Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Animasi 3D Kisah Klasik The Little Prince (Le Petit Prince)

Explore by Explore
02.11.2015
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

ADVERTISEMENT
Aku tidak tahu-menahu kalau kisah The Little Prince akan diadaptasi ke sebuah film animasi garapan Pixar. Berdasarkan informasi dari Hollywood Reporter, adaptasi film ini jadi film animasi Prancis termahal tahun 2015, mencapai 80 juta dolar. Tapi sebenarnya itu bukan angka yang ‘wow’ mengingat The Little Prince adalah buku klasik best seller dan keren. Kenapa kusebut keren? Begini kisahnya…

Poster film asli berbahasa Prancis. (sumber)

Sumber

Buku yang ditulis oleh Antoine de Saint-Exupery ini memberikan dongeng tentang eksistensi diri yang kembali dibenturkan dengan kehadiran seorang anak kecil: pangeran cilik. Buku bergambar dengan kisah-kisah sederhana antara seorang penerbang yang terdampar di gurun sahara bertemu dengan seorang anak kecil, lalu percakapan mereka hanya sebatas menggambar domba. Alih-alih merengek untuk minta minum dan perlindungan, anak kecil itu justru ingin sekali digambarkan sebuah domba. Kenapa? Karena ia tidak takut pada kekeringan, ia lebih takut pada sebuah tumbuhan ganas yang hidup di planet kecilnya yang nanti akan menghancurkan kehidupannya. Dia butuh domba untuk mencabuti tumbuhan itu setiap kali muncul. SKETSA SEEKOR DOMBA DI GURUN? Hanya itu. Sederhana, bukan?

Namun, apakah maknanya sesederhana itu?

Buku dongeng klasik ini, meski bentuknya layaknya buku anak, tapi sebenarnya diperuntukkan bagi orang dewasa. Anak kecil akan membaca buku ini dan menyerapnya sebagai bacaan pangeran cilik yang bertualang dari planet satu ke planet lain. Namun, orang dewasa–kita–akan membacanya terbalik. Kita lupa pernah menjadi anak kecil yang berpikir sederhana tanpa penyangkalan akan ketakutan. Petualangan si Pangeran Cilik bertemu orang-orang dewasa tentu menjadi titik balik bagi pembaca dewasa. Kita diperlihatkan kemuraman dunia dewasa yang hanya berorientasi pada angka. Kemuraman itu menggelitik si Pangeran Cilik untuk bertanya, seperti “Apa pentingnya menjadi kaya bagimu?”

Perjalanan Pangeran Cilik dari satu planet ke planet lain membuat dirinya semakin murung.
Planet 1 : Dihuni oleh hanya seorang raja yang sombong dan haus kekuasaan, padahal di planet itu hanya ada dia seorang.
Planet 2 : Dihuni oleh seorang yang angkuh
Planet 3 : Dihuni oleh seorang pemabuk.
Planet 4 : Dihuni oleh seorang pengusaha ambisius yang sibuk berhitung untuk membeli bintang-bintang.
Planet 5 : Dihuni oleh seorang penyulut lampu. Planet paling kecil.
Planet 6 : Dihuni oleh seorang penulis yang ingin mendengar cerita dari para penjelajah planet. Planet ini lebih besar dari yang lain.
Planet 7 : Bumi.

Ilustrasi di buku The Little Prince. (sumber)

Kalau melihat daftar planet dan karakteristik penghuninya. Bayangkan, bagaimana rasanya jadi seorang anak kecil yang bertemu orang-orang yang bahkan tak sempat meluangkan waktu untuk sebuah hiburan dan menyerap warna-warni dunia. Mereka melupakan dunia anak yang bebas dari angka-angka yang sesungguhnya tak berdaya.

Gambar diambil dari sumber ini.
Kakek Nyentrik dan Gadis Kecil sedang bermain. (sumber)

Lalu, mari kita lihat film animasi The Little Prince yang baru saja rilis ini. Animasi 3D garapan Pixar untuk film ini dimulai dari sebuah gambar yang dapat dipandang berbeda dari berbagai sudut. Sebagai pembuka, adegan narator menggambarkan sesuatu yang tampak abstrak menjadi pengantar bahwa film ini mengungkit tentang perspektif, persis seperti yang disampaikan di dalam novel.

