Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Sports
  • Teknologi
  • More
    • Explore
    • Religi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Food & Travel
    • Lainnya
  • Artikel
    • Biodata Viral
    • Chord Lirik
    • Religi
    • Resep Masakan
    • Ulasan Film
    • Tempo Dulu
  • Network
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Sports
  • Teknologi
  • More
    • Explore
    • Religi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Food & Travel
    • Lainnya
  • Artikel
    • Biodata Viral
    • Chord Lirik
    • Religi
    • Resep Masakan
    • Ulasan Film
    • Tempo Dulu
  • Network
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Berita

Polemik Penolakan Insentif Otomotif 2026: Respons Kemenperin dan Dampaknya bagi Industri Kendaraan Bermotor

Khairul Anwar by Khairul Anwar
27.11.2025
Reading Time: 4 mins read
6
Polemik Penolakan Insentif Otomotif 2026: Respons Kemenperin dan Dampaknya bagi Industri Kendaraan Bermotor

Polemik Penolakan Insentif Otomotif 2026: Respons Kemenperin dan Dampaknya bagi Industri Kendaraan Bermotor

ADVERTISEMENT

#Aopok.com – #Polemik #terkait #penolakan #insentif otomotif #tahun #depan oleh #Menteri #Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuai respons tegas dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kebijakan tersebut, yang semula disiapkan sebagai strategi mendorong pertumbuhan industri kendaraan bermotor, disebut sebagai insentif yang paling dinantikan oleh pelaku industri, pekerja, hingga konsumen.

RELATED POSTS

Honda Umumkan Logo Baru “H Mark” sebagai Simbol Bisnis Mobil dan Era Baru Mobilitas

Cara Merawat & Memperbaiki Power Window Macet – Tips Lengkap Agar Jendela Mobil Lancar

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

Baca juga: PSSI Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia: Kandidat dari Inggris, Spanyol, dan Belanda Mulai Disorot

Kemenperin menilai keputusan penolakan tersebut berpotensi menghambat akselerasi sektor manufaktur yang saat ini tengah berupaya memperkuat pemulihan ekonomi. Industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis dengan efek berganda besar terhadap pertumbuhan nasional, sehingga kebijakan insentif dinilai mampu menjadi pendorong signifikan bagi keberlanjutan industri.

Polemik Penolakan Insentif Otomotif 2026: Respons Kemenperin dan Dampaknya bagi Industri Kendaraan Bermotor

Menurut Kemenperin, rancangan insentif tersebut dirumuskan melalui kajian komprehensif, mencakup kondisi terkini industri, dinamika permintaan pasar, hingga kebutuhan pelaku usaha sepanjang rantai produksi. Insentif tidak hanya menyasar industri inti, tetapi seluruh ekosistem otomotif, mulai dari pemasok komponen tier 1 hingga tier 3, produsen kendaraan, sektor pembiayaan, hingga jaringan dealer.

Baca juga: Peringatan Hari Guru Nasional – 25 November: Momen Menghargai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

ADVERTISEMENT

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menjelaskan bahwa penolakan terhadap usulan insentif tersebut menjadi hal yang disayangkan. Dalam acara rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) November 2025 di Jakarta pada Kamis (27/11/2025), Febri menegaskan bahwa insentif otomotif merupakan stimulus yang telah lama dinantikan oleh seluruh pelaku industri.

“Pak Menteri tadi menjawab pertanyaan serupa dari kawan Forwin di Bogor. Intinya Pak Menteri menyayangkan ada pernyataan itu karena Kemenperin baru merumuskan insentif otomotif, tapi ditolak. Padahal insentif itu ditunggu-tunggu industri otomotif, pekerja industri otomotif, dan konsumen,” ujar Febri.

Ia kemudian menekankan bahwa manfaat insentif otomotif tidak hanya dirasakan oleh industri kendaraan bermotor, tetapi juga sektor pendukung seperti pembiayaan, logistik, dan perdagangan. Dengan adanya stimulus, perputaran ekonomi di seluruh rantai pasok diproyeksikan meningkat signifikan. Peningkatan penjualan otomotif akan mendorong utilisasi produksi, yang kemudian berimbas pada peningkatan permintaan bahan baku, penyerapan tenaga kerja, hingga perluasan kapasitas industri pemasok komponen.

