Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Inilah Sebab Dosa Kecil Berubah Menjadi Dosa Besar

Keimanan by Keimanan
06.10.2016
Reading Time: 4 mins read
0
Inilah Sebab Dosa Kecil Berubah Menjadi Dosa Besar
ADVERTISEMENT

Saat Dosa Kecil Berubah Menjadi Dosa Besar

Inilah Sebab Dosa Kecil Berubah Menjadi Dosa Besar

Satu Pembahasan yang telah kita lewati pada kesempatan lalu adalah tentang klasifikasi dosa. Kita telah ketahui bahwa dosa terbagi menjadi dua, yaitu dosa besar dan kecil. Namun demikian tidak selayaknya seorang muslim bermudah-mudahan dan meremehkan dosa kecil. Oleh karenanya sebagian salaf menasihatkan,

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

“Janganlah engkau melihat kepada kecilnya dosa, namun lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat.” 

Apalagi ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan dosa kecil itu berubah menjadi dosa besar. Maka waspadai dan jauhilah faktor-faktor tersebut dan di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Dilakukan secara terus menerus dan menjadi kebiasaan.

Sebagaimana kata peribahasa, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Sesuatu yang yang dilakukan secara kontinyu meskipun kecil maka akan semakin menumpuk dan bertambah banyak. Demikian halnya seseorang yang senantiasa melakukan dosa kecil secara rutin. Seiring dengan berjalannya waktu dan tanpa terasa pelakunya akan terperosok dalam dosa besar.

Dalam hal ini terdapat sebuah hadis yang lemah namun secara makna dibenarkan oleh para ulama. Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,


“Tidak ada dosa kecil jika dilakukan secara terus menerus dan tidak ada dosa besar jika diiringi dengan istighfar.” 

Ibarat tetesan-tetesan air yang menimpa sebuah batu secara terus menerus. Meskipun kecil namun jika terjadi secara beruntun dan terus menerus, tentu akan memberikan bekas pada permukaan batu tersebut. Akan lain hasilnya seandainya tetesan-tetesan tersebut dikumpulkan kemudian sekali diguyurkan pada permukaan batu. Tentu yang demikian ini tidak akan memberikan pengaruh dan bekas pada permukaan batu tersebut. Oleh karenanya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling rutin dilakukan meskipun hanya sedikit.

ADVERTISEMENT

2. Meremehkan dan memandang sebelah mata dosa tersebut.

Setiap kali seseorang menganggap besar suatu dosa, dosa itu pun akan kecil di sisi Allah ta’ala. Namun tatkala dia menyepelekan dan menganggapnya remeh, maka menjadi besar dosanya di sisi Allah. Sikap tidak menyepelekan dan menganggap besar suatu dosa, itu muncul dari kebenciannya kalbunya terhadap dosa.

Lihatlah bagaimana petuah para ulama dalam menyikapi dosa dan kemaksiatan. Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa beliau berkata,

“Sesungguhnya seorang mukmin akan memandang dosanya seolah-olah ia berada di bawah sebuah gunung dan ia takut gunung tersebut akan menimpanya. Adapun orang fajir akan memandang dosa-dosanya seperti seekor lalat yang hinggap di hidungnya. Lalu ia kibaskan dengan tangannya untuk mengusir lalat tersebut.” 

Adapun seorang mukmin akan memandang besar dosa tersebut karena ia mengetahui kemulyaan dan kebesaran Allah ta’ala. Apabila ia merenungi dan memikirkan kebesaran Allah ta’ala, ia akan menilai dosa kecil tersebut sebagai sesuatu yang besar di sisi-Nya. Dalam riwayat Al-Bukhari, Anas bin Malik mengatakan,

“Sungguh kalian melakukan berbagai amalan yang di mata kalian lebih lembut dari sehelai rambut padahal kami menganggapnya di zaman Rasul shallallahu alaihi wa sallam termasuk perkara yang membinasakan.” 

Apa yang beliau sampaikan ini menunjukkan bahwa secara realita memang ada perbadaan persepsi dalam menilai besar kecilnya dosa. Para shahabat menganggap besar dosa yang diremehkan oleh generasi yang datang setelah mereka.

3. Merasa senang dan bangga dengan dosa yang dilakukan.

Seperti misalnya seseorang dengan bangga menyatakan, “Tidakkah engkau lihat bagaimana aku merobek-robek kehormatan Fulan.” Atau menyatakan, “Aku dengan mantap menyebutkan keburukan-keburukan Fulan, hingga aku pun mempermalukannya di depan umum.” Atau seorang pedagang menyatakan, “Coba lihat bagaimana aku melariskan barang palsu itu.” Sungguh ini bertolak belakang dengan kewajiban setiap muslim untuk menyesali dosa-dosa yang pernah diperbuat. Karena di antara syarat diterimanya taubat adalah menyesali perbuatan dosa yang dilakukan.

