|
Rabu, 28 Maret 2012 14:48 |
Saat
persaingan pasar tenaga kerja makin tinggi, hal yang paling sering
ditinggalkan begitu saja ialah para karyawan yang memiliki kontribusi
paling tinggi dalam perusahaan. Sayangnya, para entrepreneur juga tak
jarang lupa untuk memperlakukan mereka dengan layak padahal mereka
inilah salah satu aset perusahaan yang tak ternilai.
Alih-alih
memperlakukan semua karyawan dengan cara yang sama, lakukan dua hal
berikut ini dalam mengatur karyawan-karyawan terbaik Anda
sendiri-sendiri.
1. Menyesuaikan posisi Ketahuilah
apa yang menjadi kelebihan setiap karyawan. Ketahui pula kelemahan
mereka, dan apa yang mereka lebih sukai dan kurang sukai saat bekerja.
Jika karyawan terbaik Anda tak menginginkan untuk mengelola sumber daya
manusia, jangan memaksanya untuk memegang tanggung jawab tersebut. Jika
ia membenci bepergian, jangan memberikannya posisi dalam perusahaan yang
membutuhkan frekuensi kunjungan luar yang tinggi.
2. Sesuaikan imbalannya Para
karyawan menghendaki imbalan dan fasilitas yang berbeda-beda. Seorang
karyawan yang sudah menjadi orang tua mungkin cenderung memilih untuk
bekerja dengan irama lebih santai daripada para karyawan yang baru saja
lulus dari perguruan tinggi yang masih sangat ambisius yang ingin
menimba pengalaman sebanyak mungkin atau berguru pada mentor dalam
perusahaan Anda. Berikan mereka apa yang mereka mau, bukan apa yang
manajemen atas telah putuskan terbaik untuk mereka. (Disarikan dari
“Retaining a Workforce That Wants to Quit” oleh Sharon Daniels/ AP) |
Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/177-manajemen/15608-mengelola-karyawan-terbaik-anda.html