“Insentif itu akan menggerakkan semua lini produksi—tier 1, 2, 3—bahkan sektor di luar manufaktur seperti finance dan perdagangan. Jika penjualan otomotif naik, utilisasi produksi otomatis meningkat. Bila utilisasi naik, rantai pasok dari hulu juga bergerak,” jelas Febri.

Dari sisi konsumen, insentif diyakini dapat memberikan harga kendaraan yang lebih terjangkau. Sementara bagi pemerintah, kenaikan volume distribusi dan produksi berpotensi mengompensasi penurunan penerimaan pajak di tahap akhir. Febri menjelaskan bahwa analisis fiskal menunjukkan adanya potensi peningkatan penerimaan negara melalui efek berantai industri otomotif.

“Memang pajaknya berkurang. Tetapi contoh saat masa COVID-19, hilang Rp 1 dari insentif, pemerintah justru mendapatkan Rp 3 dari multiplier effect dan pembayaran pajak di lini lain,” jelasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa insentif bukan hanya mengenai pengurangan fiskal, namun juga pembentukan iklim industri yang lebih optimistis. Menurut Kemenperin, sinyal dukungan pemerintah sangat penting untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha, terutama saat permintaan pasar masih dalam kondisi tertekan.

“Insentif industri otomotif membuat semua komponen dalam ekosistem otomotif—baik hulu maupun hilir—merasa didukung. Kalau ada yang menolak, tentu membuat industri jadi tidak happy,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa tidak ada skema insentif otomotif yang akan diberlakukan pada tahun depan. Ia menilai industri otomotif sudah cukup kuat untuk tumbuh tanpa stimulus tambahan.

“Insentif tahun depan tidak ada. Karena industrinya sudah cukup kuat. Apalagi sudah ada pameran besar, kuat banget,” kata Airlangga pada Rabu (26/11/2025).

Pernyataan tersebut menjadi pemicu munculnya perbedaan pandangan antara instansi pemerintah. Sementara Kemenperin menilai insentif masih dibutuhkan untuk memperkuat momentum pemulihan, Kemenko Perekonomian menilai industri otomotif sudah cukup stabil. Perbedaan pandangan ini pun memunculkan diskusi publik mengenai arah kebijakan industri nasional ke depan.

Baca juga; Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Lolos ke Final Australia Open 2025 dan Amankan Tiket BWF World Tour Finals

Meski demikian, Kemenperin berharap keterbukaan dialog tetap terjaga agar kebijakan yang diputuskan dapat memberikan manfaat optimal bagi industri maupun masyarakat. Dukungan terhadap sektor otomotif dinilai penting mengingat kontribusinya terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, serta rantai pasok industri nasional.

Tags: Airlangga Hartartobackward linkagebahan baku otomotifdealer otomotifdukungan industriekonomi nasionalekosistem otomotifIKI Kemenperinindustri hilir otomotifindustri hulu otomotifindustri kendaraan bermotorindustri komponen otomotifindustri otomotif Indonesiaindustri pendukung otomotifinsentif industriinsentif kendaraaninsentif otomotifinsentif pajakinvestasi otomotifkebijakan fiskal otomotifkebijakan insentif 2026kebijakan otomotifkebijakan pemerintahKemenperinkonsumen otomotifleasing otomotifmanufaktur otomotifMenko Perekonomianmultiplier effect otomotifpajak otomotifpasar otomotifpelaku usaha otomotifpemulihan ekonomipenjualan mobilpenyerapan tenaga kerjaperekonomian Indonesiapertumbuhan industripertumbuhan manufakturpertumbuhan pasar otomotifpolemik insentifpower linkageproduksi kendaraan bermotorrantai pasok otomotifsektor strategis nasionalstimulus otomotifstrategi industri nasionaltier 1 otomotiftier 2 otomotiftier 3 otomotif
ShareTweetPin
Khairul Anwar

Khairul Anwar

Related Posts

Honda Umumkan Logo Baru “H Mark” sebagai Simbol Bisnis Mobil dan Era Baru Mobilitas
Otomotif

