
Idenya adalah : “Anda malas mencuci? Biar kami yang mencucikannya untuk Anda.” Bisnis laundry ini ternyata semakin banyak menghimpun untung seiring dengan semakin padatnya jadwal keseharian orang-orang beberapa tahun belakangan ini. Dari kota-kota besar hingga kini mulai merambah ke daerah-daerah dengan berbagai konsep pemasaran yang semakin berkembang, keberadaan usaha laundry ini semakin dirasa sebagai sebuah kebutuhan.
Pada awalnya bisnis laundry ini memang dirancang untuk menangani masalah pencucian pakaian-pakaian yang memang tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Pakaian-pakaian dengan bahan yang rentan rusak, atau kerapihan dalam proses pelicinan pakaian menjadikan laundry sebagai pilihan bagi orang-orang tertentu untuk menangani masalah cuci-mencuci. Ini membuat image usaha laundry sebagai usaha yang memerlukan keahlian khusus, modal besar serta link yang luas dengan orang-orang kalangan atas. Padahal kenyataannya tidak selalu begitu.
Laundry memang demikian pada awalnya. Namun seiring perkembangan jaman, bisnis laundry sekarang sudah bisa dinikmati hampir oleh semua orang. Dikatakan hampir karena pada kenyataannya laundry masih belum terjangkau oleh sebagian masyarakat, terutama di daerah-daerah, bukan karena harga, tapi karena memang belum ada yang membuka usaha laundry di sana.
Konsep dan Layanan
Sebagai bisnis yang menjual jasa sebagai dagangan, keberadaan laundry hendaknya ada sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat, dalam hal ini jasa pencucian pakaian. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak semua orang punya waktu untuk mengurusi masalah cucian pakaian, ditambah dengan rutinitas yang semakin hari semakin padat, ini mrupakan sebuah celah bisnis yang melahirkan peluang bbisnis laundry.
Kebanyakan masyarakat sekarang ini merupakan masyarakat yang bekerja, di mana suami istri biasanya juga bekerja. Ini menyebabkan keduanya lebih sering berada di lingkungan kantor dan bisa dibilang sangat jarang mempunyai waktu untuk mengurusi masalah mencuci pakaian, apalagi jika melihat cucian yang sudah terlanjur menumpuk.
Mencuci pakaian mungkin terkesan mudah, namun pada kenyataannya menunjukkan hal yang sebaliknya. Selain waktu dan tenaga, ternyata mencuci juga memakan biaya yang banyak, karena harus ada alokasi biaya untuk detergen, listrik, pewangi, juga air.
Layanan laundry sekarang ini mampu menjawab semua itu. Kemudahan serta biaya yang tidak terlalu besar, bahkan tidak jarang malah lebih murah jika dibandingkan dengan mencuci sendiri.
Laundry ini memang sebuah bisnis yang menjual layanan jasa. Karenanya menentukan konsep layanan sangatlah penting. Dalam menentukan konsep ada baiknya Anda terlebih dahulu menentukan target pasar Anda. Untuk kalangan atas, tentu saja konsep pelayanan yang Anda tawarkan haruslah lebih khusus, misalnya dalam hal paket layanan, apakah itu layanan antar jemput pakaian, kecepatan pengerjaan, juga keahlian khusus menyangkut penanganan jenis-jenis pakaian tertentu. Untuk kalangan atas, meski kuantitas pakaian yang kerjakan tidak terlalu banyak, namun karena pelayanan yang Anda berikan mamiliki banyak kelebihan, maka Anda bisa menerapkan tarif yang sedikit lebih mahal
Berbeda jika Anda membidik masyarakat menengah. Selain biaya murah, Anda juga tidak perlu memberikan layanan yang tidak terlalu spesial. Umumnya hanya berupa layanan pencucian hingga pelipatan pakaian. Mungkin Anda bisa memberikan layanan antar jemput dari agen-agen Anda.
Peluang Laundry Kiloan
Ada sebuah tren baru dalam bisnis laundry belakangan ini. Jika sebelumnya jasa laundry menerapkan tarif layanan berdasarkan kategori jenis cucian, seperti wol, karpet, sutra, dll. Perbedaan jenis bahan pakaian mempunyai tarif berbeda. Namun sekarang ini dengan pertimbangan cara perhitungan tarif yang lebih praktis, maka penerapan tarif dihitung berdasarkan jumlah kiloan. Tentu saja untuk jenis layanan ini tidak bisa digunakan untuk jasa layanan laundry dengan klasifikasi tertentu.
Jasa laundry kiloan ini umumnya banyak dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa serta pekerja kantor, karenanya layanan laundry seperti ini banyak ditemukan di lingkungan kos maupun area hunian kontrakan. Meski menerapkan tarif yang murah, namun jika dilihat dari segi prospek bisnis ternyata laundry kiloan ini cukup menguntungkan. Cukup dengan 2-3 mesin cuci, 2-3 setrika Anda sudah bisa memulai bisnis ini.
Estimasi dari setiap rumah menghasilkan sekitar 50 kg pakaian kotor, jika tarif laundry kiloan rata-rata Rp.8.000/kg, maka Anda memperoleh omset Rp.400.000 dari satu rumah. Bisa di kalkulasi jika seandainya Anda mempunyai pelanggan minimal 10 rumah, bukankah omset Rp.4.000.000 sudah bisa Anda dapat? Menggiurkan bukan?
Kendala dan Solusinya
Tidak ada bisnis yang tidak mempunyai kendala di berbagai segi. Begitu juga dengan bisnis laundry ini, diantaranya :
- Pemasaran
- Waktu
- Kerusakan Pakaian/Tertukar/Hilang
Untuk mengantisipasi kejadian seperti ini Anda harus memilah terlebih dahulu pakaian-pakaian berdasarkan janis bahan, nama pemilik/asal agen, dll. Ini bisa dilakukan dengan memberi tanda tertentu seperti menambahkan tag label, dsb.











