Dalam
dunia bisnis, setiap orang harus selalu siap untuk bertemu dan menjalin
hubungan baik dengan orang baru. Sayangnya, tak semua orang punya
kemampuan memulai komunikasi dengan baik. Berada dalam satu
jamuan bisnis dengan orang-orang baru, biasanya dimanfaatkan seorang
pebisnis atau pekerja untuk membangun hubungan baru dengan banyak orang
baru. Di sinilah segala peluang untuk memperluas jaringan terbuka lebar.
Namun, sering kali peluang ini tak mampu dimanfaatkan dengan baik hanya
karena seseorang tak mampu berkomunikasi dengan baik. Kadang
kala, memulai satu pembicaraan dengan orang yang tidak dikenal memang
tak mudah. Bisa jadi, saking sibuknya mencari topik pembicaraan, Anda
malah jadi gugup dan tak sanggup berkata apa-apa. Jika ini yang terjadi,
berarti Anda harus menyiapkan strategi khusus untuk bisa memulai
percakapan dengan orang asing. Karena bisa jadi, orang tersebut akan
membuka kesempatan atau peluang besar bagi karier Anda.
Mulai dari hal kecil Jika
berada dalam situasi yang mengharuskan Anda berbincang dengan seseorang
yang tak Anda kenal, jangan berpikir bahwa hal tersebut adalah hal yang
berat. Cobalah menganggapnya sebagai suatu kesempatan untuk mendapatkan
teman, pengetahuan, dan pengalaman baru. Anda juga tak perlu gugup,
cukup jadi diri sendiri saja. Karena itulah, konsultan
kepribadian dan bisnis Sue Thompson menyarankan agar Anda membicarakan
hal yang Anda tahu. Untuk mendapatkan topik pembicaraan, mulailah
mengingat hal atau kegiatan yang pernah Anda lakukan akhir-akhir ini
atau yang akan Anda lakukan beberapa bulan kedepan. Misalnya saja saat
Anda liburan ke suatu tempat, pergi kesebuah pameran besar, atau
kegiatan lainnya yang kemungkinan besar juga dilakukan olehnya. “Jadilah
hal tersebut sebagai topik pembicaraan hingga Anda berdua bisa saling
menceritakan pengalaman masing-masing,” ujar Thompson, seperti dikutip careerbuilder.com. Saran
lainnya, ajukan pertanyaan atau topik yang bisa didiskusikan. Menurut
penulis buku “We Need to talk: Tough Conversations With Your Boss Lynne
Eisaguirre”, percakapan timbal balik akan membuat perbincangan lebih
menyenangkan dan tidak monoton. “Ajukan pertanyaan terbuka
dengan kata-kata siapa, apa, dimana, atau kapan. Pertanyaan seperti ini
lebih baik daripada Anda mengajukan pertanyaan yang bisa dijawab dengan
kata singkat ‘ya’ atau ‘tidak’,” tegas Eisaguirre. Topik lainnya
selain keluarga dan aktivitas terakhir, Anda juga bisa membahas soal
hobi atau hal yang sedang hangat dibicarakan. Hati-hati dalam memilih
topik yang terakhir. Perhatikan dulu apakah topik tersebut tidak
kontroversial atau menyinggung perasaannya. Anda bisa memulai percakapan
dari banyak topik tersebut dan dari ditulah pembicaraan akan mengalir
lancar. Yang pasti, dengan berani membuka percakapan, artinya
Anda sudah membuka jalan sebuah hubungan. Hubungan dengan orang lain,
baik yang berhubungan langsung dengan pekerjaan Anda maupun yang tidak,
nantinya akan membantu Anda dalam membangun karier Anda. Intinya,
mennjalin hubungan yang baik dengan setiap orang akan menyelamatkan
karier Anda.
Dengarkan Saat
Anda memulai suatu percakapan, itu artinya ada saat Anda berbicara, dan
berikutnya Anda mendengarkan. Tentu saja, mendengarkan juga sama
pentingnya dengan berbicara. Karena itulah, perhatikan bahasa verbal dan
nonverbalnya. Jika bahasa tubuhnya memperlihatkan bahwa ia tidak
tertarik saat membahas tentang pekerjaan, cobalah ganti topik tentang
hobi atau kejadian yang sedang hangat. “Selain tunjukkan
kepedulian Anda dengan mendengarkan apa yang dikatakan lawan bicara.
Ajukan pertanyaan dengan menyebut namanya, dan jangan menyela saat ia
sedang berbicara,” tandas Lynne Sarikas, Director of the MBA Career
Center, College of Businness Administration, Northeastern University. Dengan
siapa pun Anda berbincang, sebenarnya memulai percakapan tidaklah
sesulit yang dibayangkan. Bahkan jika Anda harus bercakap-cakap dengan
orang yang jabatannya lebih tinggi dari Anda, bukan berarti Anda harus
memiliki pengetahuan yang sejajar dengannya. Yang paling penting ialah,
Anda harus percaya diri. Lebih personal Saat
Anda bekerja, mungkin Anda selalu berhubungan dengan orang yang sama
selama bertahun-tahun. Nah, saat bertemu dengan orang baru atau rekan
baru, cobalah melakukan pendekatan yang lebih personal. Hafalkan
namanya, bertanyalah tentang kegiatan atau hobi mereka, dan jika perlu
saling bertukar kartu nama. Berinisiatif memulai percakapan Saat
berada di ruangan yang sama dengan orang yang tak terlalu Anda kenal,
Anda pasti cenderung memilih sibuk dengan ponsel Anda. Cobalah ubah
kebiasaan tersebut dengan mulai mengajaknya berbincang, tak peduli
seberapa singkatnya percakapan tersebut. Percayalah bahwa dengan
pertemanan yang luas, suatu saat nanti akan membuka banyak kesempatan
untuk Anda.
|