di sini mah sudah terbiasa dan menjadi makanan sehari-hari harus melewati rute seperti ini. Bahkan tinggal di lereng bukit ini tidak ada pilihan juga. Jadi membangun rumah harus menyesuaikan dengan kontur tanahnya.
Menariknya, sebagaian masyarakat yang di tinggal di lereng bukit ini membangun rumah berdampingan dengan kuburan, ada juga menyatu pondasinya dengan kuburan.
Janjang 500 Padang
Bukit ini juga ada yang beri nama Bukit Sentiong. Saya pun tidak tahu pasti asal muasalnya tumbuhnya pemukiman di lereng bukit ini. Pastinya semenjak dipindahkannya makam etnis Tionghoa ini dari Bukit Gado Gado ke pemakaman khusus di Bungus Teluk Kabung.
Kabar ceritanya sejak tahun 2000-an. Ada rencana pembangunan hotel mewah di bukit bekas pemakaman ini. Namun, rencana tersebut gagal dan terkubur bersama kisahnya. Padahal makam yang ada di bukit ini sudah berusia ratusan tahun.
Menerawang Padang Tempo Dulu dari Janjang 500.

ADVERTISEMENT

Janjang 500 Padang


Satu per satu anak tangga ini dilewati. Sesekali saya melihat pemandangan kota meski jaraknya belum tinggi cukup memukan juga. 

Padang, kota yang menyimpan banyak kisah dan tempat-tempat menarik yang asik untuk ditelusuri. Kawasan Apenberg menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Padang dari masa ke masa. Mulai dari segi kebencanaan, pertempuran heroik, penjarahan bajak laut hingga beragam rupa perubahan wajah Kota Tua Padang.
Janjang 500 Padang
Janjang 500 Padang
Dari titik view tertentu di Janjang 500 ini dapat melihat secara puas sisi Kota Tua Padang yang dihiasi  oleh bangunan tua, Gunuang Padang hingga lautan yang membentang luas. Berburu momen matahari terbenam dari Janjang 500 ini bisa jadi pilihan juga. Epic banget kayaknya.
Ada beberapa foto jadul yang melukiskan landskap Kota Tua Padang dan berterbaran di dunia maya.  Foto tersebut bersumber dari koleksi situs arsip Belanda. Sedangkan untuk lokasi foto tersebut sudah terjawab ketika Komunitas Padang Heritage mengungguah postingan di akun Instagram-nya (@padangheritage).
Janjang 500 Padang
Landskap Kota Tua Padang sekitar 1900-1940 (sumber: Tropem Museum)
Janjang 500 Padang
kolase perbandingan foto jadul KILTV landskap Kota Tua Padang dengan kondisi terkini
Saya pun mencoba mengabadikan gambar dengan membandingkannya menggunakan foto jadul tersebut. Hasilnya tidak jauh beda meski posisi persi pengambilan gambarnya tidak sama.
Di titik Janjang 500 ini bisa membandingkannya. Namanya juga mencoba menerawang. Bisa jadi jalur dari Janjang 500 ini menjadi lokasi spot fotogenik oleh fotografer Pemerintah Kolonial Hindia Belanda untuk menangkap landskap Kota Padang dari ketinggian.

Batang Arau, Treasure of Padang.

Janjang 500 Padang
Tempo dulunya, Kawasan Batang Arau merupakan pusat perniagaan di pesisir pantai barat Sumatra. Terdapat Loji, gedung perkantoran, bank, pasar, hingga pelabuhan Muaro.
Landskap Kota Tua Padang secara kasat mata tidak ada perubahan. Silih bergantinya waktu, Batang Arau yang dulunya sebagai pelabuhan dan pusut perdagangan menjadi tempat bersejarah di Kota Padang. Tempat ini menjadi destinasi wisata favorit yang banyak dikunjungi wisatawan di Kota Padang setelah Pantai Padang.
Janjang 500 PadangJanjang 500 Padang
Kawasan ini perlahan dan pasti terus dipercantik seperti hadirnya pedestrian di sepanjang tepian Batang Arau baik di jalan Batang Arau atau jalan lingkar Nipah – Pantai Air Manih via Gunuang Padang.
Hadanya Janjang 500 ini juga melengkapi keunikan Batang Arau yang masuk didalamnya Kota Tua Padang, Gunuang Padang plus Bukit Gado-Gado yang terintergrasi dalam Kawasan Wisata Terpadu Gunuang Padang. Itulah Batang Arau, Treasure of Padang.
Tidak salah jika Janjang 500 Batang Arau ini menjadi aset yang berharga di Kota Padang.
———————————————————————————————————————————————————
©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih. 
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Sejarah Banten (30): Societeit Soekaramee di Serang Sejak 1913; Indische Vereeniging 1908 dan Hussein Djajadiningrat di Belanda

Sejarah Banten (31): Sejarah Sepak Bola di Banten, Sejak Kapan Dipertandingkan dan Dimana Bermula? Lapangan di Kota Serang

Iklan

Recommended Stories

Resep Thin Crust Pizza Oven Tangkring Mudah dan Enak

10.03.2024
Jembatan Talang, Tempat Wisata Alami dan Tersembunyi di Jogja

Kapan Shalat Dhuha ?

14.08.2015

10 Kiat Agar Situs Usaha Lebih Mudah Diingat

05.08.2011

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?