Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Berita

Cara Budidaya Cinta Hanafi: Ikan Itu Menyenangkan Hati – Belajar Ternak

Top Bisnis by Top Bisnis
08.08.2015
Reading Time: 6 mins read
0
Mengapa do’a Sapu Jagad Belum Juga Mewujud Nyata?
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading

Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

Petani Ikan Hanafi, Pekanbaru (dok KhabarIkan)

[KhabarIkan/Pku] Berkunjung ke kolam ikan memang selalu menyenangkan.  Air yang terbentang, udara yang terasa lebih sejuk, apalagi kalau melihat lintasan ikan-ikan yang berlari bercengkerama bebas di air itu.

Khabar Ikan, ketika kebetulan berkunjung ke Pekanbaru, berkesempatan berbincang-bincang lepas dengan seorang petani ikan di daerah Panam, Pekanbaru, Riau(30/7). Hanafi namanya. Ia telah berkecimpung dan menghidupi keluarga sebagai petani ikan hampir dua puluh tahun lamanya.

Pak Hanafi (46 thn) adalah sosok pdibadi yang tenang, ramah, meskipun terkesan agak pendiam. Ia mengelola kolam pembibitan dan pembesaran �Mutiara� yang tidak begitu luas untuk ikan gurami, nila, patin, baung, ikan mas dan lele. Lokasi kolam itu sendiri bersebelahan dengan perumahan dan dekat dengan jalan raya. 

Dilihat dari keadaan kolam, keramba dan struktur penunjang lainnya, dengan cepat tersimpulkan bahwa pengelolaannya memang bukan dengan visi usaha yang sepenuhnya berbasis bisnis. Ia mengakui bahwa pembiayaan berasal dari kantong sendiri, sehingga dananya terbatas, meskipun untuk lahan merupakan pinjaman penggunaan dari pemilik yang kebetulan penggemar ikan. �Pemilik tanah ini baik orangnya,� tuturnya. Pola kerjasama mereka adalah sistem bagi hasil, sekali pun pembagian itu sendiri, kata Pak Nafi, tidak besifat kaku.

Beralih dari Pemancingan

Ketika Khabar Ikan bertandang ke kolam Pak Nafi, semula info yang kami miliki adalah bahwa kolam Mutiara itu merupakan lokasi pemancingan harian. Ternyata, setelah berada di lokasi dan berbincang-bincang,  Pak Nafi mengakui bahwa konsep semula memang merupakan pemancingan, namun kemudian dialihkan menjadi kolam pembibitan dan pembesaran saja. Memang, tak begitu jauh dari lokasi kolam ini juga ada sebuah kolam pemancingan galatama.

�Saya kapok mengelola pemancingan,� tutur Pak Nafi. Diceritakannya bahwa sebelumnya cukup lama ia mengelola kolam pemancingan harian dan pernah berpindah lokasi. Ia menjadi jera, karena tak tahan menghadapi keluhan pelanggan yang menyudutkan. Kalau pemancing tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, yang dipersalahkan adalah kolam dan pengelolanya. Di antara tuduhan yang ia pernah terima, misalnya, bahwa ikan sudah dipotong kumisnya, ikannya sedikit, ikan sudah dikenyangkan terlebih dahulu, dan sebagainya. 

Sekali waktu, ia bahkan pernah mengeringkan kolam di depan para pemancing untuk membuktikan bahwa ikan di kolamnya tidak sedikit. Yang membuatnya sedih, setelah kolam dikeringkan, ada pemancing itu yang menuntut hak untuk membawa pulang ikan begitu saja. �Padahal, ini kan kolam pemancingan,� kenang Pak Nafi, yang sudah tentu aturan mainnya adalah mendapatkan ikan hasil pancingan, bukan membeli kiloan seperti di pasar ikan. Dari situlah petani ikan yang berwatak tenang ini akhirnya memutuskan berhenti mengelola pemancingan yang menurutnya terlalu menekan.

Pembibitan dan Pembesaran

Ketika mengelola pemancingan dulu pun sebetulnya Pak Nafi tidak semata-mata berfokus pada pemancingan, namun juga merangkap kolam pembesaran. Sejak kapok, ia akhirnya memusatkan perhatian hanya pada aspek pembesaran, selain juga pembibitan. 

Dari pengamatan Khabar Ikan, dalam hal pembibitan pun memang lebih bersifat alami, dengan mengandalkan kolam induk, pemijahan dan pendederan yang sederhana. Barangkali karena pembibitan hanya untuk ikan gurami dan nila, cara yang dipakai Pak Nafi tetap bisa berjalan baik. Tentu akan berbeda keadaannya apabila pembibitan agar berhasil dilakukan, misalnya, untuk ikan lele dan patin.
Kolam Pembibitan/Pembesaran Mutiara (Dok. Khabar Ikan)

Di kolam itu, Pak Nafi lebih mengandalkan ikan gurami. Pak Nafi banyak bercerita tentang ikan ini, yang bibit unggulannya ia datangkan dari Sumatera Barat. Ia menyebut guraminya sebagai gurami lokal, yang membedakannya dengan gurami Jawa (dari Sukabumi atau Jawa Tengah). 

�Gurami lokal lebih tenang dan jinak,� tuturnya. Ia mencontohkan, kalau kita masuk ke dalam kolam, gurami lokal tidak akan panik, malahan mau datang mendekat. Sementara gurami bibit Jawa, katanya, lebih mudah kaget dan akan lari kucar-kacir dan melompat-lompat. Barangkali karena faktor stress ini, gurami Jawa lebih rendah daya tahan tubuhnya sehingga lebih mudah mati. Kita dapat memaklumi penilaian faktor stress menurut Pak Nafi ini, terutama karena mengingat lokasi kolamnya yang dekat sekali dengan jalan raya. 