Namun, dalam film, pengisahan The Little Prince lebih rumit. Mengingat kisah Pangeran Cilik ini berasal dari cerita klasik, tentu filmnya dibuat lebih kekinian. Kisah si Pangeran Cilik ini menjadi sajian dongeng yang diceritakan kembali oleh seorang kakek nyentrik kepada gadis kecil yang hidupnya terlalu kaku dengan aturan dan jadwal. Saat si gadis kecil tak punya waktu untuk bermain dan bergaul karena harus menghabiskan musim panasnya untuk belajar, kakek nyentrik ini menggodanya. Godaan itu semakin kuat saat si gadis kecil dapat melihat bintang-bintang dengan mata kepalanya sendiri di atas loteng, alih-alih harus menghafal jarak antar-rasi bintang yang tercantum dalam buku sains.

Kakek nyentrik ini mengajarkan satu hal pada si gadis kecil–dan kita–bahwa tidak semua yang kamu dengar dan baca itu adalah hal nyata yang terlalu serius. Terkadang lihatlah sesuatu itu dari perspektif lain, seperti perspektif anak-anak. Dan, jika kamu sudah atau sedang menonton The Little Prince, kita dapat melihat kehidupan kanak-kanak membosankan harus dilalui oleh si gadis kecil. Ia harus memenuhi target ibunya untuk masuk sekolah bagus dan jenius. Untuk itu, jadwal gadis ini sudah ditentukan selama musim panas mulai dari bangun pagi hingga pagi lagi.

Tetapi, semua berubah begitu Kakek Nyentrik ini mengenalkan kisah Pangeran Cilik serta dunia bermain yang berwarna di halaman rumahnya. Gadis kecil ini menjadi tahu bahwa begitu berharganya hidup sebagai anak-anak dan kebanyakan orang dewasa telah melupakannya. Melalui dongeng The Little Prince yang ditulis ulang si Kakek Nyentrik, gadis kecil mulai mengkhayalkan dirinya bertemu dengan si Pangeran Cilik. Apa yang terjadi pada Pangeran Cilik ini saat ia dewasa? Berbeda dengan buku, kita tidak hanya mendapati petualangan Pangeran Cilik mengarungi antariksa, tetapi juga petualangan Gadis Cilik menemukan Pangeran Cilik yang sudah dewasa dengan pesawat butut milik Kakek Nyentrik.

Di sepanjang film, suguhan animasi 3D bikinan Pixar akan sangat menghibur kita di tengah kisahnya yang sarat pesan moral. Lalu, dongeng The Little Prince yang diceritakan kembali kepada si gadis kecil dibuat dengan formula stop motion. Dengan begitu, animasi ini menjadi variatif. Dan, terakhir, yang juara dari film ini adalah scoring yang mengiringi kisahannya. Lantunan instrument pengiringnya tidak melupakan kesan Prancis yang romantis sebagai negeri asal dongeng ini.

Jika kita datang ke bioskop untuk menonton hiburan menyenangkan dan ringan, sepertinya The Little Prince bukan pilihan tepat. Kita akan melihat kerutan di kening penonton usai menonton. The Little Prince bukanlah film yang ringan, melainkan menggelisahkan. Ada PR yang harus kita bawa pulang: sejauh apa kita meninggalkan dunia kanak-kanak kita?

Tags: Jalan-JalanPelesirTempat WisataTourTravelTravelingwisata
ShareTweetSendShare
Explore

Explore

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

IKHLAS DAN KEUTAMAANNYA

Kalah Telak, Partai Komunis Turki Hanya Meraih 0,11% Suara

Iklan

Recommended Stories

Sejarah Mahasiswa (28): Ida Loemongga Nasoetion Berjuang di Belanda; Perempuan Pribumi Hindia Mampu Raih Gelar Doktor

GURIHNYA Usaha Rumahan Toko Online

16.08.2014

Sinopsis Drama China Chang Ling

13.11.2023
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Flores Timur

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi AJB Bumiputera 1912 di Flores Timur

25.03.2023

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?