Setelah tahun 2011 saya mengunjungi Flores ,ditahun 2019 saya mengunjunginya lagi tapi kota-kotanya berbeda.Waktu itu saya berjanji akan balik lagi,karena bucket list sayaย yang panjang,baru kesampean akhir tahun 2019.Kali ini saya mau mengexplore flores bagian barat dengan highlight Kepulauan Komodo yang kabarnya akan dijadikan wisata premium,mumpung masih belum dan biaya terjangkau maka kesanalah saya,walaupun sekarang sudah termasuk wisata mainstream.
 |
| Kepulauan Komodo |
Sebagai patokan harga yang dijualย untuk daytrip kisaran 500-600 ribuan untuk 4 spot .Pulau Padar yang sangat hits sekarang hampir masuk disetiap paket.Saya mendapatkan paket hopping island lewat internet ,paket seharian seharga 600 ribu dengan mengunjungi Pulau Padar,Pulau Komodo,Pink Beach dan Manta ray point termasuk makan siang , kopi/teh plus snack dan juga jaket pelampung beserta kacamata snorkeling .Sedangkan saya pernah baca ada juga paket 500 ribu tapi dengan tujuan pulau berbeda walau termasuk Pulau Padar.Itu berarti kepulauan Komodo tidak selesai dijelajahi dalam sehari,paling oke memang mengambil paket menginap di kapal.
 |
| Pulau Padar |
Di kapal hanya ada dua orang peserta trip Indonesia ,saya dan mas andra dari Yogya yang kebetulan sedang menemani turis dari china dan kapalnya pun penuh.Kapal mulai berlayar jam 7 pagi menuju tempat pertama yaitu Pulau Padar.Dari jauh sudah terlihat betapa kerennya pulau ini hingga merapat di dermaga ,disambut pantai dengan latar belakang bukit-bukit gersang dengan gradasi warna yang sempurnaย ditambah rusa-rusa yang berkeliaran.Panas terik tak menghalangi kami untuk menuju view point dengan jalan setapak yang menanjak.Tepat diatas, saya berdecak kagum dengan lukisan alam yang terbentang.
 |
| jalan menuju view point |
Pekerja wisata di Pulau Padar ini saya acungi jempol deh ,hampir ngga ada sampah.Pasalnya di pintu masuk sudah diperingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan dan petugas berdiri menyodorkanย kantong plastik besar sebagai wadah tempat sampah baik yang akan naik ataupun baru turun,keren!
 |
| Pulau Padar dari atas |
Perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Komodo dengan harapan melihat komodo di habitatnya langsung. Setelah mendarat di Pulau Komodo ,para ranger sudah siap menyambut danย menemani para turis untuk trekking mencari si dragon.Banyak jejak yang ditinggalkan di area trekking.kami melewati gundukan tanah yang merupakan tempat komodo bertelur ,menurut si ranger bahwa orang tua si komodo nggak segan-segan memakan anaknya sendiri,salah satu fakta yang baru saya ketahui.
 |
| trekking tipis-tipis |
Makanya sebisa mungkin petugas Taman nasional komodo menyelamatkan telur komodo sebelum dimangsa nyokap bokapnya ,sungguh tega .Padahal Kak Seto menggambarkan hewan ini adalah hewan yang imut dan berteman baik bersama Dompu (domba putih),Piko (sapi kokoh),Belu(bebek lucu) yang sewaktu-waktu bisa disantap hahaha
 |
| tempat bertelur komodo |
Sepanjang trekking kami nggak menemukan Komodo,hanya ketemu kotorannya saja yang berwarna putih.Baru ketika sampai di sebuah restoran bertenggerlah dua onggokย komodo yang lagi gegoleran,yang satunya ngumpet di kolong restoran,yang satunya lagi sedang show didepan restoran.Heran.. sih, ini komodo seneng banget didepan restoran itu,sering banget saya lihat dimedia komodo tersebut sedang berada ditempat yang sama,jadi kesannya kurang alami aja dan nggak kece kalau difoto hehehe.Lain waktu saya mau mengunjungi Pulau Rinca yang merupakan juga habitat asli si dragon mungkin bisa dapat pengalaman yang berbeda.
 |
| tempat nongkrongnya komodo |
Sepertinya didua tempat pertama perjalanan tour ini sudah sampai klimaksnya,dikarenakan pink beach hanya bisa dilihat dari jauh,kapal nggak bersandar di pantai entah apa alasannya .
 |
| Pink Beach |
Kami hanya leyeh-leyeh di kapal yang mau snorkeling dipersilahkan dan bisapun berenang sampai pink beach,hari itu entah kenapa saya malas sekali nyebur dan begitupun di spot keempat yaitu Manta rai point yang hanya beberapa orang yang nyebur dan nggak kelihatan manta nya ditambah cuaca buruk menemani kami sampai ke daratan Flores.