Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Berkenalan Dengan Rangkok Sulawesi, Burung Endemik Yang Kini Populasinya Kritis

Jelajah by Jelajah
27.09.2020
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT
Julang sulawesi bisa ditemukan di hutan Tangkoko. Foto: Rhett Butler/Mongabay

Indonesia merupakan rumah bagi 13 spesies rangkong, angka itu menempatkan negara kita penting dalam konservasi rangkong. Dari jumlah tersebut, 2 jenis merupakan spesies endemik Sulawesi, yakni julang sulawesi [Rhyticeros cassidix] dan kangkareng sulawesi [Rhabdotorrhinus exarhatus].

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Keduanya, masuk daftar merah IUCN dengan kategori Rentan [Vulnerable). Statusnya juga dilindungi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Julang sulawesi memiliki panjang tubuh hingga 104 cm dengan berat mencapai 2,36-2,5 kilogram. Tubuh dan sayapnya berwarna hitam, ekor putih, sementara kakinya hitam. Individu jantan memiliki balung berwarna merah tua, sedangkan betina berwarna kuning yang ukurannya lebih kecil.

Sementara kangkareng sulawesi, sering juga disebut kangkareng kerdil. Ukurannya diperkirakan sebesar 53 cm. Tubuhnya berwarna hitam, sementara ekor dan punggungnya hijau. Pada individu jantan, muka dan tenggorokannya berwarna kuning sedangkan sang betina berwarna hitam.

Dalam webinar bertema โ€œKenapa Harus Kenal Rangkong Sulawesi?โ€ pada Jumat [18/9/2020], diketahui bahwa rangkong memiliki wilayah jelajah antara 39,8-55,8 km2. Namun sumber lain memperkirakan, spesies ini bisa menjelajahi wilayah seluas 100.000 hektar.

ADVERTISEMENT

Suer Suryadi, pelopor peneliti rangkong di Sulawesi mengatakan, burung ini tidak bisa tinggal di daerah monokultur. Dia sangat bergantung pada hutan, dengan memberi kontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

โ€œRangkong sanggup mengkonsumsi 2-15 buah per menit. Sehingga, ketika temboloknya penuh, bisa sampai 300-400 gram,โ€ terang Suer yang pernah melakukan riset julang sulawesi di Tangkoko, Sulawesi Utara.

Di hutan, rangkong menjadikan lubang-lubang alami pada pohon sebagai sarangnya. Meski demikian, diketahui pula beberapa rangkong bersarang di lubang karst, misalnya di wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Lubang-lubang itu merupakan tempat paling aman untuk berkembang biak serta menghindari pemangsa.

Baca Juga: Kabar Baik Datang, Dua Bayi Gajah Lahir di Tengah Pandemi

Setelah betina menentukan pasangannya, mereka akan hidup bersama dalam sarang. Uniknya, rangkong merupakan spesies monogami. Mereka hanya memiliki satu pasangan, hidup bersama hingga salah satunya mati.

โ€œSelama bersarang, kebutuhan makan sangat bergantung pada jantan. Sehingga, ketika jantan mati atau tidak kembali, besar kemungkinan betina dan anaknya juga akan mati,โ€ tambah Suer.

Ancaman terhadap rangkong

Konservasi rangkong sejauh ini masih menghadapi ancaman seperti diburu untuk dikonsumsi, dipelihara, diperdagangkan, serta rusaknya habitat.

Yoyok Hadiprakarsa, pendiri dan peneliti dari Rangkong Indonesia memaparkan, interaksi antara manusia dengan rangkong diketahui terjadi sejak lama. Penilaian itu dibuktikan dengan adanya relief di Candi Prambanan sejak 850 Masehi. Kemudian, pada abad 14 di masa pemerintahan Dinasti Ming, paruh rangkong gading sudah dijadikan target perburuan.

julang sulawesi [Rhyticeros cassidix]. Foto: Goodnewsfromindonesia.com

Selain itu, masyarakat di beberapa tempat di Indonesia menjadikan rangkong sebagai rujukan simbol dan nilai luhur. Cara pengambilan beserta orang yang mengambil pun tidak sembarangan. Namun belakangan, dia menilai, nilai luhur itu mulai pudar yang digantikan komersialisasi. โ€œKalau nilai budayanya itu bagus. Saya mengajak masyarkat untuk melindungi rangkong,โ€ katanya.

