Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : KULARI KE PANTAI

Ulasan by Ulasan
08.07.2018
Reading Time: 5 mins read
0
10 Pembatal Keislaman yang Muslim Wajib Ketahui
ADVERTISEMENT

“Kadang-kadang kalau kita lagi takut, kita tidak berpikir jernih.” 

Kapan terakhir kali kamu menonton film keluarga buatan sineas dalam negeri yang bagus di layar lebar? Bagi saya sih tahun lalu saat Naura dan Genk Juara (Eugene Panji, 2017) dirilis. Tapi jika diminta merunut lebih jauh ke belakang, maka ingatan ini mendarat pada tahun 2011 (atau 7 tahun silam!) tatkala terdapat sederet film anak yang layak simak seperti Rumah Tanpa Jendela, Lima Elang, serta Garuda di Dadaku 2. Pilihannya cukup beragam, tak seperti beberapa tahun terakhir yang sudah bisa dikategorikan sebagai musim paceklik. Ketimbang memproduksi film anak, rumah produksi lebih asyik menggarap film remaja yang secara tema pun seragam. Sedih sekali hati Abang! Berkaca pada fenomena memilukan ini dan menyadari krucil-krucil di rumah juga butuh tontonan hiburan di bioskop, Miles Films merasa memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan sebuah sajian yang bisa diakses oleh seluruh anggota keluarga. Terlebih, mereka adalah penghasil dua film keluarga fenomenal, Petualangan Sherina (2000) dan Laskar Pelangi (2008), yang sanggup mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong memenuhi bioskop. Oleh karena itu, duo maut Mira Lesmana dan Riri Riza pun memutuskan untuk menunda sejenak proyek akbar mereka (baca: biopik Chairil Anwar) demi sesuatu yang urgensinya lebih nyata yakni mengkreasi sebuah film keluarga bertajuk Kulari ke Pantai. 

RELATED POSTS

REVIEW : SABRINA

REVIEW : SKYSCRAPER

REVIEW : BODYGUARD UGAL-UGALAN

Karakter sentral dalam Kulari ke Pantai adalah dua saudara sepupu dengan karakteristik serta latar belakang berbeda, Sam (Maisha Kanna) si anak pantai asal Nusa Tenggara Timur yang berusia 10 tahun dan Happy (Lil’li Latisha) si anak gaul Jakarta yang berusia 12 tahun. Meski dari dunia yang berbeda, Sam terbilang sangat akrab dengan sepupunya tersebut. Itulah mengapa saat diajak sang ibu, Uci (Marsha Timothy), untuk menghadiri pesta ulang tahun sang nenek, Sam girang bukan main karena hendak bertemu Happy. Sayangnya, reaksi berbeda justru diberikan oleh Happy yang menganggap Sam tidak lebih dari anak kampung. Pertengkaran keduanya menarik perhatian ibu Happy, Kirana (Karina Suwandi), yang lantas meminta Happy untuk berbaikan dan mengenal Sam lebih dalam. Caranya, Kirana menitipkan Happy pada Uci yang berniat mengajak Sam berlibur dengan melakukan perjalanan darat dari Jakarta ke Pantai G Land di Banyuwangi. Demi mengantongi izin dari kedua orang tuanya untuk menghadiri konser bersama teman-teman gahoelnya, Happy pun terpaksa bergabung dalam road trip bersama Sam dan Uci. Sebagai seseorang yang tidak terbiasa berinteraksi secara langsung dengan alam dan mengalami ketergantungan pada teknologi, perjalanan ini tentu terasa amat menyiksa bagi Happy. Akan tetapi, seiring bertambahnya kilometer dan berkat pertemuan dengan beberapa karakter unik, Happy berangsur-angsur berubah dan tak lagi memberi jarak pada Sam. 