4. Terang-terangan dan tidak merasa malu dalam melakukan perbuatan dosa.

Dia melakukan kemaksiatan di depan umum dan terlihat oleh banyak orang. Perbuatan demikian ini menunjukkan pelakunya tidak punya rasa takut kepada Allah ta’ala. Dia pun sudah tidak punya rasa malu kepada sesama muslim.  Mengenai hal ini Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Setiap umatku akan diampuni kecuali pelaku jahr (terang-terangan melakukan perbuatan dosa). Di antara bentuk jahr adalah seseorang di malam hari melakukan kemaksiatan. Lalu di pagi harinya dia menceritakan perbuatannya padahal Allah telah menutupinya. Dia mengatakan, “Wahai Fulan semalam aku telah berbuat demikian dan demikian.” Padahal Allah telah menutupi perbuatannya semalam namun di pagi hari dia menyingkap aibnya.” [H.R. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah].

Inilah salah satu bentuk mujaharah yang pelakunya tidak akan diampuni oleh Allah ta’ala. Demikian beliau jelaskan dalam hadis ini karena begitu banyak orang yang tidak mengetahuinya. Andaikan pelakunya bertaubat lalu merahasiakan perbuatan dosanya itu antara dia dengan Allah ta’ala tentu hal ini lebih utama.

Adapun seseorang melakukan kemaksiatan secara terang-terangan di depan umum, maka jelas lebih bisa dikategorikan sebagai mujaharah. Nabi shallallahu alahi wa sallam tidak menyebutkan hal ini dalam hadis di atas karena hukumnya sangat jelas. Perbuatan demikian ini sangat membahayakan dirinya dan bahkan juga orang lain yang melihatnya. Membahayakan pelakunya sendiri karena ia telah melakukan dosa yang akan membinasakan dunia dan akhiratnya. Perbuatan semacam ini juga membahayakan orang-orang yang melihatnya. Setidaknya perbuatan seperti itu akan membuat orang-orang merasa ringan melakukannya. Atau bahkan menganggapnya sebagai sesuatu yang diperbolehkan.

Fenomena demikian ini mulai bermunculan di tengah-tengah komunitas kaum muslimin. Terutama marak dilakukan para kawula yang terpengaruh dengan budaya barat. Tanpa rasa malu dan takut muda-mudi tersebut melakukan kemaksiatan di hadapan umum. Sungguh kondisi demikian ini sangat memperihatinkan kita semua. Kita sangat khawatir jikalau kaum muslimin secara umum tertimpa hukuman karena keberadaan orang-orang semacam itu. Allah ta’ala berfirman,

“Dan peliharalah diri kalian diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim di antara kalian. Dan ketahuilah bahwa Allah teramat keras siksaan-Nya.”[Q.S. Al-Anfal : 25]. Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, “Sesungguhnya jika suatu kaum melihat kemunkaran lalu tidak berusaha mengingkarinya, maka Allah akan menyeluruhkan siksaan-Nya.” [H.R. An-Nasai dengan sanad yang shahih]

5. Figur ulama yang dicontoh.

Apabila ia melakukan suatu perbuatan dosa kemudian orang-orang mengetahui dan mengikutinya, maka dosanya akan semakin besar. Semakin banyak yang mencontoh dan mengamalkannya, semakin besar pula dosanya. Bahkan ketika ulama tersebut telah meninggal sekalipun, maka dia akan menanggung dosa orang-orang yang mengamalkannya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barang siapa mempelopori suatu amal keburukan dalam islam, maka dia akan mendapatkan dosa keburukan itu dan dosa setiap orang yang melakukan  setelahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” [H.R. Muslim]. 

Maka sudah semestinya orang yang berilmu memberikan contoh dan suri tauladan yang baik kepada kaum muslimin. Sehingga ia berkesempatan untuk mendapatkan pahala yang melimpah dan berlipat ganda jika diamalkan oleh mereka. Allahu A’lam

Sumber: http://tashfiyah.com/saat-dosa-kecil-berubah-menjadi-dosa-besar/

Tags: Agama IslamDakwahIlmuPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Slamet Riyadi di acara serah terima kota Solo, 1949 (2)

Erdogan: Uni Eropa Belum Penuhi Janjinya Beri Bantuan untuk Pengungsi

Iklan

Recommended Stories

7 Tips Agar Sabar Menghadapi Ujian

Marriott International Akan Menambah 30 Hotel di Cina Pada Akhir 2023

15.11.2022
Legenda,  Misteri dan Mitos Curug Penganten Bandung

Kode Pos Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara

23.03.2017
Kisah Abdullah bin Abu Bakar dengan Atikah binti Zaid

DAFTAR LENGKAP TEMPAT WISATA KABUPATEN BANTUL TERBARU

04.03.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?