
Bukan mengeluh, aku bersyukur sama Tuhan Yesus, masih dapat kepercayaan temen temen untuk menjual hasil dapurku, cuma kalau dapat pesanan cake kan bisa sambil praktek ilmu yang didapat dari milis dan kumpulan buku resep toh?
Hari ini aku ‘mbuat pastup pesanan temen temen kantor. Ada 2 macam pesanan, yang special dan yang biasa. Yang special itu pake keju yang diparut panjang panjang sehingga terlihat gondrong biar lebih mantap. Kalau yang biasa itu tanpa keju. Untuk isiannya sengaja aku beri kuah (susu & kaldu) banyak karena menurut pendapat beberapa teman dan saudara yang suka sama pastup, yang OK itu yang berkuah banyak. Malah ada satu penjual pastup di Surabaya yang menambahkan kuah pastelnya dalam plastik klip sendiri. Terus, salah satu temen yang pesen tadi tanya sama aku ‘Emang rasa pastel tutup itu jemek jemek gitu ya?’ Nah !! Bingung kan?








