yang mubah, manusia senantiasa berada di
dua tempat yaitu di dalam rumah atau diluar rumah. Ada yang mengatakan bahwa
saat ini lebih baik banyak berada di
rumah dan hanya keluar rumah untuk suatu yang penting saja. Mungkin ini ada
baik dan benarnya. Tapi pada zaman
sekarang berada didalam rumah apalagi di
luar rumah sangat sulit bagi kita untuk terhindar dari berbagai fitnah (ujian,
cobaan) kecuali bagi yang mendapat
petunjuk dan pertlongan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
dikatakan aman dari berbagai fitnah atau ujian. Ujian itu antara lain adalah
gangguan syaithan. Juga tidak kurang bahayanya adalah fitnah peralatan atau
media elektronik dan alat-alat komunikasi yang semakin canggih, media
jejaringan sosial seperti internet, facebook dan yang lainnya, jika tidak digunakan secara bijak.
dampak buruk fitnah di dalam rumah ini
banyak yang bisa kita lakukan
yaitu senantiasa berlindung kepada Allah. Gunakan rumah untuk banyak berdzikir,
berdoa , shalat dan shalat sunat bagi laki laki, membaca al Qur an dan yang
lainnya dalam rangka taqarrub ilallah.
lebih besar dan lebih berbahaya lagi terhadap diri seorang hamba. Fitnah diluar rumah seringkali sangat sulit
kita kendalikan dan bisa membahayakan kepada aqidah, ibadah, akhlak dan
muamalah kita. Kenapa, karena di luar rumah kita bertemu, berurusan, bergaul,
bermuamalah dengan berbagai macam
manusia dan dengan berbagai keyakinan
dan tingkah laku serta kepentingan masing-masing.
agama yang sempurna bagi
keselamatan bagi umatnya di dunia dan akhirat kelak.
di luar rumah, agama kita melalui Rasulullah salallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita dzikir dan doa sebelum
keluar rumah diantaranya :
billahi” Dengan nama Allah (aku keluar rumah) dan aku berserah diri
kepadaNya. Tidak ada kekuatan kecuali dengan kekuatan Allah semata. (H.R Imam
Abu Dawud dan Imam at Tirmidzi).
bahwa dia keluar rumah memulai dengan menyebut Asma Allah dan mengaku bahwa
tidak ada kekuatan pada dirinya untuk melangkah keluar rumah kecuali dengan
anugerah kekuatan dari Allah. Jika terjadi sesuatu fitnah maka kita
menyandarkan diri kepada Allah bukan kepada yang lain. Dengan dzikir ini, insya
Allah hati menjadi tenteram mulai dari berangkat sampai kembali ke rumah.
uzalla, au azhlima au uzhlama , au ajhala au yujhala ‘alaiya” Ya Allah,
sesunguhnya aku berlindung kepada Engkau agar aku tidak sesat atau disesatkan,
tergelincir atau digelincirkan atau menzalimi atau dizalimi (orang) atau berbuat bodoh atau dibodohi (orang). H.R Imam
Abu Dawud, Imam at Tirmidzi, Imam an Nasa’i dan Imam Ibnu Majah.
Rasulullah kepada kita sebelum keluar
rumah. Sungguh jika kita keluar rumah
maka haruslah kita memohon perlindungan
kepada Allah terhadap apa-apa yang mudharat dan bisa terjadi pada diri kita
di luar rumah.
banyak kemungkinan bisa terjadi, diantaranya adalah tersesat atau disesatkan,
tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi dan melakukan kebodohan
atau dibodohi.
bodoh atau dibodohi bisa bermakna majazi (kiasan) dan bisa bermakna fisik dan
bisa bermakna keduanya, ya fisik ya maknawi atau majazi.
orang lain.
kemungkinan kita sendiri pernah mengalami ujian atau fitnah di luar rumah. Ada
yang kecopetan, kecelakaan, kena hipnotis dan hartanya diambil, ditipu, kena
sihir, kesurupan dan yang lainnya.
Rasulullah agar senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari semua fitnah
yang ada diluar rumah. Doa ini adalah doa yang sangat baik dan bermanfaat
karena Rasulullah yang mengajarkannya.





