Cinta Ikan, Sejati

Dalam bincang-bincang Khabar Ikan, Pak Nafi menejelaskan berbagai hal lain pengelolaan ikan yang dilakukannya, mulai dari penyediaan air, penyakit, pakan sampai soal panen dan pemasaran hasil ikannya. 

Untuk penyediaan air penunjang kebutuhan kolam, misalnya, Pak Nafi membuat saluran air dari paralon yang terhubung dengan sebuah sungai kecil yang selalu ada airnya walau pun di musim panas. Kalau dilihat, memang kondisi air di Riau yang panas dengan tanah banyak yang bergambut, memang kualitasnya tidak sejernih seperti ditemukan di banyak tempat lain. 

Dalam hal penyakit dan hama, selama ini Pak Nafi merasa tidak ada masalah dan mampu mengatasi sendiri. Ancaman yang paling mengkhawatirkan baginya adalah soal banjir. Dari pengalamannya, ia pernah mengalami rugi besar, karena kolamnya mengalami kebanjiran yang tidak teratasi pas menjelang waktu panen. Posisi kolam yang memang berada di lahan rendah dengan sendirinya rentan terhadap genangan air, sementara saluran pembuangan belum memadai untuk menghadapi volume air yang mendadak terlalu tinggi.

Ancaman-ancaman lain menurutnya lebih ringan dan tidak mengkhawatirkan. Ancaman predator ikan seperti berang-berang diakuinya tidak ada. Ancaman pencurian ikan diatasinya dengan memasang seperangkat kamera CCTV sederhana sebagai alat monitor. Herannya, ia juga tidak menganggap biawak sebagai ancaman bagi kolamnya. Ia menilai biawak lebih sebagai pemakan bangkai dan tidak menyerang ikan hidup. Ia menceritakan bagaimana ia melihat biawak yang berenang di kolamnya justru digigit-gigit bagian perutnya oleh ikan. Sebuah senyum kecil hadir di wajahnya ketika menceritakan hal itu.

Tampak betul bahwa usaha ikan yang dilakukan Pak Nafi separuh bertujuan ekonomi dan separuhnya karena cinta. �Ikan itu menyenangkan hati,� demikian tuturnya, ketika ditanya mengapa hidup melalui budidaya ikan. �Ikan pun memerlukan kasih sayang,� tambahnya, dengan menggarisbawahi masalah pemberian pakan dan perawatan lainnya. Tidak dapat dinafikan bahwa ekspresi Pak Nafi terhadap persoalan ikan ini menampilkan ketulusan dan ketenangan hati, bukan sekedar obyek atau mesin ekonomi.

Dari pengalaman yang panjang itu, kolam ikannya juga sudah berulang kali menjadi lokasi magang bagi mahasiswa perikanan dari Universitas Riau (UNRI). Ia sendiri sudah mendapat 5 sertifikat apresiasi dari Fakultas Perikanan � UNRI, yang baginya cukup membanggakan. Dalam menutup perbincangan, ketika Khabar Ikan menanyakan soal keluhan-keluhannya, termasuk terhadap Pemerintah, ia mengatakan bahwa urusan-urusan untuk bantuan dan lain-lain di Dinas Perikanan ��terlalu banyak syarat�, sehingga ia hanya menjalankan sendiri usaha perikanannya itu. Seluruhnya ia dapatkan secara otodidak melalui pengalaman, tanpa latar belakang pendidikan perikanan yang relevan.
Pekanbaru, 1/8/15 (Khabar Ikan/Muhajir)
ADVERTISEMENT
Tags: BelajarBisnisCaraInformasiPeluangPeluang UsahaSeputar BisnisTipsUsahaWawasan
ShareTweetPin
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok
Berita

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

12.01.2026
Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading
Berita

Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading

12.01.2026
Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia
Berita

Prabowo Bersyukur Indonesia Tetap Damai di Tengah Gejolak Dunia

05.01.2026
Klaim Nabi Nuh Modern dari Ghana: Ramalan Banjir Tiga Tahun Mulai Natal dan Kontroversi Bahtera Akhir Zaman
Dunia

Klaim Nabi Nuh Modern dari Ghana: Ramalan Banjir Tiga Tahun Mulai Natal dan Kontroversi Bahtera Akhir Zaman

14.12.2025
Daftar Bansos yang Cair 8–25 Desember 2025: BLT Kesra Rp900 Ribu, PKH, BPNT, PIP, dan Aturan Baru KPM Tidak Lagi Dapat Bantuan
Berita

Daftar Bansos yang Cair 8–25 Desember 2025: BLT Kesra Rp900 Ribu, PKH, BPNT, PIP, dan Aturan Baru KPM Tidak Lagi Dapat Bantuan

07.12.2025
BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan
Berita

BNPB Ungkap 867 Korban Meninggal dan 521 Hilang Akibat Bencana di Sumatera: Upaya Pencarian Terus Ditingkatkan

05.12.2025
Next Post
Ahlussunnah Sangat Sedikit Jumlahnya

Pantai Serang Blitar Jawa Timur dengan Pasir Putih yang Cantik

Pasukan KNIL dengan kendaraan lapis baja ringan memasuki perkampungan

Iklan

Recommended Stories

Riwayat Hidup Syaikh Taqiyuddin An Nabhani

Riwayat Hidup Syaikh Taqiyuddin An Nabhani

02.04.2013

Ciptakan Jiwa Entrepreneur, Sekarang!

08.12.2009

Berinvestasi di properti

30.01.2012

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?