Honda Umumkan Logo Baru “H Mark” sebagai Simbol Bisnis Mobil dan Era Baru Mobilitas

15.01.2026
Cara Merawat & Memperbaiki Power Window Macet – Tips Lengkap Agar Jendela Mobil Lancar
Otomotif

Cara Merawat & Memperbaiki Power Window Macet – Tips Lengkap Agar Jendela Mobil Lancar

15.01.2026
Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok
Berita

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

12.01.2026
Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading
Berita

Influencer Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Trading

12.01.2026
Tren Pasar Sepeda Motor Indonesia 2025: Tumbuh 1,3% dan Proyeksi Stabil di 2026
Otomotif

Tren Pasar Sepeda Motor Indonesia 2025: Tumbuh 1,3% dan Proyeksi Stabil di 2026

11.01.2026
NVIDIA Alpamayo, AI Revolusioner yang Membuat Mobil “Berpikir” dan Mengemudi Sendiri — Terobosan Autonomous Driving di 2026
Otomotif

NVIDIA Alpamayo, AI Revolusioner yang Membuat Mobil “Berpikir” dan Mengemudi Sendiri — Terobosan Autonomous Driving di 2026

08.01.2026
Next Post
Fajar/Rian Tembus BWF World Tour Finals 2025: Performa Gemilang Ganda Putra Indonesia Menuju Hangzhou

Fajar/Rian Tembus BWF World Tour Finals 2025: Performa Gemilang Ganda Putra Indonesia Menuju Hangzhou

OJK Perkuat Keamanan Sektor Jasa Keuangan lewat Kerja Sama Strategis dengan PPATK dan BSSN untuk Tangkal Serangan Siber

OJK Perkuat Keamanan Sektor Jasa Keuangan lewat Kerja Sama Strategis dengan PPATK dan BSSN untuk Tangkal Serangan Siber

Comments 6

  1. Ping-balik: OJK Perkuat Keamanan Sektor Jasa Keuangan lewat Kerja Sama Strategis dengan PPATK dan BSSN untuk Tangkal Serangan Siber - Aopok
  2. Ping-balik: Toyota dan Lexus Recall Massal di Indonesia 2025: Ini Daftar Model, Masalah, dan Cara Cek Kendaraan Anda - Aopok
  3. Ping-balik: Gangguan Cloudflare Hari Ini: Sejumlah Situs Global Termasuk X dan OpenAI Tidak Bisa Diakses - Aopok
  4. Ping-balik: Tasya Sang Juara D’Academy 7, Kisah Keren Tasya dari Jualan Es Krim ke Panggung Megah - Aopok
  5. Ping-balik: Super Flu: Ancaman Baru Penyakit Pernapasan yang Perlu Diwaspadai - Aopok
  6. Ping-balik: BYD Resmi Geser Tesla sebagai Produsen Mobil Listrik Terbesar Dunia - Aopok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Recommended Stories

Komnas HAM Kritik Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto: Dinilai Mencederai Fakta Pelanggaran HAM

Komnas HAM Kritik Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto: Dinilai Mencederai Fakta Pelanggaran HAM

11.11.2025
Dahlia Poland dan Fandy Christian Jalani Sidang Cerai Perdana di PA Badung Hari Ini

Dahlia Poland dan Fandy Christian Jalani Sidang Cerai Perdana di PA Badung Hari Ini

12.08.2025
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

17.01.2026

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Branding Jadi Kunci Sukses Desainer Lokal di Tengah Tren Fashion Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Pos-pos Terbaru

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

RSS Trading

  • Menganalisis Proyek Kripto dari Struktur Insentif Ekonominya: Fondasi Penting untuk Trader dan Investor
  • Bagaimana Aktivitas OTC Desk Mempengaruhi Harga Tanpa Terlihat di Chart
  • Analisis Fundamental Pasar Stablecoin sebagai “Darah” Ekosistem Kripto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Sports
  • Teknologi
  • More
    • Explore
    • Religi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Food & Travel
    • Lainnya
  • Artikel
    • Biodata Viral
    • Chord Lirik
    • Religi
    • Resep Masakan
    • Ulasan Film
    • Tempo Dulu
  • Network
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?