INDUSTRI SYARIAH
10 kunci sukses BRI Syariah garap UMKM
Oleh Christine Novita Nababan – Selasa, 08 Mei 2012 | 11:30 WIB

- BI dorong bank syariah biayai sektor produktif
- 10 tahun lagi, penetrasi bank syariah capai 20%
- Industri bank syariah Indonesia melebihi TimTeng
- BI tetap pantau pembiayaan rumah bank syariah
- Bank Syariah berharap bebas dari aturan DP KPR
BANDUNG. Bank Rakyat Indonesia
Syariah (BRIS) mencatat, setidaknya ada 10 faktor yang menjadi kunci
suksesnya dalam menggarap bisnis pembiayaan usaha mikro, kecil dan
menengah (UMKM). Eko B Suharno, Direktur BRI Syariah memaparkannya :
- Desain produk yang sederhana dan efisien.
- Kemudahan nasabah dalam mengakses pembiayaan.
- Mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
- Pengelolaannya dilakukan secara transparan.
- Menguntungkan.
- Independen.
- Insentif
- Berbasis sumber daya lokal.
- Pendampingan.
- Pengawasan.
“Hal itulah yang mendorong percepatan pertumbuhan bisnis pembiayaan UMKM kami,” jelas Eko.
Tak heran, meskipun tergolong balita, yakni baru berusia tiga tahun sejak memisahkan diri (spin off)
dari induk usahanya pada 2009 lalu, pertumbuhan pembiayaan UMKM BRI
Syariah mencapai Rp 1,3 triliun per akhir Maret 2012 atau melesat hingga
60% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Per akhir Maret 2012, Eko melansir, BRI Syariah berhasil membukukan
dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 9 triliun. Porsi dana mahal masih
mendominasi, yakni deposito mencapai Rp 6 triliun. “Sedangkan, tabungan
Rp 1,5 triliun, dan sisanya berasal dari giro,” pungkasnya.
Sumber:
http://keuangan.kontan.co.id/news/10-kunci-sukses-bri-syariah-garap-umkm/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter










