Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Alasan Kereta Api Tidak Bisa Rem Secara Mendadak untuk Cegah Insiden

Jelajah by Jelajah
01.08.2023
Reading Time: 3 mins read
0
Fiqh Al-Hadith Syarah Bulugh Al-Maram
ADVERTISEMENT

Dolanku.com – Beberapa waktu lalu telah terjadi sejumlah insiden kereta api yang menabrak kendaraan di perlintasan rel pada jalan raya. Bahkan, ada pula orang yang sengaja menabrakan diri ke jalur kereta api yang berujung kehilangan nyawa, dengan tubuh terburai tak karuan. Namun, kenapa masinis “hanya” mampu membunyikan klakson tanpa disertai tindakan pengereman?

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata


Dilarang berburuk sangka dulu pada pengemudi kereta api di atas. Sebab, kereta api memang tidak bisa berhenti atau mengerem mendadak. Lagi pula, ada banyak alasan kenapa kereta tidak bisa rem secara mendadak untuk cegah kecelakaan. Salah satunya, diakibatkan kereta api memiliki rangkaian gerbong panjang dan berbobot sangat berat.


Artinya, meski masinis mengetahui keberadaan kendaraan atau manusia di perlintasan kereta yang “menghadang,” dalam kondisi tertentu (misalnya sudah sangat terlalu dekat) tak akan bisa berbuat apa-apa kecuali seolah-olah sekadar mengklakson. Apalagi tatkala muatannya sangat berat dan rangkaian gerbongnya amat panjang, tentu butuh waktu dan jarak untuk betul-betul bisa berhenti total.

ADVERTISEMENT


Perlu diketahui, rata-rata untuk kereta penumpang terdapat 8-12 gerbong dengan berat hingga mencapai 600 ton. Bobot tersebut belum termasuk jumlah para penumpang serta beban barang bawaannya. Alhasil, kereta api memerlukan banyak energi pengereman dan waktu cukup lama untuk membikin rangkaian gerbong benar-benar terhenti.


Faktor selanjutnya yang berpengaruh terhadap adanya jarak tertentu yang diperlukan untuk pengereman kereta api yaitu kecepatan. Maksudnya, makin tinggi kecepatan semakin panjang pula jarak yang dibutuhkan untuk proses mengerem sampai pada titik “pemberhentian.” Di mana, proses perlambatan dalam mengerem ternyata memang disengaja.


Bayangkan saja, ketika kendaraan dalam keadaan kecepatan tinggi tiba-tiba berhenti mendadak. Tentu efeknya enggak jauh beda layaknya bus, mobil, dan sepeda motor menerapkan rem secara mendadak. Sudah kebayang-kan apa yang terjadi? Apalagi, diperparah muatan bus dan mobil itu sangat berat, makin berpeluang adanya roda tergelencir.


Penyebab berikutnya yang membuat kereta api tidak bisa rem secara mendadak untuk cegah insiden ialah kondisi cuaca, bidang kemiringan rel (lintasan), kontur tanah landasan rel, jenis rem (blok besi cor atau blok komposit), jenis kereta api (kereta barang atau kereta penumpang). Serta terdapat faktor human error seperti tingkat pengalaman masinis dan keadaan konsentrasinya.

Kondisi di dalam gerbong kereta api (sumber foto koleksi pribadi)


Nah, sebagai informasi bahwa sistem pengereman kereta api sekarang ini menggunakan jenis rem udara. Cara kerjanya, jika masinis mengaktifkan sistem pengeraman maka seketika itu membikin udara bertekanan mengalir ke seluruh arah roda kereta api sehingga menekan/menggesek kampas rem ke tromol atau cakram. Nah, dari gesekan itulah akan membuat kereta berhenti.


Lantas muncul pertanyaan, “Apakah lebih baik tak mengerem saja kalau hasilnya tetap menabrak kendaraan besar di perlintasan?” Tentunya mengambil keputusan dengan tetap melajukan kereta, juga sangat berisiko besar terhadap keselamatan. Bukan cuma mencederai penumpang. Lebih parah kereta api bisa saja keluar dari jalur rel sampai terguling. Akibatnya, sangat mungkin ada korban jiwa.


Hal yang sama, saat melakukan mekanisme rem darurat, yang diterapkan melalui alat “tarik” pengereman yang tersedia di semua gerbong kereta (termasuk gerbong penumpang). Di mana, dengan menarik tuas rem tersebut bikin katup saluran angin terbuka sehingga mengalir alias menjalar ke seluruh roda kereta api.


Sayangnya, lantaran angin butuh waktu untuk menyebar secara serentak, sebagai solusinya pengereman dilakukan secara perlahan tidak langsung “mengunci mati” kampas rem. Alasannya, jika tekanan udara dilepaskan secara tiba-tiba pada satu titik roda saja, menjadikan pengereman tidak seragam (serentak). Akhirnya, menyebabkan gerbong tertentu terdorong atau terseret yang berbuah terguling maupun tergelincir.

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Sejarah Sepak Bola Indonesia (19): Pemain Sepak Bola Terkenal Era Hindia Belanda; Siapa Damora Harahap dan Achmad Nawir?

Sejarah Sepak Bola Indonesia (20): Suporter Indonesia Sejak Era Hindia Belanda;Dukung Klub Kota Kesayangan Apapun Bangsanya

Iklan

Recommended Stories

Resep Beef Cubes dengan Creamy Brown Sauce & The Dog Whisperer

12.12.2020

Resep Sarapan Sehat Tim (Kukus) Tahu Jamur Spesial

06.11.2013

PUJIAN DAN KEMULIAAN DENGAN IBADAH DI MALAM HARI

04.04.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?