Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (112): Bahasa Iban Borneo Utara, Bahasa Pengantar Wilayah Sarawak; Orang Iban dan Tradisi Rumah Panjang

Tempo Doelo by Tempo Doelo
02.11.2023
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Suku
Dayak Iban adalah salah satu rumpun suku Dayak di Sarawak, Kalimantan Barat dan
Brunei. Kata Iban berasal dari bahasa Iban asli yang bermaksud manusia atau
orang. Iban terkenal karena mempraktikkan pengayauan dan migrasi teritorial.
Sejak kedatangan orang Eropa dan kolonisasi selanjutnya di daerah tersebut,
pengayauan berangsur-angsur menghilang dari praktik. Mereka secara tradisional
tinggal di rumah panjang yang disebut rumah panjai atau betang (batang).

Link YOUTUBE https://www.youtube.com/@akhirmatuaharahap4982


Bahasa
Iban atau Bahasa Dayak Iban adalah bahasa yang digunakan etnik Dayak dari suku
Iban yang tinggal majoritas di Sarawak, Malaysia, dan minoritas di Kalimantan
Barat. Di Sarawak, penuturnya mencangkum bukan etnis Iban sahaja, namun menjadi
bahasa perantaraan antara masyarakat. Bahasa Iban adalah bahasa terlindung di
bawah Kementerian Pendidikan Malaysia serta menjadi salah satu bidang di
sekolah-sekolah serta universitas Malaysia. Bahasa Iban adalah salah satu
bahasa Dayak yang termasuk dalam Sijil Pelajaran Malaysia bermula tahun 1970
sehingga kini sebagai subjek elektif. Penerbitan Kamus Iban mempunyai beberapa
produksi di bawah Dewan Bahasa dan Pustaka Cawangan Sarawak.
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Iban di Borneo
utara, bahasa pengantar di wilayah Sarawak? Seperti disebut di atas bahasa Iban
dituturkan orang Iban. Orang Iban kini umumnya di wilayah Satawak. Orang Iban
dan rumah panjang di Kapuas. Lalu bagaimana sejarah bahasa Iban di Borneo utara,
bahasa pengantar di wilayah Sarawak? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa Iban di Borneo Utara, Bahasa Pengantar di
Wilayah Sarawak; Orang Iban dan Tradisi Rumah Panjang  

Dimana wilayah populasi penutur bahasa Iban? Dalam
konteks pulau Borneo//Kalimantan, kita harus merujuk pada pembagian wilayah yurisdikssi
antara Belanda dan Inggris. Sebab dalam sejarahnya, sejak era Portugis, pulau
Borneo akhirnya menjadi dua wilayah yang berbeda setelah dilakukan perjanjian
antara Belanda dan Inggris di London tahun 1824 (Traktat London).


Pasca penduduk Inggris di Jawa, Pemerintah Hindia Belanda dipulihkan pada
tahun 1816. Lalu dalam perkembangannya terjadi dialog antara Inggris dan
Belanda, yang mana wilayah Inggris di pulau Sumatra (Bengkoelen) dilakukan
tukar guling dengan wilayah Belanda di Semenanjung Malaya (Malaka). Pertukaran
wilayah ini disepakati dalam Traktat London. Sejak inilah Inggris membentuk
koloni The Strats Settelement (Penang, Malaka dan Singapoera). Seiring dengan
semakin intensnya para peneliti (Inggris dan Belanda) melakukan studi, di
wilayah Hindia Belanda yang berpusat di Batavia dan Singapoera, seorang
pedagang Inggris di pantai barat Sumatra (Tapanoeli), James Brooke tahun 1838 memulai
usahanya di pantai utara pulau Borneo. Sejak kehadiran Brooke inilah wilayah
pantai utara pulau Borneo mendapat perhatian dan semakin intens dalam
pemberitaan. Sebagai suatu wilayah yang masih independent, Brooke menemukan
para kelompok populasi sedang berselisih yakni antara kelompok populasi Dayak
dengan kelompok populasu Melayu (Kerajaan Brunai). Atas bantuan Brooke, Radja
Brunai memberi hak dan gelar bagia Boroke sebagai Rajah Sarawak tahun 1842.
Dengan legitimasi Brunai, Brooke kemudian disokong oleh Pemerintah Inggris
dengan membuka konsulta di Laboehan, dimana cabang pemerintahan Inggris sebelumnya
sudah dibentuk di The Strait Settlement. James Brooke memiliki kuasa di wilayah
Serawak hingga kematiannya tahun 1868, yang kemudian digantikan keponakannya
Charles Johnson Brooke.

Lantas apakah nama kelompok populasi Iban sudah
dikenal di Serawak selama pemerintahan James Brooke? Satu yang jelas, bahwa
Singapoera telah menjadi pusat para peneliti Inggris di Hindia Timur. Pada
tahun 1850 di Singapoera diterbitkan majalah ilmiah yang diberi nama Indian
Archipelago dimana salah satu pendukung kegiatan ilmiah ini adalah Richard
Logan. Dalam konteks inilah (kehadiran James Brooke di Serawak dan majalah
ilmiah Indian Archipelago di Singapoera, nama kelompok populasi Iban mulai
dikenal.


Studi-studi kelompok populasi, khususnya yang berada (jauh) di pedalaman
baru dimulai pada periode akhir era VOC. Satu nama yang penting yang coba
memperhatikan kelompok-kelompok populasi adalah William Marsden, seorang
penulis Inggris di Bengkoeloe, yang bukunya diterbitkan tahun 1781 berjudul The
History of Sumatra. Masrden membedakan kelompok populasi di Sumatra terdiri
dari Melayu, Atjeh, Batak, Minangkabau, Redjang dan Lampong. William Marsden
dalam studinya juga memperhatikan bahasa-bahasa di Sumatra, terutama bahasa
Melayu. Lalu kemudian disusul Raffles yang juga berawal dari Bengkulu mulai
melakukan kajian secara khusus di Jawa, terutama selama penddudukan Inggris
dimana bukunya berjudul The History of Java diterbitkan tahun 1818. Selanjutnya
peneliti Inggris Jhon Crawford menerbitkan bukunya berjudul The History of the Indien
Archipelago (lihat Nederlandsche staatscourant, 02-06-1823). Singkatnya para
peneliti Inggris semakin banyak seperti Russel, sementara para peneliti Belanda
di Batavia mulai berkiprah sejak 1838 seiring dengan diterbitkannya majalah ilmiah
Tijdschrift voor Neerland’s Indie. Majalah ini menerbitkan tulisan-tulisan para
peneliti Belanda dan para pejabat Pemerintah Hindia Belanda di berbagai daerah.
Tulisan yang ada terutama yang terkait dengan geografis, etnografi, bahasa dsb
di wilayah Hindia Belanda. Lalu bagaimana dengan di wilayah Borneo Utara?

 

Tunggu deskripsi lengkapnya

Orang Iban dan Tradisi Rumah Panjang: Tradisi Lama
Orang Iban

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Charls (2)

Sejarah Catur (5): Perserikatan (Bond) Catur Sejak Hindia Belanda; NISB (Nederlandsch Indischen Schaakbond), FIDE dan Pertjasi

Iklan

Recommended Stories

Daftar Alamat Hotel Terdekat Sekitar Ancol | Hotel Di Ancol

28.03.2016

Pulau Padar, Surga Labuan Bajo Yang Digambarkan Pada Uang Rp. 50 Ribu

03.10.2020

KENAPA ADA YANG SUKA MEMANJANGKAN KUKU

11.12.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?