ampun atau mengucapkan istighfar adalah kewajiban orang orang yang suka
bermaksiat dan banyak dosa. Ini tentu tak salah bahkan penting sekali. Tapi
ketahuilah bahwa mengucapkan istighfar bukan hanya bagi yang merasa banyak
dosa.
beriman di setiap waktu dan tempat. Bukankah hakikatnya manusia itu makhluk
yang berdosa disadari atau tidak.
sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini :
sebaik-baik orang yang berdosa adalah orang yang rajin bertaubat. (H.R at Tirmidzi dan Ibnu Majah).
berfirman :
وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِى أَغْفِرْ لَكُمْ
malam hari, dan Aku akan mengampuni seluruh dosa, maka minta ampunlah
kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni dosa-dosa kalian. (H.R Imam Muslim).
seorang yang maksum, terpelihara dari dosa.Beliau dijamin masuk surga bahkan beliau adalah
orang yang pertama kali mengetuk pintu surga dan beliau adalah orang yang
pertama masuk kedalamnya. Tetapi ternyata beliau sangat banyak beristighfar.
اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ
kepada-Nya. Sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari 100 kali. (H.R Imam
Muslim).
وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً
dalam sehari lebih dari 70 kali”. (H.R Imam Bukhari).
membaca istighfar akan mendatangkan keutamaan dan kebaikan yang banyak bagi
orang orang beriman. Diantaranya adalah :
kegundahan dari arah yang tidak disangka.
الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ
ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ”
keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan
rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. (H.R Imam Ahmad dari Ibnu Abbas).
maka tentulah mendatangkan kebaikan yang banyak, diantaranya adalah sebagaimana
firman Allah Ta’ala :
يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ
فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ
kepada-Nya niscaya Dia akan memberikan kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu
yang telah ditentukan. Dan Dia memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang
berbuat baik. Dan jika kamu berpaling maka sungguh, aku takut kamu akan ditimpa
adzab pada hari yang besar (Kiamat). Q.S Huud 3.
hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dari
dosa dosa yang kamu kerjakan dan bertaubat kepada-Nya”. Pada (sisa) umurmu yang kamu hadapi dengan
kembali dan mendekatkan diri kepada-Nya, meninggalkan sesuatu yang dibenci-Nya
kepada sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya.
seraya berfirman : “niscaya Dia
akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus kepadamu”. Maksudnya, Dia memberimu rizki yang
bisa kamu nikmati dan kamu manfaatkan “sampai kepada waktu yang telah ditentukan” yakni sampai kamu mati. (Tafsir Taisir Karimir
Rahman).
Allah, yaitu sebagaimana firman-Nya :
اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
ampunan. (Q.S al Anfaal 33).
hal sebab sebab turunnya adzab itu telah tercapai. (Tafsir Taisir Karimir
Rahman).
:
بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ
تُرْحَمُونَ
Wahai kaumku !. Mengapa kamu meminta disegerakan keburukan sebelum (kamu
meminta) kebaikan ?. Mengapa kamu tidak memohon ampunan kepada Allah, agar kamu
mendapat rahmat”. (Q.S an Naml 46).
istighfar dalam catatan amalnya.
اسْتِغْفَارًا كَثِيْرًا.
terdapat banyak istighfar. (H.R Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh al
Albani).
أَحَبَّ أَنْ تَسُرَّهُ صَحِيْفَتُهُ ، فَلْيُكْثِرْ فِيْهَا مِنَ
الْاِسْتِغْفَارِ
Kiamat) hendaklah ia (banyak) beristighfar kepada Allah.(H.R ath Thabrani,
dishahihkan oleh Syaikh al Albani)
dosa dosa diampuni dan akan memperoleh kebaikan yang sangat banyak fii dun-ya wal akhirah. Insya Allah
ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.337)





































