
masyarakat Indonesia, khususnya pada perubahan selera masyarakat akan
cita rasa makanan. Dampak tersebut membentuk pola pikir dan perilaku
yang berbeda dengan masyarakat pada jaman dulu. Asumsi ini bukan sekedar
wacana. Tidak dapat dipungkiri warisan resep masakan tradisional masa
lampau kini kurang mendapat perhatian di masyarakat. khususnya kalangan
generasi muda. Kemungkinan fenomena itu terjadi karena pandangan
terhadap “warisan tradisional” sebagai suatu kebudayaan yang ketinggalan
jaman, padahal jika dicermati kandungan dan keunggulannya secara
mendalam, peninggalan masa lampau memberikan informasi kepada generasi
berikutnya terkait dengan kebudayaan masa lampau.
Saat ini
masyarakat Indonesia cenderung memilih makanan Korea, Jepang, Cina dan
barat. Hanya sedikit yang meminati masakan resep tradisional nusantara.
Sebagian besar makanan tradisional disajikan di pasar-pasar tradisional
dan sangat jarang rumah makan (restoran fine dining) memiliki standar
tertentu dalam menyajikan makanan tradisional nusantara. Berbeda halnya
dengan makanan yang mengadopsi resep masakan gaya luar (asia dan barat).
Menurunnya
minat masyarakat terhadap makanan tradisional menunjukkan mulai
terjadinya degradasi bangsa. Bangsa luar (asia dan barat) bangga
memiliki resep makanan sendiri yang diwarisi sebagai kearifan lokal,
bahkan resep itu dapat dipromosikan ke seluruh dunia. Berbeda halnya
dengan bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman resep masakan mulai
meninggalkan warisan tradisional dan mengejar resep masakan bangsa
lain. Hilangnya resep masakan nusantara sekaligus menghilangkan
identitas bangsa berkaitan dengan masakan khas mereka sebagai produk
budaya.
Kemiskinan identitas budaya ini semakin terlihat hari
demi hari disekitar kita, walaupun masih ada beberapa masyarakat yang
mengetahui resep masakan tersebut, tetapi sebagian besar resep ini
diwarisi secara turun-menurun melalui pengalaman mereka secara lisan.
Bangsa yang kehilangan identitas cenderung larut dalam perkembangan
globalisasi yang pengaruhnya terlihat dari gaya berpakaian, gaya
berperilaku termasuk di dalamnya gaya dalam memilih menu makanan.
Menurunnya
minat masyarakat terhadap makanan tradisional tampak pada menipisnya
antusiasme masyarakat untuk memperkuat jati dirinya dimana makanan
merupakan salah satu identitas bangsa yang mulai ditinggalkan. Berbeda
halnya dengan bangsa lain, senantiasa memperkenalkan kebudayaan mereka
kepada bangsa lain terkait dengan makanan sebagai salah satu identitas
mereka. Jika hal ini terus berlangsung, maka kebudayaan Indonesia
semakin lama akan semakin terkikis oleh kebudayaan asing. Hilangnya
resep masakan warisan tradisional sekaligus menghilangkan identitas
bangsa berkaitan dengan masakan khas nusantara sebagai suatu produk
budaya yang bernafaskan kearifan lokal diwarisi secara turun menurun.
Pengembalian
identitas bangsa ini dapat dilakukan dengan mengembalikan minat
masyarakat, khususnya generasi muda, dengan cara merubah pemahaman
terhadap pentingnya pelestarian makanan khas nusantara sebagai warisan
budaya; yakni dengan mengenalkan kembali resep masakan tradisional
warisan leluhur bangsa Indonesia kepada khalayak luas. Sosialisasi resep
masakan leluhur itu dapat dilakukan dengan mengajak segenap para
pemangku yang berkepentingan merekonstruksi penyajiannya ke arah modern
namun tetap mempertahankan ciri sebagai resep masakan tradisional. Hal
ini untuk meningkatkan daya saing terhadap perkembangan jenis masakan
asing yang telah ada dewasa ini.
Rekonstruksi yang dimaksud
adalah penyajian resep masakan dengan mengambil pola penyajian menu
modern berupa penampilan gambar yang telah memanfaatkan teknologi yang
ada untuk mempercantik tampilan sehingga menimbulkan daya tarik untuk
mencobanya. Rekonstruksi hanya pada tampilan saja, sedangkan untuk
bumbu-bumbu tetap dipertahankan, sehingga ciri khas dari resep
tradisional tetap bertahan.
Dengan demikian resep masakan
tradisional perlu didesain sesuai dengan perkembangan jaman namun tidak
meninggalkan ciri khas dari masakan tradisional tersebut. Meningkatnya
kecintaan masyarakat terhadap resep masakan yang telah diwarisi sejak
turun-temurun akan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat
terhadap identitas bangsanya. Terlebih resep masakan tersebut mampu
mempengaruhi resep makanan secara global.











