Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Wisata Batik di Kampung Batik Laweyan Solo

Explore by Explore
25.01.2016
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Kupikir, semua benda bermotif itu disebut batik. Lalu aku dapat pencerahan, bahwa yang termasuk kategori batik itu yang motif di atas kain yang ditulis atau di-print. Tentu jenis kainnya pun terbatas. Dulu, waktu sekolah, aku malah berpikir bahwa batik itu hanya milik suku Jawa. Tapi makin ke sini, semakin kenal khasanah kekayaan nusantara, aku jadi mengenal berbagai jenis motif batik dari berbagai daerah. Corak-corak batik di Jawa pada
umumnya dapat diidentifikasi dengan mudah. Berbeda dengan corak batik
dari Sumatera yang motifnya lebih ramai bin meriah dengan warna-warna
keras. Lalu beda lagi dengan corak batik di Kalimantan yang cenderung
bermain dengan motif garis dan kombinasi warna selalu diiringi dengan
hitam. Sementara itu corak dari Sulawesi beda lagi. Warnanya beragam,
ada yang pekat, ada juga yang terang-terang. Motifnya pun lebih landai.
Begitu, sih, yang aku tahu setelah selama ini berjalan-jalan ke beberapa
lokasi.

Permainan motif itu dipengaruhi oleh budaya setempat bahkan wilayah suatu daerah, pegunungan atau pantai. Namun, aku masih belum bisa mengklasifikasikan jenis-jenis batik itu. Kubiarkan saja diri ini hanya sebagai penikmat batik. Ilmu perbatikan ternyata lebih dalam dari sekadar motif-motif yang meramaikan pakaian kita.

Aku mulai memiliki pakaian batik sejak kuliah S1 yang kampusnya sarat dengan nilai-nilai budaya. Sejak 2 Oktober dinobatkan sebagai Hari Batik, aku pun semakin paham arti batik dalam keseharian kita. Sejak berduit, alias bekerja, aku pun makin memilih-milih motif serta bahan. Mulai terasa kalau batik itu mahal. Jadi aku pun tidak sembarangan dalam memilih batik. Batik disesuaikan dengan gaya kita tentunya. Karena batik itu bagian dari fashion dunia.

Beberapa bulan lalu, aku hunting batik di pusat perbelanjaan batik di Jakarta. Harganya luar biasa. Rasanya aku nggak mau beli batik sering-sering. Bisa bangkrut. Saat itu aku membeli batik Solo. Konon, batik tulis atau print dari Solo itu cenderung bernuansa gelap. Mulanya aku kurang srek dengan warnanya karena batik Solo jarang bermain warna cerah. Tapi memang warna-warna gelap itu tampak elegan. Itu batik yang kutemui di Jakarta. Waktu itu aku bertekad, kalau aku mampir ke kota asalnya, aku mau beli beberapa motif lainnya.

Kebetulan sekali, aku liburan ke Solo beberapa waktu lalu. Aku berkesempatan mengubek-ubek batik di kampung batik tradisionalnya, Kampung Batik Laweyan. Di sinilah batik Solo pertama kali bermula dan akhirnya mendunia. Aku sempat bertanya, “Bedanya batik masing-masing daerah tuh apanya? Dari mana kita tahu batik khas Solo yang mana?”

Lalu temanku menjawab, “Di sini rata-rata kain batiknya diproduksi sendiri di Solo. Pilih aja yang warna-warna redup, itu batik Solo.”

Bahkan temanku yang notabene orang asli sana juga tidak memahami motif-motif Batik. Hanya melihat batik dari warnanya. Oke, yasudahlah. Mungkin lain kali aku bisa berkesempatan mempelajari lebih lanjut.

Jadi, mari kita melihat-lihat Kampung Batik Laweyan ini.

Kampung Batik Laweyan

Luas kan kompleksnya.

Nuansa yang tenang, sepi, dan ramah ini menyambut kedatanganku. Dengan jalan sempit yang hanya muat satu mobil, kampung batik Laweyan ini luas juga dan terpadu dalam 1 lokasi komplek jadul. Berada di sini serasa menerima keramahan Jawa versi Solo tempo dulu. Nuansanya sangat tradisional.

Kami menyusuri kampung batik ini dan mampir di Batik Putra Laweyan. Kami disambut dengan kafe berdekorasi kuno dan teras yang rindang. Bau batik sangat kentara sekali. Sebagian tamu yang kutemui justru para bule. Turis lokal sendiri cenderung beli batik di pusat grosir batik, tanpa harus bersusah payah mengunjungi kampung asal batik itu sendiri. Makanya, aku merasa beruntung bisa melihat koleksi-koleksi batik di sini. Asli buatan putra Laweyan, katanya. Harganya? Sepadan dengan jerih payah membuat batiknya.

Di toko lainnya kami menemukan motif yang lebih banyak lagi. Aku makin bahagia berada di sini. Batik-batik ini bikin aku sadar bahwa Indonesia itu lebih kaya dari apa yang kita tahu.

Ini Batik Putra Laweyan.

Koleksi batiknya dengan harga yang sepadan.

Batik kombinasi.

Koleksi batik putra Solo.

Aku menemukan batik dengan warna pastel.

Hunting batik.

Berburu batik membuat kami berkeringat dan kehausan. Untungnya di kompleks ini ada kafe kopi khusus untuk pengunjung, Kafe Putra Laweyan. Kafe ini didekorasi klasik dengan menjajakan minuman yang juga klasik. Tempat ini benar-benar seperti mesin waktu bagiku. Batik, Solo, tradisi, tempo dulu, semua kudapatkan di kampung batik ini.

Tempatnya mungil dan semua perabotannya serba kayu. Ada beberapa minuman kemasan zaman dulu yang dijual, ada lusinan botol limun di dalam kulkas kecil, ada pula beberapa batang cokelat. Wah, wah ini lebih menyerupai toko jajanan klasik dengan dekorasi unik.

Kafe Putra Laweyan

Interior kafe yang klasik.

Salah satu model kopi plus gelasnya yang bisa langsung disajikan. Murah meriah.
Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetPin
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

IMAAM Center, Masjid Indonesia di Amerika (Bagian Pertama)

IMAAM Center, Masjid Indonesia di Amerika (bagian kedua)

Iklan

Recommended Stories

Sekilas Sejarah Politik Islam  ERA PERTAMA

Sekilas Sejarah Politik Islam ERA PERTAMA

09.08.2014
Bantah Tuduhan Makar, Keterangan Ketua GNPF MUI Bikin Umat Islam Bangga

Bantah Tuduhan Makar, Keterangan Ketua GNPF MUI Bikin Umat Islam Bangga

03.05.2017
Kompleks Candi Arjuna – Candi Hindu Tertua di Indonesia

Kompleks Candi Arjuna – Candi Hindu Tertua di Indonesia

16.09.2012

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?