Tahun 2013, Yokyok melanjutkan, pihaknya mencatat terdapat 6 ribu paruh rangkong yang dijual di pasar global. Sementara, pada 2012 hingga 2019, diperkirakan sebanyak 3.480 paruh rangkong disita Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok, dalam upaya penyelundupan.

โ€œRangkong sudah dilindungi sejak zaman Belanda. Meski demikian ancamannya masih tinggi,โ€ ujarnya. โ€œBaru-baru ini, ditangkap rangkong gading hidup di Vietnam, sumbernya masih ditelusuri. Ini praktik lama. Tahun kemarin disita di Uni Emirat Arab, sebagai binatang peliharaan.โ€

Yoyok menilai, hingga saat ini masih ada anggapan keliru dari sebagian masyarakat. Misalnya, fenomena memelihara rangkong yang didasari oleh niat melestarikan spesies tersebut. Padahal, bagaimanapun juga, menurut dia, tempat hidup terbaik bagi rangkong adalah hutan.

โ€œAda anggapan, memelihara rangkong adalah melestarikan ketimbang mati. Ini salah. Lebih baik di alam,โ€ jelasnya.

Billy Gustafianto, Manager Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki [PPST] menambahkan, terdapat beberapa peristiwa penyelamatan rangkong di wilayah Sulawesi Utara. Pada 2009, PPST merehabilitasi rangkong betina yang kemudian dilepasliarkan tahun 2013 di hutan Tangkoko. Saat ini, terdapat tiga julang papua yang direhabilitasi di PPST.

Baca Juga: Melihat Kearifan Adat dan Agama Berkolaborasi Menjaga Bumi

โ€œTahun 2018, ada satu sitaan dari Gakkum Manado dari pedagang burung. Kemudian ada juga sitaan dari Filipina dikembalikan ke Indonesia, lewat PPST. Kami mengupayakan burung-burung ini dikembalikan ke habitat asalnya,โ€ ujar Billy.

Pohon besar yang terdapat di hutan Tangkoko, Sulawesi Utara. Pohon berpostur kekar merupakan rumah yang ideal bagi jenis rangkong. Foto: Rhett Butler/Mongabay

Burung sakral

Masyarakat Minahasa juga diketahui memiliki interaksi cukup lama dengan rangkong. Mereka menyebutnya burung taong atau uak, sesuai suaranya. Ivan Kaunang, akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi mengatakan, burung ini mendapat tempat khusus atau tertinggi dalam ekspresi kebudayaan manusia.

Uak, dalam kebudayaan Minahasa dikategorikan sebagai burung sakral. Karena, di antara berbagai jenis burung, paruh burung uak merupakan yang paling besar. Ini melambangkan dunia atas serta sifat-sifat langit.

Dalam ritual Mawuaya, Waraney [ksatria] yang berjasa akan mendapat penghargaan berupa ikat kepala terbuat dari rotan, di bagian depannya terdapat paruh uak. Dalam ritual ini terdapat pula pemanggilan burung melalui syair-syair doa. Jika Sang Kuasa merestui, burung itu akan datang.

โ€œItu yang kemudian diambil, dan paruhnya diletakkan pada kepala Waraney. Jadi, bukan orang sembarangan yang menggunakan simbol ini,โ€ masih menurut Ivan Kaunang.

โ€œDulu, pengambilan sesuatu dari hutan ada berbagai macam ritual, dan hanya untuk kebutuhan tertentu. Begitu juga ketika berburu,โ€ pungkasnya.

Berikut ulasan mengenai burung Rangkok Khas Sulawesi dari Exploring Indonesia. Semoga bisa memberikan pengetahuan sehingga kita lebih sadar lagi untuk menjaga kelestarian burung endemik di Indonesia.

Sumber: Mongabay/Themmy Dhoaly

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Madu yang Paling Cocok Untuk Honey Lemon Shot

Dari ekspedisi di Sumatera Tengah 1877-1879: Pulau Kidak dan Sungai Baung

Dari ekspedisi di Sumatera Tengah 1877-1879: Pulau Kidak dan Sungai Baung

Iklan

Recommended Stories

Himpunan Fatwa Mufti Kerajaan Negeri Kelantan

3 Tipe Hidangan Makanan yang Layak Dihindari di Warung Makan Sederhana

28.07.2023

Frekuensi 166.240 Mhz (output) digunakan oleh

09.05.2022

Masjid Sentral Perm (Perm Central Mosque) – Russia

12.05.2012

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?