Wisata Akpar Majapahit Semester IV Sukseskan Acara ”Banyuwangi Tour”

D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester IV mengikuti
acara Banyuwangi Tour selama empat
hari tiga malam (4D3N), yang dihelat pada Senin (23/07/2018) hingga Kamis
(26/07/2018) lalu. Tujuan mereka meng-explore
objek wisata di wilayah Situbondo dan Banyuwangi itu demi mengaplikasikan mata
kuliah Studi Observasi yang diasuh oleh Hedy Wahidin Saleh SH, MBA,
MSi.Par.

dari Sofyan Effendi dan Dicky Tri Darma (Koordinator), Tasya Novita
Iskandar (Bendahara), Nurul Hamidah dan Sheila Dionita (Hotel), Astri
Dwi Octavia (Objek Wisata), Nabila Salsabila dan Alvin Dwi Ardani
(Konsumsi) serta Zackaria Latuputty dan Joniarto Ngadu Banda
(Transportasi).

Surabaya, Senin (23/07/2018) pagi. Rombongan bertolak ke Situbondo dengan di dampingi
Hedy W. Saleh, Dosen Studi Observasi Prodi D3 Usaha Pejalanan Wisata (UPW)
Akpar Majapahit dan satu orang driver
bus mini (Isuzu Elf) berkapasitas 18 tempat duduk.

meng-explore objek wisatanya m
melainkan silaturrahim dulu dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo
dan jajarannya. Mahasiswa mendapat gambaran riil tentang cara pengembangan destinasi
wisata di Situbondo dari tahun ke tahun.

rombongan mahasiswa Akpar Majapahit pun pamit dan agenda selanjutnya adalah
menikmati sajian makan siang (lunch) bersama
di salah satu local resto. Setelah
ishoma, rombongan meneruskan perjalanan darat selama 1,5 jam untuk bisa
mencapai Taman Nasional Baluran.

keindahan Pantai Bama yang berada di kawasan padang rumput (savana). Pantai Bama merupakan pesisir Pantai
Selatan (Samudra Indonesia) yang berada di wilayah Kabupaten Situbondo.

Pantai Bama, rombongan kembali ke Baluran untuk salat Maghrib sekaligus makan
malam bersama (dinner) di sana. Usai
makan malam dan salat Isya’ rombongan bertolak ke Paltuding untuk beristirahat.
Paltuding yang merupakan rest area berada
di kompleks kawasan wisata Kawah Ijen.

rombongan mahasiswa Akpar Majapahit siap-siap menuju Kawah Ijen bersama puluhan
wisatawan yang lain. Perjalanan menuju Kawah Gunung Ijen bisa ditempuh sekitar
2-3 jam.

memutuskan bertahan di sekitar Kawah Ijen dan tidak meneruskan perjalanan
menuju objek blue fire (api biru)
yang lokasinya menurun sekitar 800-1.000 meter dari puncak Kawah Ijen. Tampak
sejumlah turis asing di dampingi guide-nya
dari Bali yang nekad melihat blue fire
dari dekat.

mahasiswa Akpar Majapahit kemudian meluncur ke Alas Purwo, masuk wilayah
Kabupaten Banyuwangi (Bumi Blambangan), dengan tujuan pusat penangkaran anak penyu
(tukik) di Pantai Ngagelan sekalian mengadakan
ritual melepas sejumlah anak penyu ke laut lepas.

bergerak menuju Pantai Trianggulasi yang lokasinya tidak jauh dari Pantai
Ngagelan. Di sana rombongan hanya 15 menitan dan mampir di Pura Kaswida (banyak
dikunjungi oleh penganut Hindu Bali), sebelum melanjutkan perjalanannya menuju
Pantai Pancur, masih di seputar kawasan Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi.

yang saling berdekatan dan punya kelebihan masing-masing,” kata Sofyan Effendi,
Koordinator Banyuwangi Tour kepada
kru www.culinarynews.info, Jumat
(03/08/2018), akhir pekan lalu.

13.00-an, rombongan istirahat sekitar satu jam untuk shalat Dhuhur dan makan
siang bersama. Setelah itu rombongan meneruskan perjalanan ke padang savana Sadengan melihat aktivitas satwa
liar selama satu jam.

menuju ke New Surya Hotel Banyuwangi untuk beristirahat. Check in hotel sekitar pukul 18.00-an. Setelah mandi, peserta Banyuwangi Tour keluar hotel untuk menikmati agenda wisata
kuliner dengan berburu Nasi Tempong
di sebuah warung pinggir jalan yang lokasinya tidak jauh dari penginapan.

Tempong yang merupakan makanan khas Banyuwangi ini terdiri dari nasi jagung, ayam goreng dan sambelan.
Rasanya memang maknyuss! Jadi cocok banget untuk mengisi perut yang sedang
keroncongan.

rombongan melanjutkan perjalanan meng-explore
destinasi wisata Banyuwangi yakni menuju Pantai Wedi Ireng (bisa bermakna takut
hitam atau memang pasirnya benar-benar hitam), untuk tracking.

di Pantai Wedi Ireng, rombongan lanjut ke Pantai Merah, Banyuwangi dari pukul
13.00 hingga pukul 15.00. Di sela meng-explore
Pantai Merah ada acara makan siang bareng
dengan menikmati sajian rice box
(nasi kotak) yang dipesan melalui jasa katering.

mahasiswa Akpar Majapahit on the way (OTW)
Surabaya dengan lebih dulu mampir di Pusat Oleh-oleh Jember sekitar pukul 21.00
WIB. Perjalanan darat dengan bus mini Isuzu Elf dari Jember tujuan Surabaya
selama 4-5 jam dan rombongan tiba dengan selamat di Surabaya pada Kamis
(26/07/2018) dini hari.

Akpar Majapahit Semester IV masih dibebani tugas oleh dosen pembimbing untuk
menyusun laporan Studi Observasi, dengan empat pokok bahasan yakni Amenity (fasilitas pendukung), Accessibility (akses jalan), Attraction (daya tarik wisata) dan Anchielary (kelembagaan) seperti dukungan
Tour & Travel Agency dan Pokdarwis.
See you tomorrow …!

tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin
bergabung dengan civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim
Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)






































