
Informasi itu dibenarkan oleh Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kemdikbud Fitra Arda ketika TravelPlus Indonesia konfirmasi lewat pesan WA.
“Iya benar. Untuk Kalimantan, Palangkaraya, Kalteng yang terpilih sebagai tuan rumah, ” balas Fitra Arda, Jumat (5/10).
Palangkaraya, sambung Fitra Arda dipilih sebagai tuan rumah sesuai kesepakatan tahun lalu.

“Tempat perayaannya di Museum Negeri Kalimantan Tengah atau Museum Balanga, Palangkaraya tanggal 12 sampai 18 Oktober 2018,” terang mantan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat ini.
Selepas TravelPlus menanyakan apa saja rangkaian acara perayaan Hari Museum Indonesia yang bertema “Museum Kebanggaan Millenial” tahun ini di Palangkaraya dan siapa saja yang akan hadir, tak lama kemudian Fitra Arda mengirimkan 6 foto lembaran rencana pelaksanaan peringatan Hari Museum Indonesia 2018.
Selain tempat, tanggal, dan pelaksana kegiatan tahunan ini, juga ada lembaran yang memuat para pesertanya.
Adapun peserta Hari Museum Indonesia 2018 terdiri atas Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala/Pengelola Museum, Pemermati Kebudayaan, Akademisi, Komunitas Museum, Yayasan/LSM, Masyarakat Umun, dan Pelajar/Mahasiswa.
Sementara rangkaian acaranya berupa Pameran bertema “Dari Awal Sampai Millenial”.
Koleksi yang dipamerkan antara lain Replika Sangiran 17, Artefak Situs Sangkulirang, Pakaian Tradisional Maluku dan Dayak, Perlengkapan Upacara Adat Maluku, Mahkota Sultan Kutai dan Raja Bali, Batik Klasik dan Pesisir, Kain Kulit Kayu, Tenun Songket dan Ikat, Naskah Kulit Kayu, dan Perlengkapan Upacara Kelahiran Suku Dayak.

Museum yang ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut antara lain Museum Nasional, Tekstil, Wayang, Balanga, Bank Indonesia, Negeri Provinsi Maluku, dan Museum Negeri Provinsi Lampung Ruwa Jurai.
Selain pameran yang berlangsung 12-18 Oktober, mulai pukul 8 pagi – 4 sore, juga ada Pelatihan Literasi pada hari Senin (15/10) pukul 7.30-16.30.
“Pesertanya 100 pelajar SMP dan SMA di Palangkaraya,” tambah Fitra Arda yang pernah menjabat sebagai Kabag Perencanaan dan Penganggaran Ditjen Kebudayaan ini.
Masih di venue yang sama, juga akan digelar Pelatihan Pembuatan Film Pendek pada Selasa dan Rabu (16 & 17/10) pukul 8 pagi – 4 sore yang akan diikuti sekitar 50 pelajar SMP di Palangkaraya.
Selanjutnya ada Workshop Pemandu Museum untuk Pramuka, Sabtu (13/10) pukul 12-1 siang yang akan diikuti sekitar 50 pramuka tingkat Penegak dan Pandega.
Terakhir Belajar Bersama di Museum, Senin-Rabu (15-17/10) pukul 8 pagi sampai 12 siang dengan peserta sebanyak 150 pelajar SD dan SMP di Palangkaraya.
Menurut Fitra Arda perayaan Hari Museum Indonesia 2018 ini bertujuan mendorong kesadaran publik mengenai peran museum sebagai sarana pelestraian budaya.
“Kegiatan ini juga untuk membangun persepsi masyarakat bahwa museum adalah wahana mengenalkan identitas dan jati diri bangsa,” jelasnya.
Museum Balanga yang menempati tanah seluas 5 Ha berlokasi di Jalan Tjililk Riwut Km 2,5, Palangkaraya.

Museum Negeri Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dilengkapi antara lain Pendopo, Auditorium dan Ruang Edukator, Perpustakaan, Ruang Kurator dan Ruang Studi Koleksi, Ruang Pameran Temporer, Ruang Pameran Tetap, dan Rumah Kepala.
2. Logo Hari Museum Indonesia 2018. (dok.@harimuseum)