Dalam melantunkan Kulari ke Pantai, tim peracik skenario yang terdiri dari Mira Lesmana, Riri Riza, Gina S Noer, serta Arie Kriting, seolah mengupayakan jalinan kisah dalam film tetap berada pada koridor realistis. Deretan konflik yang dihadirkan sepanjang film tidak pernah benar-benar mencapai titik kritis apalagi terasa kompleks. Persoalan yang dihadapi oleh Sam, Happy, serta Uci selama perjalanan darat sebatas berkisar pada ribut-ribut kecil antara dua sepupu yang seringkali dipicu oleh perbedaan cara pandang, kehadiran tokoh-tokoh baru yang nyentrik seperti pemilik penginapan dengan suara bak toa bernama Mukhidi (Dodit Mulyanto) lalu putranya yang jahil bernama Wahyu (Fadlan Rizal) dan manajer grup tari yang centil bernama Mama Mela (Ligwina Hananto), sampai kekecewaan Uci terhadap putri beserta keponakannya yang sulit menyatukan perbedaan. Serangkaian persoalan yang kerap kita jumpai di kehidupan sehari-hari, bukan? Berkaca pada konflik yang dikedepankannya, bukan sesuatu yang mengherankan tatkala Kulari ke Pantai cenderung mengalun santai bak di pantai karena para karakter utama pun tidak berhadapan dengan permasalahan yang pertaruhannya tinggi. Hanya rintangan-rintangan kecil yang umum dijumpai ketika beberapa orang dengan perbedaan karakter cukup mencolok memutuskan untuk berlibur bersama ke area-area yang asing bagi mereka dalam jangka waktu tertentu. Mengingat kedua karakter utama dalam film masih bocah, maka gesekan yang muncul bukan berupa letupan besar dan rekonsiliasi pun cepat datang menyelamatkan karena belum ada campur tangan ego. 

Apakah ini berarti Kulari ke Pantai adalah film yang membosankan? Tentu tidak. Plotnya boleh saja tipis dan minim konflik (sekalipun Riri Riza dan tim turut menyisipinya dengan komentar sosial yang juga berfungsi sebagai pengingat generasi muda terkait ketergantungan pada teknologi, melupakan bahasa Ibu, hingga sindrom gila eksistensi), tapi pengarahan Riri Riza yang cermat mampu membuat film tidak berjalan datar-datar saja dan tetap memiliki beberapa momen yang menyenangkan sekaligus menghangatkan hati bagi penonton di sepanjang perjalanan melewati Cirebon, Temanggung, Pacitan, Blitar, Bromo, sampai Banyuwangi. Kesenangan yang muncul di Kulari ke Pantai dipicu oleh tukar dialog antar karakter yang sebagian besar diantaranya menggelitik saraf tawa, pemandangan-pemandangan indah separuh Pulau Jawa yang dibingkai amat baik oleh Gunnar Nimpuno, sumbangan lagu pengiring dari RAN yang enerjik nan membangkitkan semangat, serta performa jajaran pemainnya yang tidak mengecewakan. Meski tidak sepenuhnya mulus, interaksi antara Maisha Kanna (yang merepresentasikan bocah petualang) dengan Lil’li Latisha (yang merepresentasikan bocah pecandu gawai) yang sering berakhir dengan pertikaian tak penting terasa menyenangkan untuk disimak. Kehadiran Dodit Mulyanto, Suku_Dani sebagai peselancar pendongeng, Mo Sidik sebagai guru berselancar, dan Ligwina Hananto membantu film dalam menyuplai tawa, sementara Marsha Timothy dan Lukman Sardi bertugas memberi kesempatan bagi film untuk mengaduk emosi penonton. 

Kulari ke Pantai memang tidak pernah terasa seseru Petualangan Sherina dan tidak pernah pula memiliki ikatan emosional sekuat Laskar Pelangi. Namun sebagai tontonan pengisi libur sekolah yang disajikan untuk seluruh anggota keluarga, Kulari ke Pantai memiliki kandungan hiburan dan pesan moral mencukupi yang akan membuat penonton tetap tersenyum bahagia sampai kaki melangkah keluar dari gedung bioskop. Seperti kata Happy, No pura-pura.


Exceeds Expectations (3,5/5)
ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Hati-hati ! Masuk Ramadhan Tapi Hati Lalai
Review

REVIEW : SABRINA

14.07.2018
Doa Melihat Hilal
Review

REVIEW : SKYSCRAPER

12.07.2018
Istri Shalihah adalah Sahabat Hidup
Review

REVIEW : BODYGUARD UGAL-UGALAN

10.07.2018
Review

Skyscraper – Review

10.07.2018
Hukum Shalat Tarawih Super Cepat
Review

REVIEW : KOKI-KOKI CILIK

09.07.2018
Review

My Movie Picks of June 2018

07.07.2018
Next Post
Terpenjara Nafsu Berkuasa

Manjain Mata Lihat Ikan Gede di Jakarta Aquarium

Demokrasi sistem dan pemikiran asas manfaat hawa nafsu

Dapur Induk Catering, Solusi Katering Pontianak

Iklan

Recommended Stories

Katakan Tidak Untuk Bom Bunuh Diri

Pendaftaran Calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Luwu Timur Pemilu 2024

18.12.2022

5 Kelebihan Berwisata di Pantai

18.02.2021
Ketika Putri Memilih Calon Suami yang Tidak Shalih

Ketika Putri Memilih Calon Suami yang Tidak Shalih

06.07.2017

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?