Kreasi Model Jilbab dan Bros
Mengasah diri untuk menjadi wirausaha membuat Riska Noviyanti jeli melihat peluang bisnis yang bagus untuk dikembangkan. Usaha hijab dan pelengkap aksesori pun tak lepas dari respon konsumen ketika melihat ia mengenakan hijab dan aksesori yang tampak menarik. Semula lulusan Universitas And alas Padang tahun 2004 ini pernah mencoba usaha toko selular. “Saat itu setiap saya pakai kerudung, konsumen yang belanja pulsa suka menanyakan kerudungnya beli dimana , akhirnya muncul ide saya untuk menjual kerudung yang waktu itu saya beli dari Pasar Tanah Abang dengan modal etalase kecil yang hingga saat ini masih saya simpan karena bersejarah sekali,” kenangnya.ย Pashmina merupakan kerudung panjang yang rata-rata memiliki ukuran sekitar 160×50 cm instan. Saat ini pashmina instan memang tengah tren karena pemakaiannya yang praktis, langsung pakai tanpa dibentuk dan pemakainya terlihat modis. Khimar merupakan model jilbab yang menutupi dacta hingga tulang selangkang dan tidak diikatkan ke leher seperti halnya kerudung.
Pembelian minimal 6 pcs mendapat diskon berkisar 10-20 persen terganlung model jilbab dan bahannya. Untuk lebih menarik konsumen Riska juga mengeluarkan paket Rp 50 ribuan terdiri dari pashmina dan bros Callysla. Jilbab yang dike mas dengan packaging menarik dilengkapi dengan bras ini juga bisa digunakan untuk gift.
Untuk mempermanis tampilan hijab, Riska juga membuat kreasi aksesori seperti bros aneka bentuk seperti bros dua lilit dengan kombinasi dua warna kain, bros bentuk bunga, bras pita double, bros bulu pans yang diberi hiasan gambar pans dan hiasan bulu. dll. Ada pula headband atau bandana model pita, bunga dan lainnya. Padu padan warn a aksesorinya juga dibuat lebih menarik. “Saya memang suka memadu padan kan warna dan pernah belajar desain fesyen atau komposisi warna di sekolah fesyen selama satu tahun,” terang Riska yang sudah belajar memasarkan frame foto atau buku diary sejak masih sekolah.
Tak nanya jilbab dan aksesori. banyak dan kortsumen Caltysta Shop yang menanyakan baju gamis. Riska pun mulai memenuhi permintaan pesanan baju gamis (customized) yang harganya tergantung model dan bahan, dan juga jahitan kebaya dengan kisaran harga mulai dari Rp 200 ribu untuk atasan kebayaย Saat ini model cardigan syan, pashmina instan dan bandana kerut paling diminati.
Bahan. Riska menggunakan bahan kain diamond crepe untuk membuat cardigan syar’i dan bergo instan. kain sifon cenjti untuk membuat bergo instan yang diperoleh dari pasar Mayestik Jakarta Selatan. Bahan pashmina instan kreasi Riska seperti bubble, max mara, diamond crepe dan warna juga bisa customized. Saat ini ia juga sedang membuat cardigan syar’i dan khimar dari bahan tersebut. Untuk gamis ia menggunakan kain katun balotelli yang bahannya dingin di kulit, jatuh tebal tidak menerawang sehingga tidak nyeplak atau menempel di badan, lembut dan memiliki tekstur garis-garis di seratnya.
Bahan aksesori bros kreasi Riska dari bahan pita, renda, hiasan bulu dan mutiara. Riska juga lebih memilih iaken daripada kain flanel untuk bahan pel apis di bagian dasar bros agar lebih kuat. Bahan lain untuk membuat bros misalnya dari batu choboson yang bagian tepinya dihiasi- mutiara dan renda putih lampak mewah. Dan untuk aksesori bandana dibuat dan bahan spandex jersey impor. Biasanya Riska sendiri yang memadupadankan warna lalu menempel kain yang sudah dibentuk bunga dan karyawan tinggal menjahit.
Pemasaran. Riska membuka gerai usahanya di kediamannya dan juga mengikuti bazaar untuk lebih memperkenalkan produknya serta pameran sal ah satunya Ciy Expo bulan Juli 2016 lalu. Selain itu. ia mempromosikan produk melalui media sosial seperti facebook, instagram hingga Tokopedia. Sistem konsinyasi juga diterapkan dengan menitipkan aksesori maupun paket pashmina dan bros seharga Rp 50 ribuan ke butik milik temannya. Harga aksesori Rp12.500 per pcs untuk sistem konsinyasi. sehingga keuntungan penjual sekitar 20 persen. Dalam memasarkan produknya, Riska juga membenkan layanan terutama untuk pembelian aksesori ada garansi servisjika mengalami kenjsakan. Selain itu untuk lebih memberikan pilihan produk kepada konsumen, Riska juga menerima barang konsinyasi yang dibuat temannya sesama pelaku usaha, seperti tas rajut, kemeja, batik dan daster.
Riska juga membuka peluang reseller dengan minimal berbelanja 3 pcs untuk satu jenis produk dengan variasi model dengan diskon sampai 20 persen dan bisa dipackaging supaya lebih eksJusif. la juga melakukan promosi bonus tusptn jilbab (hiasan jilbab yang bagian atasnya ditambah aplikasi bunga atau bentuk lain) untuk pembelian produk dalam jumlah banyak. Riska juga memberikan promo hadiah tertentu seperti jilbab atau tas bagi follower yang like maupun memberikan komentar mengenai produk yang di-up load di akun Facebooknya karena menurutnya secara tidak langsung ikut membantu memoromosikan produknya.
Produk Caliysta Shop yang sudah terdaftar di HAKI sejak 5 tahun lalu juga sudah menjadi mitra binaan perusahaan BUMN Aneka Tambang. Kini Riska mampu meraih omset sekitar Rp 30 juta per bulan terutama menjelang Lebaran dengan keuntungan bersih sekitar 30 persen.
Menurut Riska kendala yang dihadapinya terutama dari segi modal untuk pengembangan usaha, dan untuk menyiasatinya ia menerapkan sistem konsinyasi ke toko atau butik milik rekannya sesama pelaku usaha, dan juga sebaliknya rekannya juga melakukan konsinyasi ke tempat usahanya. Walaupun saat ini banyak usaha sejenis, namun dengan mengandalkan kualitas produk membuat Riska tetap yakin dengan prospek usahanya. Ditambah lagi dengan pasar kebutuhan hijab yang semakin besar membuat Riska optimis dengan prospek usaha dalam jangka panjang. Ke depannya ia pun ingin semakin memperbesar skala usahanya di bisnis hijab dan aksesorinya.ย
Callysta Shop
Suklt Sawangan Indati B3/1 Depok
WA: 0811 9331997
































