untuk selalu meminta dan memohon kepada-Nya segala kebaikan yang kita butuhkan
melalui doa. Allah berfirman :
أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ
niscaya akan Aku perkenankan bagimu. (Q.S al Mu’min 60).
melakukannya dengan sungguh sungguh, berulang ulang dengan khusyuk. Bahkan sangat
banyak pula yang mencari waktu waktu yang mustajab untuk berdoa, diantaranya :
Wasallam dalam sabda beliau :
رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ
يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ
وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
langit dunia pada sepertiga malam yang akhir, setiap malam. Kemudian Dia
berfirman : Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Orang yang meminta
sesuatu kepada-Ku akan Aku beri. Orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Aku
ampuni. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
‘alaihi Wasallam :
مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأكْثِرُوا الدُّعَاءَ .
Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah doa ketika itu.
(H.R Imam Muslim).
‘akaihi Wasallam :
وَالإِقَامَةِ فَادْعُواDoa diantara adzan dan iqamah tidak
akan tertolak. (H.R at Tirmidzi, ia berkata hadits ini hasan shahih).
berdoa untuk kebaikan dunianya. Diantaranya minta dinaikkan jabatan, pangkat
dan dinaikkan gaji. Minta anaknya pintar dalam pelajaran di sekolahnya. Minta
agar kebun dan peternakannya memberi hasil yang berlimpah. Ini tentu bukanlah
sesuatu yang salah.
beriman menilai atau memeriksa apa saja yang sering diminta dalam doanya. Apakah lebih banyak
untuk kebutuhan dunia atau KEBUTUHAN AKHIRAT.
memohon kebaikan di akhirat kelak karena akhirat itu pasti lebih utama dan
lebih baik. Allah Ta’ala telah mengingatkan dalam firman-Nya :
لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُالْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا
تَعْقِلُونَ
main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi
orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya ? (Q.S al An’aam
32).
الْأُولَىٰ
bagimu dari yang permulaan. (Q.S adh Dhuha 4).
memohon kebaikan di dunia dan di akhirat, yakni :
دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اللَّهُمَّ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا
عَذَابَ النَّارِ
doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling sering diucapkan
beliau adalah : “ Ya Allah, Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan
di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka. (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim).
bermakna minta dunia dan akhirat itu fifty-fifty. Bahkan doa ini menunjukkan
bahwa untuk dunia ada satu permohonan saja yaitu KEBAIKAN DI DUNIA
sedangkan untuk akhirat ada dua permohonan yaitu : (1) KEBAIKAN DI AKHIRAT dan
(2) MOHON DIPELIHARA DARI API NERAKA. Ini menunjukkan bahwa berdoa untuk
akhirat lebih utama.
keselamatan dan kebaikan di akhirat KARENA AKHIRAT ITU LEBIH UTAMA DAN KEKAL,
sedangkan dunia adalah fana.
Wallahu A’lam. (1.929)




































